Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Alwi Farhan yang Mau Jadi Dewasa di Indonesia Open 2026
Alwi Farhan saat berlaga mengalahkan ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, di 16 besar Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

  • Alwi Farhan menatap Indonesia Open 2026 dengan semangat tinggi, menjadikannya ajang untuk mengasah kedewasaan dan pengendalian emosi setelah bangkit dari kekalahan di Thomas Cup 2026.
  • Alwi bertekad menaklukkan Alex Lanier yang sebelumnya selalu mengalahkannya, menjadikan pertemuan di Indonesia Open 2026 sebagai tantangan penting dalam perjalanan kariernya.
  • Selain fokus pada performa, Alwi berharap Istora Senayan kembali dipenuhi suporter agar atmosfer pertandingan semakin hidup dan memberi energi positif bagi para pemain.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menatap Indonesia Open 2026 dengan antusiasme tinggi. Alwi mengaku ada target khusus yang diusungnya dalam turnamen BWF Super 1000 tersebut.

Bukan soal trofi, melainkan bagaimana dia bisa mengembangkan diri dan menjadi dewasa dalam turnamen besar sekelas Indonesia Open. Alwi berharap bisa lebih matang saat berlaga di Indonesia Open nantinya.

1. Mau belajar pengendalian emosi

Alwi Farhan saat berlaga mengalahkan ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, di 16 besar Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

Alwi sempat terpuruk akibat kekalahan di Thomas Cup 2026 lalu. Perlahan tapi pasti, Alwi mulai bangkit dan ditandai dengan progresnya yang mampu menyentuh semifinal di BWF Super 750 Singapore Open 2026 pekan lalu.

Perkembangan itu, diharapkan Alwi, terjaga hingga Indonesia Open 2026. Dia berharap, bisa menjadi lebih dewasa dalam mengendalikan emosi di setiap laga.

"Untuk saya pribadi, dengan hasil yang cukup berprogres di Singapura, saya berharap bisa mengontrol emosi, ekspektasi dari orang-orang sekalian, dan melakukan semaksimalnya, mengeluarkan apa segala hasil latihan," kata Alwi dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2026).

2. Potensi jumpa Alex Lanier lagi, bisa menang?

Alwi Farhan saat berlaga mengalahkan ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, di 16 besar Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

Tugas lain Alwi di Indonesia Open 2026 adalah menaklukkan wakil Prancis, Alex Lanier. Selama ini, Alwi kesulitan mengalahkan Lanier di berbagai kesempatan. Pada Thomas Cup 2026, Alwi kalah dari Lanier. Kemudian, saat menghadapi Lanier di semifinal Singapore Open 2026 yang lalu, Alwi juga kalah.

Rekor buruk ini, tentunya menjadi PR tersendiri buat Alwi. Tapi, dia merasa Lanier menjadi tantangan baginya yang harus dilewati.

"Apakah ada rasa menghantui? Pastinya ada, tidak bisa dilawan dan harus cukup diterima. Tapi, ya memang itu tantangan dan tanggung jawab saya sebagai pemain," kata Alwi.

3. Berharap Istora ramai lagi

Alwi Farhan saat berlaga mengalahkan ranking satu dunia asal China, Shi Yu Qi, di 16 besar Singapore Open 2026 (dok.PP PBSI)

Alwi punya harapan tersendiri untuk Indonesia Open 2026. Dia meminta agar suporter bisa memadati kembali Istora Senayan demi memberikan dukungna secara langsung.

"Mungkin, kalau dari saya, harapannya yang pertama semoga bisa ramai. Karena yang tadi sudah disampaikan, panitia penyelenggara sangat sempurna lah. Banyak kegiatan juga yang bisa dinikmati. Jadi, saya harap masyarakat bisa mendukung dan menikmati Istora nanti," kata Alwi.

Editorial Team

Related Article