Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi pembalap Haas di Formula 1 (pexels.com/Jonathan Borba)
  • Ryo Hirakawa debut bersama Haas di GP Meksiko 2026 pada usia 32 tahun 7 bulan, menggantikan Esteban Ocon dan meraih poin setelah finis naik ke posisi kesepuluh.
  • Andre Lotterer menjadi debutan tertua Formula 1 abad ke-21 pada usia 32 tahun 9 bulan, tetapi balapannya bersama Caterham di GP Belgia 2014 berakhir pada lap pertama.
  • Yuji Ide dan Allan McNish juga memulai Formula 1 di atas 31 tahun; keduanya menjalani karier singkat tanpa hasil besar, dengan Ide hanya tampil empat balapan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ryo Hirakawa melakoni debut di Formula 1 bersama Haas di Formula 1 GP Meksiko 2026. Ia menggantikan Esteban Ocon yang berpisah dengan tim jelang balapan. Menariknya, pembalap asal Jepang tersebut telah berusia 31 tahun. Usia yang cukup tua untuk seorang debutan di Formula 1.

Sejak memasuki abad 21, usia pembalap debutan tergolong lebih muda dibanding era terdahulu. Bahkan beberapa di antaranya sudah masuk Formula 1 pada usia belasan. Termasuk Hirakawa, berikut empat debutan tertua di Formula 1 pada abad 21 per 6 November 2026.

1. Yuji Ide debut untuk Super Aguri pada 2006 ketika berusia 31 tahun 1 bulan

Yuji Ide debut di Formula 1 pada 2006 bersama Super Aguri yang juga baru melakoni musim pertama. Meski berstatus debutan, Ide yang saat itu telah berusia 31 tahun 1 bulan sudah kenyang pengalaman di level regional Jepang bahkan internasional. Ia rajin mengikuti ajang balap seperti Formula Nippon, All-Japan GT Championship, hingga Macau Grand Prix.

Sayang, karier Ide di Formula 1 tak berlangsung panjang. Ia didepak setelah empat balapan awal karena performa buruk dan gaya balap yang dinilai berbahaya. Ide dianggap menghalangi Rubens Barrichello pada sesi kualifikasi GP Australia. Pada GP San Marino, Ide menabrak Christijan Albers hingga mobil Midland miliknya berguling ke gravel.

Kejadian di Imola membuat posisi Ide digantikan pembalap Prancis, Franck Montagny. Tak sampai di situ, FIA bahkan mencabut lisensi balap milik Ide. Hal itu membuat karier Ide di Formula 1 resmi tamat setelah hanya empat balapan.

2. Allan McNish melakoni balapan pertamanya di Formula 1 GP Australia 2002 pada usia 32 tahun 2 bulan

Allan McNish terbilang cukup telat ketika memulai kariernya di Formula 1 pada 2002. McNish yang sebelumnya lebih sering mengikuti ajan balap ketahanan saat itu telah berusia 32 tahun 2 bulan. McNish bergabung dengan Toyota yang juga berstatus tim debutan.

McNish tak mampu mencetak poin pada musim debutnya di Formula 1 karena mobil Toyota yang tak kompetitif. Posisi ketujuh di GP Malaysia menjadi posisi finis terbaiknya. Pada akhir musim, Toyota memutuskan tak memperpanjang kontrak McNish sekaligus menjadi akhir kisahnya di Formula 1.

Usai meninggalkan Formula 1, McNish kembali mengikuti ajang balap ketahanan bersama Audi. Kedekatan McNish dengan pabrikan Jerman tersebut membuatnya kembali ke Formula 1 pada 2026. Namun, ia mengambil peran sebagai racing director.

3. Ryo Hirakawa berusia 32 tahun 7 bulan ketika debut bersama Haas di Formula 1 GP Meksiko 2026

Ryo Hirakawa harus menunggu hingga usia 32 tahun 7 bulan untuk bisa tampil di Formula 1. Ia sudah menjadi test driver dan pembalap cadangan beberapa tim sejak 2024. Kesempatan tersebut datang setelah Haas memutuskan berpisah dengan Esteban Ocon jelang GP Meksiko 2026. Hirakawa yang berstatus sebagai pembalap cadangan lantas ditunjuk sebagai pengganti.

Hirakawa yang mengawali start dari posisi ke-18 sukses finis di urutan ke-13. Setelah balapan selesai, steward memberikan penalti kepada Oscar Piastri, Franco Colapinto, dan Pierre Gasly Penalti tersebut membuat Hirakawa naik ke urutan kesepuluh sekaligus meraih poin pada balapan debutnya.

GP Meksiko sepertinya menjadi satu-satunya balapan Hirakawa pada 2026. Haas telah menunjuk Rafael Camara sebagai pengganti Ocon pada sisa musim. Sementara, Hirakawa kembali ke posisinya sebagai pembalap cadangan.

4. Andre Lotterer menjadi debutan tertua di Formula 1 pada abad 21 dengan usia 32 tahun 9 bulan

Andre Lotterer merupakan test driver Jaguar pada 2000--2003. Lotterer hampir mendapat kursi pada 2003 setelah kepergian Eddie Irvine dan Pedro de la Rosa. Namun, Jaguar ketika itu lebih memilih untuk mengontrak Mark Webber dan Antonio Pizzonia.

Setelah itu, Lotterer sempat meninggalkan Formula 1 untuk tampil di ajang balap lain. Penantian panjang Lotterer untuk tampil di Formula 1 akhirnya tercapai pada 2014. Lotterer yang ketika itu sudah berusia 32 tahun 9 bulan dipilih Caterham untuk menggantikan Kamui Kobayashi di GP Belgia.

Sayang, balapan tersebut berlangsung sangat singkat. Ia langsung masuk garasi pada lap pertama karena mobilnya bermasalah. Setelah itu, pembalap asal Jerman tersebut tak pernah lagi tampil di Formula 1.

Empat pembalap di atas debut di Formula 1 pada usia yang tak lagi muda. Sayang, karier mereka di Formula 1 tak berlangsung lama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article