Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) adalah salah satu gangguan ekologis di Bumi. Baik dipicu oleh petir, aliran lava, kelalaian manusia, atau pemicu lainnya, kobaran api ini bisa membawa malapetaka bagi banyak orang yang berada di jalurnya. Sisi baiknya, kebakaran hutan yang terkontrol justru membantu membentuk dan memelihara ekosistem tertentu seperti sabana, padang rumput, dan semak belukar. Namun, jika kebakarannya ekstrem, kobaran api di hutan bisa menyebar dengan kecepatan yang mengerikan.
Kecepatan penyebaran api secara alami dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama angin dan kondisi cuaca lainnya, jenis dan kondisi bahan bakar, serta medan. Sulit bagi manusia untuk memperkirakan secara akurat kecepatan kebakaran hutan yang mendekat. Faktor-faktor seperti kecepatan angin, jenis bahan bakar, dan medan bisa memengaruhi kecepatan penyebaran kebakaran hutan. Kecepatan maksimum untuk kebakaran hutan diperkirakan sekitar sepuluh mil per jam. Lalu, seberapa cepat kebakaran hutan bisa menyebar? Begini penjelasannya.
