Kalau kamu sudah sangat bingung memahami apa itu bubble universe, maka kamu akan lebih dibuat bingung dengan konsep mathematical universe. Secara sederhana, gagasan rumit ini berisi tentang pandangan yang menyatakan bahwa penghitungan matematika bisa berubah tergantung di alam semesta mana angka tersebut dihitung.
Dilansir laman sains Space, konsep 'gila' ini ditemukan oleh Max Tegmark, seorang ilmuwan matematika dan fisika dari Institut Teknologi Massachusetts. Adanya gagasan bahwa alam semesta ini tidak berdiri secara tunggal, membuat ia melakukan banyak studi.
Studi tersebut menghasilkan sebuah gagasan, bahwa angka dalam matematika hanyalah sebuah kepastian yang berlaku di alam semesta kita saja, bukan di alam semesta lainnya.
Max Tegmark juga beranggapan bahwa entah di suatu tempat di luar jangkauan manusia, ada sebuah dimensi alam semesta yang sama dengan alam semesta kita, namun berbeda secara hitungan matematis. Ia sangat percaya dengan keberadaan multiverse atau dunia paralel, meskipun masih mustahil untuk dibuktikan saat ini.