TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Pembalap Formula 1 yang Kontraknya Habis pada Akhir Musim 2023

Termasuk Lewis Hamilton

Lewis Hamilton (formula1.com)

Masa kontrak beberapa pembalap Formula 1 akan habis pada akhir musim 2023. Satu di antaranya adalah tujuh kali juara dunia sekaligus pilot Mercedes, Lewis Hamilton. Jika tak mendapat perpanjangan kontrak, maka bukan tak mungkin para pembalap tersebut akan pindah tim atau justru keluar dari Formula 1.

Siapa saja para pembalap itu? Inilah pembalap Formula 1 yang kontraknya habis pada akhir musim 2023!

1. Logan Sargeant

Logan Sargeant (formula1.com)

Logan Sargeant menjadi pembalap asal Amerika Serikat pertama di Formula 1 dalam 8 musim terakhir. Ia bahkan berkesempatan tampil di depan publiknya sendiri sebanyak tiga kali, yakni di GP Amerika Serikat, Miami, dan Las Vegas.

Meski begitu, Sargeant tetap harus menunjukkan performa yang memukau bersama Williams. Jika gagal tampil meyakinkan, ia bisa saja kehilangan kursinya musim depan. Untungnya, balapan debutnya di GP Bahrain terbilang cukup manis ketika mampu finis di urutan ke-12.

2. Nyck de Vries

Nyck de Vries (formula1.com)

Sama seperti Sargeant, Nyck de Vries juga berstatus pembalap debutan pada 2023. Secara kemampuan dan pengalaman, tak perlu meragukan pembalap yang pernah merengkuh gelar juara dunia Formula 2 dan Formula E tersebut.

Apalagi De Vries sudah pernah menggeber jet darat tersebut pada GP Italia 2022 dengan hasil memuaskan. Musim ini, ia harus membuktikan dirinya layak mempertahankan kursinya di AlphaTauri.

Baca Juga: Nyck de Vries Tak Masalah Dianggap Telat Debut di Formula 1

3. Yuki Tsunoda

Yuki Tsunoda (formula1.com)

Musim 2023 bisa dibilang menjadi musim penghabisan bagi Yuki Tsunoda. Ini merupakan musim ketiganya bersama AlphaTauri. Penampilannya tak terlalu mengesankan dalam 2 musim sebelumnya.

Sebagai pembalap senior di tim sepeninggal Pierre Gasly, Tsunoda jelas menjadi ujung tombak tim dalam meraih poin di tiap balapan. Namun, jika performanya tak meningkat dan kalah dari Nyck de Vries, bisa jadi ini merupakan musim terakhirnya di Formula 1.

4. Kevin Magnussen

Kevin Magnussen (formula1.com)

Kevin Magnussen tampil cukup apik bersama Haas pada 2022 setelah absen semusim penuh dari Formula 1. Penampilannya tersebut harus dipertahankan karena kontrak pembalap asal Denmark itu akan berakhir musim ini.

Jika tampil buruk, bisa saja Haas tak memperpanjang kontraknya seperti yang terjadi pada akhir 2020 lalu. Ketika itu, Magnussen tampil tak terlalu maksimal dengan hanya meraih satu poin sepanjang musim.

5. Nico Huelkenberg

Nico Huelkenberg (formula1.com)

Meskipun usianya terbilang cukup senior, hal itu tak membuat Haas ragu untuk memasang Nico Huelkenberg sebagai tandem Kevin Magnussen. Selama kariernya, Huelkenberg memang dikenal sebagai pembalap yang konsisten mencetak poin meski berada di tim medioker.

Secara pengalaman, tak usah meragukan pembalap asal Jerman tersebut. Ia sudah melakoni balapan pertamanya pada 2010. Namun, ini merupakan musim penuh pertamanya setelah 3 musim keluar dari Formula 1.

6. Zhou Guanyu

Zhou Guanyu (formula1.com)

Memasuki musim keduanya bersama Alfa Romeo, musim ini menjadi pembuktian bagi Zhou Guanyu untuk menunjukkan kemampuannya. Berada dalam zona poin menjadi hal wajib baginya di tiap balapan. Itu pun jika ia masih ingin bertahan lebih lama di Formula 1.

Pada balapan pembuka 2023 di GP Bahrain, Zhou hanya menempati urutan ke-14 ketika rekan setimnya, Valtteri Bottas, sukses finis ke-8. Jika tak meningkatkan performanya, banyak pembalap muda yang siap merebut kursinya musim depan.

Baca Juga: Lewis Hamilton Belum Yakin Mercedes Bisa Samai Red Bull dan Ferrari

Verified Writer

Genady Althaf

berbagi dengan menulis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya