Menatap langit-langit kamar sambil berkhayal, sembari berharap namanya muncul di notifikasi layar ponsel, pernahkah kamu mengalaminya? Pada saat itu juga, jantung rasanya berdegup kencang, seolah sedang menunggu pengumuman paling krusial dalam hidup. Situasi ini adalah gambaran "klasik" seseorang yang terjebak dalam harapan mendapatkan balasan darinya yang dianggap istimewa.
Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa satu chat darinya yang slow respons justru terasa berkali lipat lebih berharga daripada puluhan pesan teman yang selalu ada? Padahal, chat teman-temanmu mungkin hanya berakhir di kolom notifikasi tanpa sempat terbaca. Fenomena seseorang terobsesi dengan pesan yang slow respons ini ternyata bukan sekadar perasaan galau biasa, karena ada penjelasan medis di baliknya. Yuk, bedah rahasia di balik candu notifikasi ini!
