Comscore Tracker

Bak Atlantis, 7 Peninggalan Dunia Kuno Ini Ditemukan di Dasar Laut

Dari sisa-sisa benua purba sampai kuil bawah air

Sejak awal peradaban, manusia selalu berlindung di dalam tempat yang kokoh. Sejauh yang bisa diingat, nenek moyang kita cenderung untuk tinggal di atas daratan yang luas. Namun, beberapa peninggalan dunia kuno justru ditemukan di dasar laut. Lalu, mengapa hal ini bisa terjadi?

Artikel di bawah ini akan membahas beberapa peninggalan kuno yang ditemukan di dasar laut. Tanpa harus menunggu lebih lama lagi, mari kita simak daftarnya di bawah ini.

1. Sisa benua Gondwana

Bak Atlantis, 7 Peninggalan Dunia Kuno Ini Ditemukan di Dasar Lautnationalgeographic.com

Sekitar tahun 2010-an, tim peneliti internasional menemukan sisa-sisa dari benua kuno Gondwana di dasar laut. Seperti yang telah diketahui, Gondwana adalah superkontinen yang terdiri dari wilayah India, Australia, dan Antartika modern. Penemuan ini pun mendorong para peneliti untuk melakukan eksplorasi lanjutan.

Selama pencarian mereka, para peneliti menemukan beberapa fitur unik seperti granit, gneiss, dan batu pasir yang biasanya ditemukan di atas benua. Mereka juga menemukan beberapa sampel fosil di sana, walau masih banyak misteri yang belum terungkap dari penemuan ini.

2. Kota kuno Pavlopetri

Bak Atlantis, 7 Peninggalan Dunia Kuno Ini Ditemukan di Dasar Lautsecret-greece.com

Kota kuno Pavlopetri adalah kota "bawah air" tertua yang berisi artefak dari zaman Yunani kuno. Meski telah ditemukan pada tahun 1968 oleh Dr. Nic Fleming dan timnya, kota ini tidak disentuh lagi sampai hampir empat dekade setelahnya. Dengan bantuan teknologi modern, diperkirakan kalau kota ini telah berusia sekitar 5.000 hingga 6.000 tahun.

Pada awalnya, kota yang berdiri tegak pada Zaman Perunggu ini terletak di lepas pantai selatan Laconian, Yunani. Alasan mengapa kota ini tenggelam masih menjadi perdebatan di kalangan peneliti. Selama bertahun-tahun setelah penemuan pertamanya, para peneliti telah menemukan banyak temuan baru di Pavlopetri.

3. Kota Helike yang hilang

Bak Atlantis, 7 Peninggalan Dunia Kuno Ini Ditemukan di Dasar Lauthelikeproject.gr

Peradaban Yunani dikenal karena kehebatannya dalam bidang budaya, khususnya akademis. Di antara kota-kota terkenal seperti Sparta dan Athena, Helike menjadi salah satu kota yang sering luput dari perhatian kita. Terletak di Archaea di bagian barat laut semenanjung Peloponnesia, Helike pernah menjadi kota yang terkenal di Yunani kuno.

Namun karena bencana alam, Helike menghilang pada 373 SM dan baru ditemukan kembali pada tahun 2001 di dekat desa Rizomylos. Ada banyak teori mengapa Helike bisa tenggelam, walau beberapa orang masih mengaitkannya dengan mitos kalau Poseidon lah yang telah menghancurkan kota tersebut.

Baca Juga: 5 Penemuan Sains di Zaman Kuno yang Paling Berpengaruh di Dunia

4. Kota Dwarka

Bak Atlantis, 7 Peninggalan Dunia Kuno Ini Ditemukan di Dasar Lautindiadivine.org

Dwarka atau Dvārakā dikenal sebagai kota kuno yang tenggelam di lepas pantai barat India. Dwarka sendiri berarti "Gerbang Menuju Surga" dan konon dibangun oleh Krishna dengan bantuan Vishwakarma. Krishna atau Kresna sendiri adalah avatar kedelapan dari Dewa Wisnu, salah satu trimurti dalam agama Hindu.

