Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Tidak Ada Pesawat Luar Angkasa yang Dikirim ke Neptunus?
gambar planet Neptunus (unsplash.com/NASA)
  • Neptunus sangat jauh dari Bumi, dengan jarak sekitar 4,3 hingga 4,5 miliar kilometer tergantung posisi orbit kedua planet mengelilingi Matahari.
  • Voyager 2 menjadi satu-satunya wahana yang mengunjungi Neptunus pada 1989, setelah diluncurkan pada 1977 dan menempuh perjalanan sekitar 12 tahun melalui lintasan planet lain.
  • Neptunus adalah planet gas tanpa permukaan padat untuk pendaratan; Voyager 2 hanya melintas sekitar 4.800 kilometer di atas puncak awannya sebelum menuju luar Tata Surya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dulu manusia mempelajari langit hanya berdasarkan apa yang kita lihat. Astronom seperti Galileo Galilei bahkan menghabiskan waktu berjam-jam menatap langit malam, memperhatikan pergerakan langit lewat teleskop sederhana, lalu mencatat semuanya. Namun seiring waktu, teknologi yang dikembangkan oleh manusia semakin canggih. Kini kita bahkan bisa mengirimkan pesawat tanpa awak ke planet lain. 

Sayangnya gak semua planet bisa dicapai dengan pesawat luar angkasa, salah satunya adalah Neptunus. Dibandingkan dengan planet seperti Mars yang jadi langganan pendaratan pesawat luar angkasa, Neptunus jarang sekali dikunjungi. Satu-satunya kunjungan ke planet ini adalah saat Voyager 2 mengorbit di dekatnya pada 25 Agustus 1989. Lantas kenapa NASA dan badan antariksa lain gak lagi mengirimkan pesawat luar angkasa ke Neptunus? Ternyata begini penjelasannya!

1. Neptunus berjarak sangat jauh dari Bumi

gambar perbandingan Neptunus dan Bumi (commons.m.wikimedia.org/NASA)

Manusia bisa mengirimkan pesawat luar angkasa ke Mars karena jaraknya yang gak terlalu jauh dari Bumi. Namun lain ceritanya kalau tujuannya Neptunus. Dilansir Space, Neptunus sendiri merupakan planet kedelapan di Tata Surya, sekaligus juga menjadi planet terjauh dari Matahari. Jarak rata-rata Neptunus ke Matahari sekitar 4,5 miliar kilometer. Sedangkan jarak Neptunus ke Bumi juga berubah-ubah karena keduanya selalu bergerak.

Ini karena baik Bumi maupun Neptunus sama-sama mengitari Matahari dalam orbit berbentuk elips. Kedua planet ini akan berada di jarak terdekat satu sama lain ketika Bumi dan Neptunus berada di sisi yang sama dari Matahari. Saat itu terjadi, jarak di antara keduanya hanya terpaut sekitar 4,3 miliar kilometer. Kedua planet ini akan berada di jarak terjauhnya ketika berada di sisi berlawanan dari Matahari. Pada titik ini, Neptunus dan Bumi terpisah jarak sekitar 4,5 miliar kilometer.

2. Butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa tiba di Neptunus

gambar wahana antariksa Voyager 2 (nasa.gov/NASA/JPL-Caltech)

Sejauh ini, Voyager 2 menjadi satu-satunya wahana antariksa yang pernah terbang melintasi Neptunus. Wahana ini diluncurkan pada tahun 1977 dan baru tiba pada tanggal 25 Agustus 1989. Memiliki kecepatan sekitar 42.000 meter per jam, Voyager 2 merupakan salah satu pesawat luar angkasa tercepat saat itu. Namun bahkan dengan kecepatan tinggi dan perjalanan tanpa henti, Voyager 2 membutuhkan waktu sekitar 12 tahun perjalanan untuk menempuh jarak 7 miliar kilometer.

Kenapa jaraknya jadi lebih jauh? Bukankah jarak rata-rata Bumi dengan Neptunus adalah 4,5 miliar kilometer? Dilansir World Atlas, jadi ketika sebuah pesawat luar angkasa diluncurkan, mereka akan lebih dulu terbang melintasi dan memanfaatkan gravitasi planet lain untuk mendapatkan kecepatan tambahan. Saat Voyager 2 terbang menuju Neptunus, pesawat luar angkasa ini sempat mampir ke beberapa planet, dan itulah kenapa perjalanan menuju Neptunus jadi sangat panjang.

3. Neptunus juga gak memiliki permukaan untuk mendaratkan pesawat luar angkasa

ilustrasi awan-awan di Planet Neptunus (unsplash.com/Felix Mittermeier)

Kamu mungkin membayangkan, setelah perjalanan panjang, pesawat luar angkasa setidaknya bisa mendarat di permukaan planet dan mendapatkan gambaraan mengenai kondisi di sana. Beberapa memang bisa melakukannya, tetapi semua tergantung planet tujuan. Sayangnya Neptunus sendiri merupakan planet gas, itu artinya planet ini diprediksi tidak memiliki permukaan padat yang bisa dipijak dan digunakan untuk mendaratkan apa pun termasuk pesawat luar angkasa.

Dilansir Universe Today, “permukaan” Neptunus sebenarnya terdiri dari sekitar 80 persen hidrogen, 19 persen helium, dan sejumlah kecil metana yang membentuk awan. Jadi ketika sebuah wahana mencoba berpijak di sana, pesawat luar angkasa tersebut akan tenggelam hingga ke inti planet. Lalu bagaimana dengan Voyager 2? Well, berbeda dengan anggapan banyak orang, Voyager 2 gak pernah “mendarat” di Neptunus. Sebaliknya, Voyager 2 hanya terbang di ketinggian 4.800 kilometer di atas puncak awan planet raksasa tersebut sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke luar Tata Surya.

Perjalanan menuju planet tetangga bukanlah proyek yang mudah. Para astronom harus membuat banyak perhitungan dan membangun pesawat luar angkasa yang sesuai. Belum lagi perjalanan ke planet tujuan yang memakan waktu selama bertahun-tahun. Mengingat prosesnya yang panjang, gak heran kalau badan antariksa dunia seperti NASA belum mengirimkan pesawat luar angkasa atau wahana apapun lagi ke Neptunus.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article