Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Fenomena Hujan Meteor Draconid 9 Oktober 2026, Catat Waktunya!
ilustrasi hujan meteor Draconid (pexels.com/Nothing Ahead)

Hujan meteor menjadi salah satu fenomena langit yang menarik untuk diamati karena bisa menghadirkan kilatan cahaya pada malam hari. Salah satu yang bisa disaksikan pada Oktober 2026 adalah hujan meteor Draconid. Fenomena ini berasal dari debu dan serpihan yang ditinggalkan komet saat mengorbit Matahari.

Ketika Bumi melintasi jalur serpihan tersebut, partikel-partikel kecil masuk ke atmosfer dan terbakar sehingga tampak seperti garis cahaya di langit. Hujan meteor Draconid diperkirakan mencapai puncaknya pada 9 Oktober 2026 sehingga pengamat langit bisa mulai menyiapkan waktu untuk melihatnya. Lantas, kapan waktu terbaik dan bagaimana cara mengamati hujan meteor Draconid agar peluang melihatnya lebih besar? Yuk, simak lebih lanjut di bawah ini!

1. Asal-usul hujan meteor Draconid

ilustrasi komet 21P/Giacobini-Zinner (unsplash.com/Steve Busch)

Hujan meteor Draconid berasal dari sisa debu dan material kecil yang ditinggalkan komet 21P/Giacobini-Zinner saat mengorbit Matahari. Mengutip dari NASA, setiap kali komet tersebut mendekati bagian dalam tata surya, permukaannya melepaskan debu dan material berbatu yang kemudian membentuk jalur serpihan di sepanjang orbitnya. Ketika Bumi melewati jalur serpihan tersebut, partikel-partikel kecil masuk ke atmosfer dengan kecepatan tinggi dan terbakar sehingga terlihat sebagai kilatan cahaya yang disebut meteor.

Nama "Draconid" berasal dari konstelasi Draco, rasi bintang yang membentuk pola seekor naga di langit belahan Bumi utara. Komet 21P/Giacobini-Zinner sendiri membutuhkan sekitar 6,6 tahun untuk menyelesaikan satu kali orbit mengelilingi Matahari. Karena Bumi kembali melewati jalur debu komet tersebut setiap tahun, hujan meteor Draconid biasanya muncul pada awal Oktober.

2. Waktu terbaik mengamati hujan meteor Draconid

ilustrasi hujan meteor Draconid (unsplash.com/Justin Wolff)

Hujan meteor Draconid 2026 aktif mulai tanggal 6–10 Oktober, dengan puncak aktivitas pada 9 Oktober. Dilansir laman in-The-Sky.org, Draconid mulai bisa diamati setelah senja hingga sekitar pukul 21.38 WIB. Adapun, waktu terbaik untuk mengamati hujan meteor ini sesaat setelah senja, tepatnya ketika rasi Draco masih berada cukup tinggi di langit.

Titik tersebut mencapai posisi tertinggi sekitar pukul 16.00 WIB, tapi saat itu langit masih terang sehingga pengamatan baru lebih memungkinkan setelah Matahari terbenam. Puncak hujan meteor diperkirakan terjadi sekitar 08.00 WIB pada 9 Oktober sehingga waktu pengamatan yang paling baik ialah setelah senja pada 8 Oktober dan kembali setelah senja pada 9 Oktober. Pada puncaknya, Draconid diperkirakan menghasilkan sekitar 10 meteor per jam dalam kondisi langit ideal.

Namun, jumlah meteor yang benar-benar terlihat dari suatu lokasi bisa lebih sedikit karena dipengaruhi kondisi langit dan posisi titik kemunculannya. Salah satu ciri Draconid ialah meteor yang terlihat cenderung bergerak relatif lambat dan menghasilkan lintasan cahaya yang cukup pendek karena titik kemunculannya berada di rasi Draco. Menariknya, puncak Draconid 2026 berdekatan dengan fase bulan baru sehingga cahaya Bulan hanya sedikit mengganggu pengamatan.

3. Tips mengamati hujan meteor Draconid

ilustrasi mengamati hujan meteor (pexels.com/Yuting Gao)

Untuk mengamati hujan meteor Draconid, pilih lokasi dengan langit gelap dan jauh dari cahaya lampu kota agar meteor yang redup lebih mudah terlihat. Mengutip dari NASA, berilah mata waktu sekitar 20–30 menit untuk beradaptasi dengan kondisi gelap sebelum mulai mengamati. Hindari melihat layar ponsel terlalu sering karena cahaya dari layar bisa membuat mata kembali menyesuaikan diri dengan kondisi terang.

Kamu juga tidak membutuhkan teleskop atau teropong karena meteor bisa muncul di berbagai bagian langit sehingga mata telanjang justru memberikan bidang pandang yang lebih luas. Jika ingin lebih nyaman, gunakan kursi atau alas untuk berbaring sambil mengamati langit dalam waktu cukup lama. Jadi, siapkan tempat yang gelap, matikan layar ponsel, dan arahkan pandangan ke langit sambil bersabar menunggu meteor melintas.

Hujan meteor Draconid menjadi salah satu fenomena langit yang menarik untuk diamati pada Oktober 2026. Puncaknya terjadi pada 9 Oktober, tetapi pengamatan juga bisa dilakukan pada malam sebelum dan sesudahnya. Jadi, sudah siap berburu kilatan meteor Draconid di langit malam?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorYudha ‎

Related Article