Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
67 Profesional Rebutan Kursi Direktur Pengelola Aset LPUK Kemenpora
Ilustrasi gedung Kemenpora RI. (IDN Times/Tino).
  • Seleksi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK diikuti 67 profesional dari beragam sektor industri.

  • Sembilan pendaftar berstatus direktur aktif, sementara seluruh kandidat akan mengikuti seleksi ketat, terbuka, dan objektif.

  • Muhammad Oktaviandi dan Erick Thohir menekankan pentingnya kapasitas, integritas, profesionalisme, serta kompetensi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
akhir September lalu

Masa pendaftaran resmi untuk posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan ditutup. Panitia seleksi mencatat 67 pendaftar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Seleksi terbuka untuk posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan pada LPUK Kemenpora diikuti 67 pendaftar.
  • Who?
    Sebanyak 67 profesional dari berbagai sektor, LPUK, Muhammad Oktaviandi, dan Menpora Erick Thohir.
  • Where?
    Posisi yang diseleksi berada pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan Kementerian Pemuda dan Olahraga.
  • When?
    Pendaftaran resmi ditutup pada akhir September lalu.
  • Why?
    Seleksi dilakukan untuk menjaring figur dengan kapasitas manajerial, integritas, dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan LPUK.
  • How?
    Seluruh kandidat akan mengikuti tahapan seleksi yang terbuka, profesional, berbasis kompetensi, ketat, dan objektif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ada 67 orang yang ingin menjadi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan LPUK Kemenpora. Mereka berasal dari banyak pekerjaan, seperti bank, properti, kesehatan, dan kementerian. Sembilan orang masih menjadi direktur. Semua calon akan mengikuti seleksi terbuka dan ketat untuk mencari pemimpin yang pintar dan jujur.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keberagaman latar belakang 67 pendaftar dapat memberikan banyak perspektif baru bagi LPUK dalam mengelola aset olahraga milik negara. Minat dari profesional lintas sektor, termasuk sembilan direktur aktif, juga memperlihatkan adanya perhatian kuat terhadap kepemimpinan dan pengelolaan usaha keolahragaan yang profesional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Seleksi terbuka untuk posisi Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan pada Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sukses menyedot perhatian publik.

Posisi strategis ini ternyata menjadi incaran banyak kalangan profesional dari berbagai latar belakang industri. Hingga masa pendaftaran resmi ditutup pada akhir September lalu, panitia seleksi mencatat ada 67 pendaftar yang siap bersaing memperebutkan kursi tersebut.

1. Diikuti puluhan profesional lintas sektor

Ilustrasi skateboarder beraksi di lapangan Kemenpora. (Dok. Kemenpora).

Dari total 67 pendaftar yang masuk, latar belakangnya beragam dan tidak melulu berasal dari ekosistem olahraga. Para kandidat ini tercatat memiliki rekam jejak di sektor perbankan, properti, kesehatan, pertambangan, telekomunikasi, hukum, hingga kementerian dan lembaga.

Menariknya lagi, sembilan dari puluhan pendaftar tersebut saat ini berstatus sebagai direktur aktif di perusahaan tempat mereka bekerja. Hal ini menunjukkan kursi kepemimpinan LPUK memiliki daya tarik yang cukup kuat.

2. Kemenpora cari sosok berkapasitas dan berintegritas

Menpora Erick Thohir sambut kepulangan kontingen Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (1/10/2026). (IDN Times/Tino).

Direktur Utama LPUK, Muhammad Oktaviandi, menyambut positif keberagaman latar belakang para kandidat. Menurutnya, hal ini akan memberikan banyak perspektif baru bagi LPUK dalam mengelola aset-aset olahraga milik negara.

Oktaviandi memastikan seluruh kandidat akan melewati tahapan seleksi yang sangat ketat dan objektif. Tujuannya adalah untuk menjaring figur terbaik yang tidak hanya memiliki kapasitas manajerial mumpuni, tetapi juga rekam jejak integritas yang bersih.

"Keberagaman latar belakang dan pengalaman para pendaftar menjadi hal yang positif bagi LPUK. Selanjutnya, seluruh kandidat akan mengikuti tahapan seleksi secara terbuka dan objektif untuk memastikan proses ini dapat menjaring figur yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan LPUK," kata Oktaviandi dalam keterangan resmi Kemenpora.

3. Harapan Menpora Erick Thohir untuk LPUK

Menpora Erick Thohir menerima audiensi Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, Rabu (1/7/2026). (Dok. Kemenpora).

Menpora Erick Thohir juga mengapresiasi tingginya minat kaum profesional dalam seleksi terbuka ini. Erick menegaskan pengembangan usaha keolahragaan memang mutlak membutuhkan sentuhan kepemimpinan yang profesional dan visioner.

"Kami ingin proses seleksi ini berjalan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi. Dengan proses yang baik dan transparan, kami berharap dapat memperoleh sosok yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan untuk membawa pengelolaan aset dan usaha keolahragaan LPUK semakin profesional dan memberikan nilai tambah bagi ekosistem olahraga Indonesia," ujar Erick.

Curated For You

Editorial Team

Related Article