Perayaan Hari Waisak di berbagai negara memiliki tradisi beragam, tetapi tetap memiliki tujuan yang sama, yaitu memperingati kelahiran, pencerahan, dan wafatnya Buddha Gautama. Selain menjadi momen ibadah, Waisak juga identik dengan kegiatan yang mencerminkan kedamaian, kepedulian, dan rasa welas asih terhadap sesama makhluk hidup. Berikut beberapa tradisi yang umum dilakukan saat Waisak.
Salah satu tradisi utama saat Waisak adalah mengunjungi vihara untuk beribadah. Umat Buddha biasanya membawa bunga, lilin, dan dupa sebagai simbol penghormatan kepada Buddha. Selain itu, mereka juga mengikuti doa bersama, meditasi, hingga mendengarkan ceramah Dharma dari para biksu.
Waisak juga menjadi momen untuk memperbanyak perbuatan baik. Banyak umat Buddha membagikan makanan, donasi, atau kebutuhan pokok kepada orang yang membutuhkan. Tidak sedikit pula yang ikut kegiatan sosial, seperti menjadi relawan di panti sosial, rumah sakit, atau kegiatan kemanusiaan lainnya.
Di beberapa negara seperti Korea Selatan dan Sri Lanka, Waisak dirayakan dengan festival lampion yang meriah. Jalanan dan rumah dihiasi lampu warna-warni, sementara parade budaya dengan musik tradisional dan dekorasi khas turut memeriahkan suasana.
Sebagian tradisi Waisak juga dilakukan dengan melepaskan hewan seperti burung atau ikan sebagai simbol kebebasan dan kasih sayang terhadap makhluk hidup. Namun, kini banyak komunitas mulai menyesuaikan tradisi tersebut agar tetap aman bagi lingkungan dan tidak membahayakan hewan yang dilepaskan.
Kenapa tanggal Waisak berubah-ubah ternyata berkaitan dengan perhitungan kalender Lunisolar yang mengikuti fase bulan. Berkat itulah, tanggal perayaannya bisa berbeda setiap tahun maupun di tiap negara. Semoga penjelasan ini menjawab pertanyaanmu dengan jelas, ya.
Kenapa tanggal Waisak tidak tetap setiap tahun? | Karena Hari Waisak ditentukan berdasarkan kalender lunisolar yang mengikuti peredaran bulan dan matahari. |
Kalender apa yang digunakan untuk menentukan Waisak? | Sebagian besar umat Buddha menggunakan kalender Buddha atau kalender lunisolar tradisional. |
Kenapa Waisak sering jatuh di bulan Mei? | Karena Waisak biasanya dirayakan saat bulan purnama di bulan Vaisakha yang umumnya bertepatan dengan April akhir atau Mei. |
Referensi
"Vesak (Buddha Day) 2026: Meaning, Traditions, and Global Celebrations". Remitly. Diakses Mei 2026.
"Here's why Vesak Day Falls on Different Days in Different Countries". Mothership. Diakses Mei 2026.