Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Anthony Ginting Tersingkir di Kejuaraan Dunia 2025

Potret Anthony Ginting di perempat final beregu putra Asian Games 2022, Jumat (29/9/2023). (Dok. NOC Indonesia).
Potret Anthony Ginting di perempat final beregu putra Asian Games 2022, Jumat (29/9/2023). (Dok. NOC Indonesia).
Intinya sih...
  • Anthony Ginting kandas di babak pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025
  • Ginting tumbang dari wakil Prancis, Toma Junior Popov dengan skor 18-21, 21-19, 23-25
  • Ginting sempat unggul di gim ketiga hingga skor 10-7, namun akhirnya kalah dengan skor 25-23
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting kandas di babak pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025. Dia tumbang dari wakil Prancis, Toma Junior Popov dengan skor 18-21, 21-19, 23-25 di Adidas Arena, Paris, Prancis, Selasa (26/8/2026).

Langkah Anthony Ginting berat sejak awal gim pertama. Laga sempat berjalan imbang dengan skor 9-9 sebelum Ginting melakukan banyak kesalahan dan tertinggal enam angka 10-16.

Ginting sempat menyamakan kedudukan menjadi 17-17. Namun, akhirnya Ginting kandas 18-21 di gim pertama.

Pada laga kedua, pertandingan berlangsung lebih sengit. Saat skor imbang 7-7, Ginting berusaha mengendalikan laju pertandingan dan berhasil. Ginting rehat dengan skor 11-8 di interval gim kedua.

Usai jeda, Ginting tampil dominan. Serangannya efektif mencuri angka dengan skor 14-10 hingga 17-13. Popov melakukan serangan balik dan menyamakan skor menjadi 17-17.

Laga terus berlangsung ketat hingga skor 19-19. Beruntung, Ginting berhasil menutup game kedua dengan kemenangan 21-19. Gim penentuan dimainkan.

Ginting unggul di gim ketiga hingga skor 10-7. Beberapa kesalahan Ginting berbuah pahit membuat Popov menyamakan kedudukan 10-10 dan mengamankan interval dengan keunggulan tipis 11-10.

Usai jeda, laga berlangsung makin panas. Ginting yang sempat tertinggal 15-17 mampu membalikkan keadaan menjadi unggul tipis 18-17.

Ginting punya peluang memenangkan laga saat mengunci match point 20-19. Namun, Popov memaksa deuce tercipta dnegan skor 20-20.

Popov kerap memimpin tipis-tipis, namun Ginting terus berhasil menyamakan angka. Mulai dari 21-21 hingga 23-23.

Pada akhirnya, Popov nyaman mengunci kemenangan 25-23. Usai laga, Popov tampak menghampiri Ginting yang terjongkok di lapangan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us