Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Debut Super 1000 Devin/Faathir Berakhir Pahit di Indonesia Open 2026
Suasana tribune Istora Senayan di hari pertama Indonesia Open 2026, Selasa (2/6/2026). (IDN Times/Aditya Mustaqim)
  • Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan gagal melanjutkan debut Super 1000 mereka setelah kalah di babak 32 besar Indonesia Open 2026 dari pasangan Taiwan Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan.
  • Pasangan muda Indonesia sempat tampil dominan di game pertama dengan kemenangan 21-13, namun kehilangan kendali di dua game berikutnya dan akhirnya tumbang 17-21, 11-21.
  • Kekalahan ini membuat Devin/Faathir tersingkir lebih awal dan menambah daftar ganda putra Indonesia yang gugur di babak pembuka turnamen bergengsi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Ganda putra Indonesia, Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan, harus menelan pil pahit dalam debutnya di turnamen Super 1000. Devin/Faathir kalah di babak 32 besar Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2026) dalam drama tiga game dari pasangan Taiwan, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan, dengan skor 21-13, 17-21, 11-21.

Devin/Faathir bermain solid di game pertama dan selalu unggul hingga akhirnya mengunci jeda interval game pertama dengan skor 11-9.

Usai jeda, permainan Devin/Faathir semakin tajam. Serangan pasangan muda ini sukses mengunci poin dan unggul enam angka dengan skor 16-10, hingga mengunci game pertama dengan kemenangan 21-13.

Game kedua, He/Huang memberikan perlawanan sengit. Kejar-kejaran poin antara He/Huang dan Devin/Faathir tercipta hingga kedudukan imbang 7-7. Sialnya, Devin/Faathir kehilangan kendali laga hingga tertinggal 7-11 di interval game pertama.

Devin/Faathir dengan cepat menyamakan angka usai jeda, membuat kedudukan imbang 11-11. Setelahnya, Devin/Faathir kembali tertinggal 11-15. Devin/Faathir berusaha mempertipis jarak hingga skor 17-18. He/Huang mengunci tiga angka tanpa balas dan Devin/Faathir kalah 17-21 di game kedua.

Kondisi berubah di game ketiga, ketika Devin/Faathir ditekan He/Huang dan tertinggal jauh, 0-6. Setelahnya, Devin/Faathir terus tertinggal bahkan jaraknya sangat jauh 3-12. Devin/Faathir sempat mengejar dan mengunci tujuh angka tanpa balas hingga kedudukan menjadi 10-12.

Devin/Faathir banyak kehilangan kontrol setelahnya. Unforced error bercampur dengan tekanan He/Huang, membuat Devin/Faathir tertinggal delapan angka dengan skor 10-18 sebelum kandas 11-21 di game ketiga.

Kekalahan ini memastikan Devin/Faathir gugur di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Ini sekaligus memperpanjang daftar wakil ganda putra Indonesia yang kandas di babak 32 besar.

Editorial Team

Related Article