Lari terlihat sederhana, tetapi banyak orang justru cepat kehabisan tenaga saat melakukannya. Pernah gak, kamu baru beberapa menit berlari tapi napas sudah terasa berat dan kaki mulai melambat? Kondisi ini sering terjadi bukan karena kamu kurang kuat, melainkan karena tempo lari yang kurang tepat. Tanpa disadari, banyak pelari langsung memulai dengan kecepatan tinggi sejak awal. Akibatnya, tubuh kaget dan energi cepat habis. Mengatur tempo lari menjadi kunci penting agar kamu bisa berlari lebih lama dan nyaman.
Menariknya, tempo lari bukan soal cepat atau lambat semata. Tempo berkaitan dengan ritme, napas, dan kemampuan tubuh beradaptasi. Saat tempo sudah pas, lari terasa lebih mengalir dan gak menyiksa. Kamu bisa menikmati prosesnya tanpa terus-menerus melihat jam atau jarak. Bahkan, lari bisa menjadi momen refleksi yang menyenangkan. Yuk, cek satu per satu cara mengatur tempo lari supaya kamu gak cepat lelah.
