SPHEREx adalah teleskop luar angkasa milik NASA yang akan diluncurkan pada April 2025. Misi ini bertujuan memetakan seluruh langit dalam cahaya inframerah untuk memahami asal-usul galaksi, evolusi alam semesta, hingga misteri energi gelap. Dengan 96 saluran spektral, teleskop ini akan mengamati lebih dari 300 juta galaksi dan 100 juta bintang, memberikan peta paling detail yang pernah dibuat dalam sejarah.
Selain itu, SPHEREx juga akan mencari molekul organik dan air di galaksi Bima Sakti, unsur penting bagi terbentuknya kehidupan. Menariknya, dalam 2 tahun misinya, SPHEREx menghasilkan lebih banyak data dibandingkan banyak teleskop sebelumnya digabungkan.
Itulah beberapa misi luar angkasa 2025 yang menandai era baru dalam sejarah eksplorasi manusia. Dari teknologi revolusioner hingga ambisi menjelajah planet jauh, semuanya menunjukkan satu hal, manusia tak lagi sekadar bermimpi menembus bintang, tapi mulai benar-benar melangkah ke arahnya.
Negara mana saja yang terlibat dalam misi luar angkasa 2025? | Beberapa negara yang aktif di antaranya Amerika Serikat, Tiongkok, India, Jepang, dan Uni Eropa. |
Apa tujuan utama misi luar angkasa 2025? | Tujuannya meliputi eksplorasi planet, pencarian kehidupan luar Bumi, serta pengembangan teknologi antariksa baru. |
Apakah ada misi ke Mars di tahun 2025? | Ya, beberapa lembaga seperti NASA dan CNSA merencanakan proyek terkait penelitian dan pengujian teknologi untuk misi Mars di masa depan. |
Kenapa misi luar angkasa penting bagi manusia? | Karena setiap misi memberi wawasan baru tentang asal-usul alam semesta dan membuka peluang besar bagi masa depan sains serta teknologi manusia. |
Referensi
"15 Space Missions Pushing Humanity Forward In 2025". M2. Diases November 2025.
"Space Calendar 2025: Rocket Launches, Skywatching Events, Missions & More!". SPACE. Diakses November 2025.