Indonesia Future of Climate Summit 2023 adalah acara bertajuk teknologi iklim pertama di Indonesia yang bersifat netral karbon, di mana emisi yang dihasilkan dari acara ini akan diupayakan menjadi seminimal mungkin melalui ragam bentuk usaha reduksi, dan memastikan sisa emisi yang tidak bisa dipangkas akan diserap kembali melalui inisiatif carbon offset yang di fasilitasi oleh Fairatmos.
Selaras dengan komitmen tersebut, IFCS 2023 menghadirkan pameran dengan tema inovasi di bidang lingkungan yang turut melibatkan Green Rebel by Burgreens, K’s Eco Bag, Electrum, Nafas, Beehive Drones, MAPID, Planet, Burung Indonesia, Bicara Udara dan Triputra Agro Persada.
Didukung oleh TBS Energi, Vertex Ventures, Argor, AC Ventures, Triputra Agro Persada, Pertamina PNRE, ExxonMobil, Green Rebel, TS Media, the Dharmawangsa Hotel sebagai salah satu komitmen menuju net zeronya, dan masih banyak lagi, IFCS 2023 diharapkan dapat menjadi acara tahunan yang dapat menginspirasi berbagai sektor untuk berkolaborasi dalam kontribusi pengurangan emisi GRK, dengan memanfaatkan terobosan teknologi terkini.
IFCS 2023 menghadirkan sejumlah pakar yang ahli di berbagai bidang teknologi iklim serta sektor yang dapat mendukung pertumbuhan industri ini. Pada sesi panel, ada beberapa panelis yang memang ahli di bidangnya. Berikut nama-nama panelis yang hadir pada acara IFCS 2023:
- Arsjad Rasjid (KADIN)
- Pandu Sjahrir (Bursa Efek Indonesia)
- Dharsono Hartono (ASEAN Net Zero Hub)
- Anindya Bakrie (VKTR)
- Fadli Rahman (Pertamina PNRE)
- Stefanus Ade Hadiwidjaja (Indonesia Investment Authority)
- Triana Krisandini (TBS Energi)
- Tanah Sullivan (GoTo Group)
- Lesly Goh (Ex-CTO World Bank)
- Joko Tri Haryanto (BPDLH)
- Triharyo Indrawan Soesilo (KESDM)
- Arianne Santoso (Google)
- dan masih banyak lagi.