3 Fakta Hujan Meteor Perseid 13 Agustus 2026, Catat Waktunya!

Hujan meteor Perseid aktif hingga 24 Agustus 2026 dan mencapai puncaknya pada 13 Agustus.
Hujan meteor ini termasuk yang paling deras dengan 50–100 meteor per jam dalam kondisi ideal.
Hujan meteor Perseid berasal dari Komet Swift-Tuttle dan dikenal menghasilkan banyak bola api.
Hujan meteor Perseid akan menghiasi langit malam pada Agustus 2026. Fenomena ini menjadi salah satu hujan meteor yang paling dinantikan karena dikenal memiliki aktivitas meteor yang cukup tinggi. Perseid juga punya keunikan lain karena ada kemunculan sejumlah meteor sangat terang yang disebut bola api (fireball).
Puncak hujan meteor Perseid diperkirakan terjadi pada 13 Agustus 2026 sehingga menjadi waktu yang menarik untuk mengarahkan pandangan ke langit. Jika kondisi cuaca dan langit mendukung, kamu bisa mengamatinya tanpa bantuan teleskop. Lalu, apa saja yang membuat hujan meteor Perseid begitu menarik untuk diamati tahun ini? Yuk, simak lebih banyak di bawah ini!
Table of Content
1. Aktif hingga 24 Agustus 2026

ilustrasi hujan meteor Perseid (pexels.com/Eric Sanman) Perseid adalah hujan meteor yang aktif pada 17 Juli–24 Agustus 2026. Puncak aktivitas hujan meteor ini diperkirakan terjadi pada 13 Agustus. Mengutip dari laman In-The-Sky.org, Perseid bisa diamati mulai pukul 00.13–05.36 WIB.
Waktu terbaik untuk mengamatinya pada waktu fajar atau menjelang Matahari terbit, tepatnya ketika titik radian atau kemunculan meteor berada paling tinggi di atas cakrawala. Pada periode tersebut, posisi Bumi juga lebih menguntungkan untuk menerima lebih banyak meteor yang masuk ke atmosfer sehingga peluang melihat Perseid menjadi lebih besar. Meski puncaknya terjadi pada 13 Agustus, kamu tetap bisa menyaksikan pertunjukkan hujan meteor Perseid setiap malam selama periodenya masih berlangsung, tepatnya hingga 24 Agustus 2026.
2. Salah satu hujan meteor paling deras dan populer

ilustrasi hujan meteor Perseid (pexels.com/James Wheeler) Perseid dikenal sebagai salah satu hujan meteor tahunan yang paling deras dan paling banyak diamati. Dilansir NASA, hujan meteor ini dapat menghasilkan sekitar 50–100 meteor per jam dalam kondisi pengamatan yang ideal. Angka tersebut merupakan perkiraan ketika langit benar-benar gelap dan titik radian atau kemunculan meteor berada tinggi di atas kepala.
Dalam kondisi nyata, jumlah meteor yang terlihat bisa lebih sedikit karena dipengaruhi cahaya Bulan, polusi cahaya, cuaca, dan lokasi pengamatan. Meski begitu, aktivitas Perseid tetap tergolong tinggi dibandingkan banyak hujan meteor tahunan lainnya. Inilah yang membuat Perseid menjadi salah satu fenomena langit yang paling dinantikan setiap Agustus.
3. Punya banyak bola api dan berasal dari komet Swift-Tuttle

ilustrasi bola api hujan meteor (unsplash.com/Justin Wolff) Perseid punya satu keunikan yang membuatnya berbeda dari banyak hujan meteor lain: menghasilkan bola api atau meteor yang terlihat sangat terang. NASA menyebut Perseid menghasilkan lebih banyak bola api dibandingkan hujan meteor tahunan lainnya dalam pengamatan mereka. Bola api tersebut berasal dari material komet yang memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi dan kemudian terbakar.
Perseid sendiri berasal dari Komet 109P/Swift-Tuttle yang meninggalkan jejak debu dan material di sepanjang orbitnya. Ketika Bumi melintasi jejak tersebut, partikel-partikel kecil masuk ke atmosfer dan menghasilkan kilatan cahaya yang kita kenal sebagai meteor Perseid. Jadi, setiap meteor Perseid yang melintas, sebenarnya ia membawa jejak perjalanan panjang sebuah komet.
Hujan meteor Perseid bukan cuma menarik karena jumlah meteornya yang tinggi, tetapi juga karena bola api dan asal-usulnya dari Komet Swift-Tuttle. Puncaknya pada 13 Agustus menjadi salah satu momen terbaik untuk mengamati fenomena ini, terutama menjelang fajar. Kalau langit malam cerah, siapkah kamu berburu kilatan Perseid di langit?



![[QUIZ] Tes Kepribadian Kucing Peliharanmu, Apa Hasilnya?](https://image.idntimes.com/post/20241210/quiz-seperti-apa-kepribadian-kucing-peliharanmu-2-e75328021068132c965c2fc9ef9d013c.jpg)



![[QUIZ] Apakah Kucingmu Menyukai dan Menyayangimu? Cek dari Kuis Ini](https://image.idntimes.com/post/20240719/kuis-apakah-kucingmu-mencintaimu-8-e5e9e5fc3f4e2e45aa2adf6d01fe5a7d.jpg)