Berdasarkan penggalian arkeologi di sekitarnya, ada bukti yang menunjukkan kalau manusia pernah menempati kota ini pada abad ke-15 dan ke-16 SM. Menurut mitologi, Dwarka dibanjiri dan kemudian ditenggelamkan ke Samudera Hindia setelah Krishna wafat.

Sampai hari ini, Dwarka masih menarik para wisatawan dari seluruh dunia, terutama para penganut Hindu yang menghormati Dewa Krishna.

5. Sisa-sisa kapal Romawi kuno

https://www.youtube.com/embed/eeCS2UMLV-0

Pada bulan Oktober 2014, seorang penyelam menemukan sisa-sisa kapal di lepas pantai Italia. Meskipun objek tersebut sudah terdeteksi sebelumnya, tim arkeologi baru menyadari kalau itu adalah sisa-sisa kapal Romawi yang berusia 2.000 tahun. Kapal itu memiliki panjang 15 meter dan diyakini dipakai sebagai kapal dagang atau kapal militer.

Para arkeolog mengatakan kalau kapal tersebut sering berlabuh di pantai Romawi dan Kartago dari tahun 218 SM sampai 210 SM. Dinamakan Panarea III, kapal tersebut telah memberikan pengetahuan yang signifikan tentang dinamika pelayaran kuno di wilayah Mediterania pada saat itu.

6. Artefak dari kota Thonis-Heracleion dan Canopus

https://www.youtube.com/embed/3QOxsOlhQVg

Pada tahun 2000, Franck Goddio, pendiri Institut Eropa untuk Arkeologi Bawah Air, menemukan sebuah situs yang tenggelam di bagian barat Delta Nil. Di sana, Goddio dan timnya menemukan hampir 250 artefak Mesir yang terkait dengan kota Canopus dan Thonis (atau Thonis-Heracleion) yang tenggelam.

Temuan arkeologis ini memberikan wawasan yang signifikan tentang kota-kota ini, yang diperkirakan tenggelam ke laut akibat bencana alam pada abad ke-8 M. Penyelidikan lebih lanjut menunjukkan kalau sebuah kanal menghubungkan kedua kota ini dengan kota kuno Alexandria.

7. Kuil Bawah Air di Danau Titicaca

Bak Atlantis, 7 Peninggalan Dunia Kuno Ini Ditemukan di Dasar Lautbliss.com

Terletak di Pegunungan Andes, Danau Titicaca adalah salah satu situs sejarah dan budaya dari Peradaban Mesoamerika. Dikenal karena telah mendukung beberapa peradaban utama selama berabad-abad, situs ini juga menjadi rumah bagi banyak mitos dan kepercayaan setempat.

Pada tahun 2000, ekspedisi oleh tim arkeolog internasional menemukan reruntuhan kuil bawah air yang misterius. Dengan ketinggian sekitar 200 meter, kuil yang tenggelam ini diyakini telah berusia sekitar 1.000-1.500 tahun. Jika dilihat dari kronologinya, itu adalah masa peradaban Tiahuanaco, peradaban yang eksis sebelum peradaban Inca.

Sebenarnya, masih ada banyak peninggalan dunia kuno yang telah ditemukan di dasar laut. Jika ada situs atau artefak yang belum disebutkan di atas, kalian bisa menambahkannya ke kolom komentar ya!

Baca Juga: 12 Penemuan Menakjubkan dalam Piramida di Berbagai Belahan Dunia

Shandy Pradana Photo Verified Writer Shandy Pradana

"I don't care that they stole my idea. I care that they don't have any of their own." - Tesla // I am a 20% historian, 30% humanist and 50% absurdist // For further reading: linktr.ee/pradshy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Agustin Fatimah

Berita Terkini Lainnya