TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Tak Masuk Pelatnas SEA Games, Siman Sudartawa: Kami Bingung

SK Pelatnas renang dikeluarkan tanpa seleknas?

Atlet renang Indonesia, I Gede Siman Sudartawa di Kejurnas Akuatik 2022 (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Jakarta, IDN Times - Unggahan perenang senior Indonesia, I Gede Siman Sudartawa di akun Instagramnya (siman_sudartawa) menjadi sorotan. Dari unggahan itu, Siman bersama beberapa atlet senior lainnya, diketahui tak masuk dalam daftar tim pelatnas SEA Games 2023 untuk cabor renang.

Dalam unggahannya, Siman menuangkan rasa kecewanya yang ditujukan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

"Kepada bapak Menteri Pemuda dan Olahraga @kemenpora, dan @rajassaptaokto, Ketua NOC. Terima kasih atas ketidakadilannya yang tidak memberikan kesempatan kepada kami (senior) untuk memperkuat Tim Pelatnas SEA Games 2023 di cabor renang. Hal ini akan saya gunakan untuk memotivasi saya dan akan saya buktikan," tulis Siman pada Senin (17/10/2022).

Baca Juga: Profil I Gd Siman Sudartawa, Perenang Peraih Emas di SEA Games 2019

1. Tiba-tiba surat keputusan dikeluarkan

instagram.com/siman_sudartawa

Siman mengatakan semuanya bermula ketika PB PRSI mengeluarkan Surat Keputusan nomor 14 tahun 2022. SK tersebut tentang Penunjukkan Atlet, Pelatih, Tim Manajer, Official Pelatnas Renang Tahun 2022.

Dari total 23 nama yang masuk dalam daftar, nama sederet atlet senior seperti Glenn Victor, Gagarin Nathaniel, Fadlan Prawira, Patricia Yosita hingga I Gede Siman Sudartawa tak masuk.

Bagi Siman, hasil SK tersebut terbilang tiba-tiba dan membingungkan.

"Kami bingung dong. Loh kok tiba-tiba keluar SK sedangkan tidak ada pertandingan atau seleksi dan segala macamnya. Ini dari mana dapatnya?" kata Siman kepada IDN Times, Senin (17/10/2022).

2. Keputusan KOI dan Kemenpora terkait DBON

Instagram.com/simansudartawa

Siman mengaku sudah berusaha mempertanyakan SK tersebut kepada pihak PB PSRI. Maklum saja, nama-nama yang dicoret dari pelatnas bukan nama atlet biasa. Sederet senior tersebut sudah menyumbang medali untuk Indonesia di sejumlah gelaran multi-event sebelumnya.

"Kita berusaha tanya ke PB PRSI dan ke Coach (Michael) Piper juga, mereka mengatakan kalau ini keputusan dari NOC dan Kemenpora," kata Siman.

Hal ini menjadi alasan Siman memillih untuk menyebut akun Instagram Kemenpora dan NOC Indonesia dalam unggahannya. Berdasarkan penjelasan Ketum PRSI, Anin Bakrie, PRSI disebut memfokuskan diri untuk Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang ditetapkan pemerintah.

"Dari pak Anin-nya sendiri pun, waktu kita zoom juga, memang ini keputusan dari pusat, kalau renang ini sekarang mau fokus untuk DBON," ujar Siman.

Baca Juga: Siman Sudartawa Pasang Target Pertahankan Emas di ISG 2021

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya