Comscore Tracker

Osmosis: Pengertian dan Penjelasan Lengkapnya

Dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari!

Dalam bidang biologi, mungkin kamu akan menemukan istilah osmosis saat pembelajaran. Osmosis itu sendiri berhubungan dengan proses berpindahnya zat molekul pada air.

Meskipun sedikit asing, perlu diketahui bahwa peristiwa osmosis juga banyak terjadi pada kehidupan makhluk hidup, loh. Simak ulasan berikut untuk mengetahui pengertian dan penjelasan lengkap mengenai osmosis.

1. Apa itu osmosis?

Pertama-tama, kamu harus mengetahui terlebih dahulu apa arti osmosis dari segi etimologi. Dilansir Kamus Besar Bahasa Indonesia, osmosis sendiri diartikan sebagai percampuran dua macam cairan melalui dinding sel atau selaput yang banyak porinya.

Sementara itu, osmosis memiliki pengertian berupa proses perpindahan pelarut dari larutan berkonsentrasi rendah ke larutan yang berkonsentrasi tinggi. Hal tersebut sejalan dengan apa yang dilansir Biology Online, bahwa osmosis didefinisikan sebagai proses difusi pelarut melalui membran semipermeabel dari area dengan konsentrasi zat terlarut rendah ke area dengan konsentrasi zat terlarut tinggi.

Pakar Kimia melansir bahwa pada peristiwa osmosis, air selalu bergerak mulai dari medium yang pekat ke medium yang paling pekat. Selain itu, air juga bergerak mulai dari medium yang tidak pekat ke medium yang paling pekat.

2. Faktor yang mempengaruhi osmosis

Osmosis: Pengertian dan Penjelasan Lengkapnyailustrasi suhu yang jadi faktor terjadinya osmosis (pixabay.com/alexis)

Osmosis juga dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi osmosis:

  1. Suhu, faktor ini akan mempengaruhi gerak molekul. Jika suhu tinggi, maka kadar resapannya juga akan lebih cepat. Namun sebaliknya, jika suhu rendah maka kadar resapannya pun akan melambat.
  2. Ukuran molekul yang meresap, faktor ini akan mempengaruhi osmosis pasalnya ukuran molekul yang lebih kecil daripada garis pusat lubang membran akan meresap dengan mudah.
  3. Ketebalan membran, suatu molekul memiliki kadar resapan dengan jarak tertentu berupa kadar songsang. Kadar resapan melalui membran yang tipis akan lebih cepat jika dibandingkan dengan membran yang tebal.
  4. Keterlarutan lipid, keterlarutan yang tinggi akan membuat peresapan molekul menjadi lebih cepat. Sebaliknya, peresapan akan melambat pada molekul yang keterlarutannya rendah, misalnya lipid.
  5. Luas permukaan membran, semakin luas permukaan membran, maka akan semakin cepat pula laju osmosisnya. Dengan kata lain, kadar resapan menjadi cepat jika luas permukaan membran yang disediakan untuk resapan lebih besar. 

Baca Juga: Pengertian Tekanan Hidrostatis, Rumus dan Penjelasannya!

3. Jenis-jenis osmosis

Osmosis: Pengertian dan Penjelasan Lengkapnyailustrasi zat pelarut pada jenis osmosis (projectchild.ngo)

Osmosis itu sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni endosmis dan eksosmis. Dilansir Pakar Kimia, berikut adalah perbedaannya:

  1. Endosmosis, yaitu zat pelarut akan berpindah dari bagian luar sel ke dalam sel. Endosmosis terjadi ketika suatu zat ditempatkan dalam larutan hipotonik, kemudian molekul pelarut bergerak di dalam sel dan sel mengalami deplasmolisis. 
  2. Eksosmosis, yaitu zat pelarut yang keluar dari dalam sel. Hal ini terjadi karena sel tersebut menemukan tempat yang konsentrasinya lebih tinggi. Ini terjadi ketika suatu zat ditempatkan ke dalam larutan hipertonik, kemudian molekul pelarut bergerak di luar sel dan sel menjadi lembek atau mengalami plasmolisis.

4. Contoh osmosis di kehidupan sehari-hari

Osmosis: Pengertian dan Penjelasan Lengkapnyailustrasi air menyerap ke tanah sebaga contoh osmosis (Freepik.com/jcomp)

Tahukah kamu bahwa osmosis memiliki peranan penting pada kehidupan tumbuhan, hewan, hingga manusia? Kita dapat menemukan pengimplementasian osmosis pada kehidupan sehari-hari, loh. Berikut adalah beberapa contoh osmosis di kehidupan sehari-hari.

  1. Penyerapan air dari tanah terjadi karena osmosis. Akar tanaman memiliki konsentrasi
  2. Ketika ikan air tawar atau air asin ditempatkan di air dengan konsentrasi garam yang berbeda, maka ikan akan mati karena masuk atau keluarnya air dalam sel-sel ikan.
  3. Pada saat siput dituangkan garam, air akan berdifusi dan siput tersebut akan menyusut akibat osmosis.
  4. Saat jari-jari tangan kita direndam dalam air dalam waktu yang lama, maka kulit tangan akan terlihat membengkak. Hal ini merupakan efek dari osmosis.
  5. Osmosis berperan penting dalam kehidupan manusia, salah satunya ialah membantu dalam berfungsinya organ ginjal. Hal tersebut terjadi pada ginjal untuk memulihkan air dari bahan limbah dari tubuh.

5. Rumus perhitungan tekanan osmosis

Osmosis: Pengertian dan Penjelasan Lengkapnyailustrasi menghitung rumus (Pexels.com/Louis Bauer)

Rumus tekanan osmosis disebut juga dengan hukum gas ideal. Tekanan osmosis dituliskan dengan simbol π serta dihitung menggunakan persamaan Van't Hoff. Untuk mengetahui perhitungan tekanan osmosis, kamu harus memahami rumus berikut:

πV = nRT

π = (n/V) R.T

π = M.R.T

Keterangan:

  • π = tekanan osmotik (atm atau Pa)
  • V = volume larutan (L atau dm3)
  • n = mol zat terlarut (mol)
  • T = suhu
  • R = 0,082 L atm/mol K = 8,314 m3 Pa/mol K

Itulah ulasan lengkap mengenai osmosis dari pengertian hingga penjelasan lengkapnya. Mudah dipahami, bukan?

 

Penulis: Alya Madani

Baca Juga: Rumus Usaha dalam Fisika: Penerapan dan Contoh Soalnya

Topic:

  • Bunga Semesta Int
  • Fatkhur Rozi

Berita Terkini Lainnya