Akhirnya, Marquez Bisa Finis di Balapan Utama MotoGP Indonesia

Marc Marquez akhirnya finis balapan utama MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika pada posisi keenam, mengakhiri rangkaian kegagalan menyelesaikan lomba dalam empat edisi sebelumnya.
Pembalap Ducati Lenovo itu старт dari posisi keempat, tetapi kesulitan mengejar Raul Fernandez, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin yang bersaing di barisan depan.
Marquez sempat berduel dengan Pedro Acosta dan Ai Ogura pada lap-lap akhir, sebelum turun ke posisi keenam setelah sebelumnya gagal akibat DNS, crash, dan masalah teknis.
Mandalika, IDN Times - Setelah sering diselimuti kesialan dalam edisi-edisi sebelumnya, Marc Marquez akhirnya berhasil menyelesaikan balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia. Ini tercipta pada edisi 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Minggu (11/10/2026) siang WITA.
Pembalap Ducati Lenovo itu finis di posisi keenam setelah melewati persaingan yang dramatis. Hasil ini menjadi catatan penting bagi Marquez yang dalam empat edisi sebelumnya selalu gagal menyelesaikan balapan utama di Mandalika.
Marquez memulai dari posisi keempat di Mandalika. Sepanjang balapan, dia kesulitan bersaing dengan Raul Fernandez, Marco Bezzecchi, dan Jorge Martin, yang sibuk memperebutkan posisi tiga besar.
Sempat berjaya di sesi sprint race, Marquez malah kewalahan dalam balapan utama karena posisinya selalu diganggu oleh Ai Ogura serta Pedro Acosta. The Baby Alien terlibat dalam beberapa duel ketat dengan Ogura serta Acosta.
Sejak lap 19 hingga 21, Marquez berduel dengan Acosta demi memperebutkan posisi keempat, namun akhirnya kalah. Kemudian, Marquez kehilangan posisinya lagi pada lap 22, karena Ogura menyusulnya.
Hingga akhir balapan, Marquez harus puas di urutan keenam, sekaligus mengakhiri catatan buruknya di balapan utama MotoGP Indonesia, karena pada empat musim terakhir selalu gagal di balapan utama.
Pada 2022, Marquez tidak bisa mengikuti balapan karena belum fit setelah mengalami kecelakaan saat sesi pemanasan dan dinyatakan DNS. Setahun berikutnya, Marquez gagal finis setelah mengalami crash dan dinyatakan DNF.
Pada musim 2024, masalah teknis motor membuatnya kembali tidak mampu menyelesaikan lomba. Nasib serupa terjadi pada 2025 ketika Marquez terlibat dalam crash dan kembali dinyatakan DNF.
























