4 Pembalap F1 yang Pernah Raih 3 Titel Juara Dunia secara Beruntun

Sebagai dua kali juara bertahan Formula 1, Max Verstappen tentu ingin meraih gelar ketiganya di musim 2023. Melihat performa Red Bull yang benar-benar dominan musim lalu, bukan tak mungkin Verstappen akan kembali mengangkat titel juara di akhir musim.
Jika berhasil meraihnya, Verstappen akan mengikuti jejak empat legenda Formula 1 yang lebih dulu meraih hat-trick gelar juara dunia. Keempat pembalap tersebut mampu tampil gemilang di era mereka masing-masing hingga namanya tercatat dalam daftar legenda Formula 1.
1. Juan Manuel Fangio

Juan Manuel Fangio merupakan salah satu pembalap terhebat dalam sejarah Formula 1. Dari 7 musim yang ia ikuti, pembalap asal Argentina tersebut sukses menyabet 5 gelar juara dunia. Titel pertamanya ia raih bersama Alfa Romeo pada 1951.
Ia sempat mengalami cedera fatal yang hampir merenggut nyawanya sehingga harus menyerahkan dua gelar juara dunia kepada Alberto Ascari. Namun, Fangio kembali merebut juara dalam empat musim beruntun dari 1954--1957. Lima gelar yang diraih Fangio ia persembahkan bagi Alfa Romeo, Maserati, Mercedes, dan Ferrari.
2. Michael Schumacher

Lima gelar juara dunia milik Juan Manuel Fangio sepertinya mustahil untuk dilewati hingga Michael Schumacher membawa pulang tujuh gelar juara dunia. Dua gelar pertamanya terjadi pada 1994 dan 1995 ketika ia masih berada di balik kemudi Benetton.
Masa keemasan Schumacher terjadi pada 2000--2004 ketika ia memberi Ferrari lima gelar juara dunia secara beruntun. Schumacher juga merupakan pembalap yang mengakhiri puasa gelar Ferrari selama tiga dekade.
3. Sebastian Vettel

Sebastian Vettel menggebrak dunia Formula 1 dengan menjadi juara dunia termuda sepanjang sejarah pada 2010 bersama Red Bull. Tak hanya sampai di situ, Vettel kembali menambah tiga titel juara yang membuatnya meraih empat gelar bersama Red Bull secara beruntun.
Pada periode tersebut sepertinya tak ada yang mampu menghentikan dominasi Vettel dengan Red Bull. Bahkan, ia sempat mencetak rekor sembilan kemenangan beruntun yang masih bertahan hingga saat ini. Rentetan fantastis tersebut terhenti ketika Formula 1 memasuki era turbo hybrid pada 2014.
4. Lewis Hamilton

Setelah era Sebastian Vettel berakhir, Mercedes menjadi kekuatan baru di era turbo hybrid. Era ini dimulai ketika Lewis Hamilton meraih dua gelar juara dunia beruntun pada 2014 dan 2015 yang kemudian diikuti oleh Nico Rosberg pada 2016.
Pada musim 2017--2020 Hamilton berhasil membawa pulang empat gelar juara dunia secara beruntun di tiap musimnya. Namun, catatan tersebut harus terhenti pada musim 2021 ketika ia kalah dari Max Verstappen secara dramatis.
5. Max Verstappen punya potensi ikuti jejak para legenda

Max Verstappen berhasil mempertahankan gelar juara dunia miliknya secara sensasional pada musim 2022. Pembalap asal Belanda tersebut mampu memenangi 15 dari 22 balapan yang merupakan rekor baru di Formula 1.
Melihat performanya yang begitu gemilang, Verstappen kembali difavoritkan untuk merebut titel juara di musim 2023. Namun, ia harus tetap mewaspadai para pembalap Ferrari dan Mercedes yang bisa menjadi pesaing beratnya musim ini.
Keempat pembalap tersebut berhasil membuktikan kelasnya sebagai seorang legenda dengan merebut tiga titel juara dunia Formula 1 atau lebih secara beruntun. Lantas, mampukah Verstappen mengikuti jejak para pendahulunya tersebut musim 2023? Kita lihat saja!


















