Galaksi Besar Selalu Menjauhi Bima Sakti, Kecuali yang Satu Ini

- Struktur alam semesta lokal sangat datar, menyelamatkan Bima Sakti dari tabrakan dengan galaksi besar lainnya.
- Lembaran materi gelap menarik galaksi ke ruang angkasa yang jauh, menjelaskan gerakan aneh galaksi di sekitar kita.
- Materi gelap mengelilingi Bima Sakti dan Andromeda, memfasilitasi pendekatan cepat kedua galaksi tersebut satu sama lain.
Struktur alam semesta lokal ternyata sangat datar, menurut penelitian terbaru, dan keanehan kosmik ini mungkin menyelamatkan Bima Sakti kita dari tabrakan dengan ribuan galaksi besar lainnya yang berada di dekatnya.
Selama puluhan tahun, astronom telah mengamati fenomena yang membingungkan bahwa galaksi tetangga terdekat kita, Andromeda, bergerak dengan kecepatan tinggi menuju kemungkinan tabrakan dengan galaksi kita, sementara galaksi-galaksi lain yang berada di dekatnya justru menjauh dari kita.
Studi yang ditemukan
Sebuah studi baru mungkin akhirnya mengungkapkan alasannya. Sebuah lembaran materi gelap yang luas dan datar menarik galaksi-galaksi tersebut ke ruang angkasa yang jauh.
Materi gelap menahan dan menarik materi yang terlihat, dan tarikan gravitasi dari lembaran materi gelap yang jauh, yang terletak sedikit di luar batas Andromeda dan Bima Sakti, melampaui tarikan antara galaksi kita dan galaksi tetangga lainnya, seperti dilaporkan dalam sebuah makalah yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy.
Simulasi di masa depan dapat menjelaskan lebih lanjut bagaimana gravitasi membentuk lingkungan kita dan mengapa alam semesta lokal terlihat seperti sekarang.
Mengikuti aliran

Gerakan galaksi-galaksi di seluruh struktur ruang-waktu yang terus meluas dikenal sebagai aliran Hubble. Fenomena ini secara matematis dijelaskan oleh Hukum Hubble yang membatasi fenomena observasional, di mana galaksi-galaksi bergerak menjauh dari Bumi dengan kecepatan yang proporsional dengan jaraknya. Semakin jauh galaksi dari titik pandang kita, semakin cepat ia tampak menjauh.
Lalu, mengapa Andromeda, yang berjarak 2,5 juta tahun cahaya, melesat menuju kita dengan kecepatan 68 mil per detik (110 kilometer per detik), sementara kebanyakan galaksi besar dan dekat lainnya mengikuti aliran tersebut? Secara aneh, galaksi-galaksi yang menjauh ini tampaknya menahan diri dari tarikan gravitasi yang luar biasa dari Grup Lokal kita, yang meliputi Bima Sakti, Andromeda, Galaksi Triangulum, dan puluhan galaksi kecil yang terikat gravitasi.
Enigma universal ini telah bertahan lebih dari setengah abad. Pada tahun 1959, astronom Franz Kahn dan Lodewijk Woltjer menemukan bukti adanya materi gelap yang terletak di sekitar Andromeda dan Bima Sakti. Mereka menghitung bahwa untuk membalikkan ekspansi awal yang disebabkan oleh Big Bang, kedua galaksi ini memerlukan massa gabungan yang jauh lebih besar daripada total massa semua bintang di dalamnya.
Lingkaran materi gelap
Sebagian besar massa Bima Sakti dan Andromeda terkandung dalam lingkaran materi gelap yang mengelilingi masing-masing galaksi dan memfasilitasi pendekatan cepat kedua galaksi tersebut satu sama lain.
Namun, tarikan ini tampaknya tidak memengaruhi galaksi-galaksi terdekat di luar Grup Lokal, di mana materi sebenarnya bergerak menjauh dari Bima Sakti lebih cepat daripada aliran Hubble.
Oleh karena itu, galaksi yang berjarak kurang dari sekitar 8 juta tahun cahaya bergerak menjauh dari kita lebih lambat daripada yang diprediksi oleh Hukum Hubble, sedangkan galaksi yang berjarak lebih jauh dari itu sebenarnya bergerak menjauh lebih cepat daripada yang diprediksi.


















