Namanya sudah dipanggil sekali, dua kali, bahkan berkali-kali, tetapi si kucing tetap tidak bergeming. Sesekali telinganya bergerak ke arah suara, seolah memberi tanda bahwa ia sebenarnya mendengar panggilan tersebut. Namun, beberapa detik kemudian, ia kembali menjilati bulu, menatap ke luar jendela, atau melanjutkan tidur seakan tidak terjadi apa-apa.
Bagi pemilik kucing, sikap seperti ini mungkin terasa seperti bentuk pengabaian yang disengaja. Apalagi ketika kucing bisa datang begitu cepat saat mendengar suara bungkus makanan dibuka, tetapi mendadak seperti kehilangan pendengaran ketika namanya dipanggil. Tingkah tersebut akhirnya memunculkan pertanyaan sederhana, apakah kucing benar-benar tahu bahwa kita sedang memanggilnya?
Ternyata, diamnya kucing bukan berarti ia tidak mendengar atau tidak mengenali panggilan tersebut. Kucing bisa mengenali namanya dan membedakan suara pemiliknya, tetapi kemampuan mengenali suara tidak selalu diikuti keinginan untuk merespons atau menghampiri. Ada beberapa alasan yang membuat kucing memilih tetap berada di tempatnya meski tahu namanya sedang dipanggil.
