Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Fajar/Fikri Kalah, All Indonesian Final Gagal Tercipta di Asian Games
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di 32 besar Asian Games 2026 Aichi-Nagoya (dok.PP PBSI)
  • Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri kalah dari Wang Chang/Liang Wei Keng, China, 17-21, 21-13, 9-21 pada semifinal ganda putra Asian Games 2026.
  • Kekalahan tersebut menggagalkan peluang terciptanya final sesama wakil Indonesia, setelah Fajar/Fikri sempat menyamakan kedudukan lewat kemenangan dominan di game kedua.
  • Fajar/Fikri meraih perunggu, medali ke-26 Indonesia dan perunggu ke-19 kontingen; ini menjadi medali ketiga bulu tangkis setelah emas beregu putra dan perunggu beregu putri.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, gagal melaju ke final Asian Games 2026 usai kalah dari pasangan China, Wang Chang/Liang Wei Keng, dalam drama tiga game, 17-21, 21-13, 9-21 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Senin (28/9/2026). Dengan hasil negatif ini, All Indonesian Final pun gagal tercipta di pesta olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Pada game pertama, kedua pasangan terlibat dalam persaingan ketat. Fajar/Fikri mampu menjaga kedudukan imbang 5-5 sebelum Wang/Liang perlahan mengambil kendali permainan dan unggul 7-5.

Wang/Liang dengan intens melancarkan tekanan hingga memasuki interval dan unggul 11-8. Usai jeda, Wang/Liang kemudian semakin jauh meninggalkan Fajar/Fikri, 17-12.

Upaya Fajar/Fikri untuk membalikkan keadaan tidak membuahkan hasil. Wang/Liang berhasil menutup game pertama dengan skor 21-17.

Memasuki game kedua, Fajar/Fikri tampil agresif. Mereka bermain lebih galak dan mampu memberikan tekanan kepada Wang/Liang sejak awal pertandingan.

Fajar/Fikri berhasil memimpin 11-9 saat interval. Wang/Liang tidak tinggal diam dan langsung mengejar hingga kedudukan kembali imbang menjadi 11-11.

Pertandingan kembali berjalan ketat setelah kedua pasangan sama-sama mengumpulkan angka. Skor bahkan kembali imbang 13-13.

Setelah itu, Fajar/Fikri menemukan momentum terbaiknya. Mereka mampu mencetak tujuh angka beruntun untuk mengubah kedudukan menjadi 20-13.

Rentetan poin tersebut membuat Wang/Liang berada di bawah tekanan besar. Fajar/Fikri kemudian mendapatkan kesempatan untuk menutup game kedua.

Pada poin terakhir, servis Fajar dikembalikan oleh Liang. Fajar/Fikri kemudian membalas dan mengarahkan sabetan kepada Wang, tetapi Wang masih mampu mengembalikannya.

Pengembalian tersebut akhirnya keluar dan memberikan kemenangan 21-13 untuk Fajar/Fikri di akhir game kedua.

Game penentuan dimainkan. Wang/Liang bermain agresif sejak awal dan konsisten memimpin. Fajar/Fikri berusaha mencari celah untuk mengejar ketertinggalan. Namun, pukulan Liang tak dikejar Fajar/Fikri karena dikira keluar, namun masih dinyatakan masuk. Fajar/Fikri tertinggal 4-11 di jeda interval.

Usai jeda, Wang/Liang merapatkan pertahanan dan mempertajam serangan. Cara ini efektif membuat langkah Fajar/Fikri secara tak langsung menjadi makin berat. Banyak melakukan kesalahan sendiri, Fajar/Fikri tertinggal 11 angka dengan skor 7-18.

Fajar/Fikri terus tertinggal hingga skor 9-20 di match point. Pukulan Fikri keluar dari lapangan dan menyudahi laga. Skor 9-21, Fajar/Fikri tumbang di game ketiga.

Hasil ini memastikan Fajar/Fikri gagal melaju ke final Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dan harus berpuas diri dengan medali perunggu dari Jepang. Ini menjadi medali ke-26 Tim Indonesia dan menjadi perunggu ke-19 skuad Garuda. Perunggu Fajar/Fikri menjadi medali ketiga skuad bulu tangkis Indonesia dari Asian Games 2026. Sebelumnya, bulu tangkis berhasil meraih emas dari beregu putra dan perunggu dari beregu putri.

Curated For You

Editorial Team

Related Article