Comscore Tracker

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jam

Waduh, kuat banget ya!

Seks adalah kebutuhan bagi setiap makhluk hidup di bumi ini. Ini berguna untuk melepas hasrat seksual serta melanjutkan garis keturunan agar tidak terjadi kepunahan.

Berbicara tentang seks, tahukah kamu terdapat hewan bernama Antechinus yang bisa berhubungan seks selama 14 jam? Jika kamu mau tahu lebih banyak tentang hewan "kuat" ini, simak terus artikel di bawah ya.

1. Ditemukan di Queensland, Australia

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jamfreestudymaps.com

Pada 2013, sejumlah peneliti menemukan hewan yang mirip dengan tikus ini di daerah basah di Queensland, Australia. Dikutip dari livescience.com, hewan marsupial ini pun diteliti oleh Dr. Andrew Baker seorang peneliti mamalia dari Queensland University of Technology. Pada akhirnya, mamalia mungil diberi nama ilmiah Antechinus.

2. Hanya punya kesempatan bereproduksi sekali seumur hidup

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jamaustraliangeographic.com.au

Coba bayangkan jika kamu cuma punya kesempatan untuk bereproduksi satu kali seumur hidup, tentu kamu juga akan berpikiran seperti Antechinus yang akan mencari betina sebanyak-banyaknya.

Dilansir dari dailymail.co.uk, seorang ahli konservasi biologi bernama Dr. Diana Fisher dari University of Queensland mengatakan Antechinus jantan memproduksi sperma dalam jumlah yang sangat sedikit dan itu hanya sekali seumur hidup. Oleh karena itu, beruntunglah mereka yang bisa melanjutkan keturunannya.

3. Dapat berhubungan seks selama 14 jam

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jammirror.co.uk

Ketika lahir, Antechinus membutuhkan waktu sekitar 6 bulan untuk mencapai ukuran dewasa. Setelah itu, mereka akan mempersiapkan segalanya seperti energi untuk "pesta seks" menjelang kematiannya.

Beberapa minggu sebelum berumur satu tahun, Antechinus jantan mulai mencari betina dan melakukan hubungan seks. Dilansir dari ibtimes.com, musim kawin Antechinus berkisar dua sampai tiga minggu.

Namun, satu kali proses kawinnya bisa mencapai 14 jam. Mereka akan terus mencari betina lain untuk dikawini sampai akhirnya mati.

Baca Juga: 12 Hewan Tidak Biasa Ini Dapat Dijumpai di Korea Selatan, Unik Banget

4. Mempunyai gaya seks yang liar

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jamlittleboyreports.com

Antechinus memang sangat liar dalam berhubungan seks. Selain mereka bisa melakukannya selama 14 jam dan berganti-ganti pasangan, mereka juga terkadang bisa lebih "liar" lagi.

Dilansir dari dailymail.co.uk, hubungan seks Antechinus melibatkan cakaran dan gigitan. Hmm, sukanya hardcore ya.

5. Dijuluki "Suicidal Sex"

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jamstraitstimes.com

Para ilmuwan sering memberi julukan "suicidal sex" atau seks bunuh diri kepada mamalia kecil ini. Hal itu karena Antechius akan terus berhubungan seks sampai akhirnya mati demi mempunyai keturunan untuk keberlangsungan spesiesnya.

6. Mati akibat stres

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jamwithjustahintoflearning.com

Kegilaan seks Antechinus mengantarkan mereka pada akhir hidupnya. Setelah puas berpesta seks, mereka pun akan mati. Dilansir dari livescience.com, Antechinus mati akibat kelebihan hormon kortisol akibat stres berlebih. Stres itu didapat setelah berhubungan seks berjam-jam lamanya.

7. Terancam punah

Antechinus, Mamalia Kecil yang Kuat Berhubungan Seks Selama 14 Jampinterest

Meski baru ditemukan beberapa tahun lalu, saat ini status Antechinus terancam punah. Perilaku seks liar mereka sendirilah yang membawa mereka menuju kepunahan. Selain itu, kabar dari time.com mengatakan perubahan iklim yang ekstrem dan kebakaran lahan di Australia pada awal tahun 2020 membuat populasi mereka kian menurun dratis.

Itulah tadi beberapa fakta unik soal Antechinus. Kamu pernah melihat hewan ini secara langsung?

Baca Juga: 8 Hewan Ini Suka Berpura-pura Menjadi Hewan Lain, Bisa Mirip Banget!

Topic:

  • Reza Mahendra
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya