Dukung Olahraga Nasional, UBL Perkuat Program Beasiswa Atlet

- Universitas Budi Luhur memperkuat program beasiswa atlet sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan olahraga nasional dan pembinaan mahasiswa berprestasi.
- Program ini telah melahirkan banyak juara, termasuk peraih emas SEA Games 2025, serta menjadi sumber atlet andalan bagi kontingen DKI Jakarta di ajang PON.
- UBL menyediakan fasilitas latihan lengkap dan memastikan dukungan akademik penuh agar para atlet tetap berprestasi di bidang olahraga maupun pendidikan.
Jakarta, IDN Times - Universitas Budi Luhur (UBL) terus menunjukkan komitmennya dalam mendongkrak olahraga Tanah Air. Komitmen itu dilakukan dengan memperkuat program beasiswa untuk atlet potensial.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata kampus dalam mendukung pembinaan mahasiswa berprestasi, sekaligus berkontribusi pada peningkatan prestasi olahraga nasional. Rektor UBL, Prof. Agus Setyo Budi, mengatakan, program ini bukan sekadar janji manis, melainkan sudah menjadi identitas kampus.
1. Jadi maskot kampus, pilihan cabor kian lengkap

Agus mengatakan, beasiswa atlet ini sudah menjadi maskot kebanggaan universitas yang membedakannya dengan kampus lain. Pilihan cabang olahraganya pun kian lengkap.
Kehadiran futsal dan basket UBL diklaim sudah dikenal luas di kalangan pelajar SMA atau SMK Jakarta dan sekitarnya. Hal tersebut didasari oleh keaktifan kampus dalam mengikuti kompetisi antarmahasiswa.
"Beasiswa atlet ini jadi maskot kami. Sekarang cabang olahraganya sudah cukup lengkap, mulai dari bulu tangkis, pencak silat, bola voli, futsal, taekwondo, sepak bola, e-sport, bola basket, karate, panjat tebing hingga panahan. Kalau bertanya ke anak-anak SMA di Jakarta dan sekitarnya, futsal itu identik dengan Budi Luhur. Basket juga demikian karena kami aktif mengikuti kompetisi," kata dia.
2. Langganan sumbang emas SEA Games dan atlet PON

Program beasiswa ini terbukti ampuh melahirkan juara, salah satunya adalah pemanah Akhmad Khoirul Basith yang sukses menyabet emas di SEA Games 2025. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UBL dalam mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Tak hanya itu, mahasiswa UBL juga kerap menjadi tulang punggung kontingen DKI Jakarta di Pekan Olahraga Nasional (PON). Pemprov DKI sering meminta kontribusi atlet UBL yang sudah teruji lewat seleksi nasional untuk memperkuat tim daerah.
"Kalau Provinsi DKI memerlukan atlet, misalnya untuk PON, biasanya mereka menghubungi Budi Luhur University untuk dimintakan kontribusi atletnya, tentunya melalui seleksi nasional," ujar sang Rektor.
3. Fasilitas latihan mumpuni dan akademik terjamin

UBL tak sekadar memberi beasiswa, tapi juga menyediakan fasilitas latihan lengkap, seperti lapangan panahan di Bogor. Selain sarana fisik, pihak kampus menjamin dukungan penuh dari sisi pembelajaran agar pendidikan atlet tidak terbengkalai.
"Kami menyediakan sarana latihan baik di kampus maupun di tempat pemusatan latihan ketika mereka mengikuti training camp nasional. Dari sisi pembelajaran juga kami dukung," ucap dia.


















