Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Fakta Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Singapura 2026

5 min read
4 Fakta Jelang Pekan Balap Formula 1 GP Singapura 2026
Kimi Antonelli saat menjalani pekan balap GP Singapura 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • GP Singapura 2026 berlangsung 9–11 Oktober di Marina Bay Street Circuit sebagai penutup triple-header, dengan balapan malam dan format sprint perdana di sirkuit tersebut.
  • Marina Bay mencatat sejarah sebagai tuan rumah balapan malam pertama F1 pada 2008; Sebastian Vettel menjadi pembalap tersukses dengan lima kemenangan, delapan podium, dan empat pole position.
  • Pirelli membawa ban C3, C4, dan C5 dengan alokasi 12 set per pembalap; cuaca sepanjang pekan diprediksi berawan hingga hujan dengan peluang 30–40 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Formula 1 bakal melangsungkan pekan balap GP Singapura pada 9--11 Oktober 2026. Ini merupakan pengujung dari rangkaian triple-header setelah GP Azerbaijan dan Bahrain. Marina Bay Street Circuit adalah tuan rumah untuk balapan yang berlangsung pada malam hari.

Sejumlah catatan menarik tersaji menjelang GP Singapura kali ini. Salah satunya berkenaan dengan sejarah Marina Bay Street Circuit sebagai tuan rumah balapan malam pertama di kejuaraan.

  1. 1. GP Singapura menjadi seri balap pertama dalam sejarah Formula 1 yang menggelar balapan malam hari

    Formula 1 2008 merupakan momen bersejarah bagi Singapura. Negara tersebut untuk pertama kalinya menggelar balapan jet darat tersebut di Marina Bay Street Circuit. Singapura juga tercatat sebagai seri pertama dalam sejarah kejuaraan yang melangsungkan balapan pada malam hari.

    Fernando Alonso menjadi pemenang dari edisi pertama GP Singapura. Ketika itu, pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut memperkuat Renault. Alonso finis di depan Nico Rosberg dengan keunggulan 2,957 detik. Namun, ada kontroversi yang mewarnai kemenangan Alonso di sana.

    Kemenangan Alonso terjadi setelah Nelson Piquet Jr. menabrakkan mobilnya di tikungan 17 pada lap 13. Kejadian tersebut memperbesar peluang Alonso finis terdepan. Kemudian, Nelson membongkar rencana di balik insiden tersebut kepada FIA tak lama setelah dipecat Renault pada pertengahan 2009. Peristiwa ini dikenal dengan istilah Crashgate.

  2. 2. Sebastian Vettel menjadi pembalap tersukses sepanjang penyelenggaraan pekan balap GP Singapura

    GP Singapura telah menggelar 16 kali balapan Formula 1. Seri tersebut sempat absen pada 2020 dan 2021 akibat pandemi COVID-19. Sebastian Vettel merupakan pembalap tersukses di Marina Bay Street Circuit.

    Pembalap berkebangsaan Jerman tersebut menorehkan lima kemenangan di sana. Capaian tersebut menempatkannya sebagai pembalap peraih kemenangan terbanyak di GP Singapura. Adapun daftar pemenang balapan GP Singapura adalah sebagai berikut:

    1. Sebastian Vettel - 5 kemenangan;
    2. Lewis Hamilton - 4 kemenangan;
    3. Fernando Alonso - 2 kemenangan;
    4. Nico Rosberg - 1 kemenangan;
    5. Sergio Perez - 1 kemenangan;
    6. Carlos Sainz - 1 kemenangan;
    7. Lando Norris - 1 kemenangan;
    8. George Russell - 1 kemenangan.

    Vettel juga merupakan pembalap dengan raihan podium terbanyak. Ia finis di zona tiga besar sebanyak delapan kali. Vettel tercatat sebagai pembalap dengan jumlah pole position terbanyak di GP Singapura. Ia bersanding dengan Lewis Hamilton yang sama-sama menorehkan empat kali pole position.

  3. 3. Pirelli membawa paket ban paling lunak pada pekan balap GP Singapura 2026

    Pirelli membawa paket ban paling lunak pada pekan balap Formula 1 GP Singapura 2026. Pabrikan asal Italia itu menyediakan ban C3 (hard), C4 (medium), dan C5 (soft). Paket ban ini sama seperti GP Singapura musim lalu.

    Ada perubahan jumlah alokasi ban di GP Singapura kali ini. Sebab, Marina Bay Street Circuit untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah balapan sprint. Alhasil, tiap pembalap hanya memperoleh 12 set ban. Adapun alokasi ban terdiri dari 2 set ban hard, 4 set ban medium, dan 6 set ban soft. Pirelli tetap membawa 6 set ban intermediate dan 3 set ban full wet apabila perlu dipakai pembalap.

    Pirelli memperkirakan strategi satu kali pit stop akan menjadi pilihan utama tim. Ban medium dan hard berpeluang menjadi patokan tim untuk balapan. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan tim mempertimbangkan pemakaian ban soft pada balapan utama. Itu tak lepas dari suhu lintasan yang berkisar antara 30--35 derajat Celsius saat balapan malam hari. Kondisi tersebut menyebabkan ban beroperasi dalam rentang suhu optimal tanpa kekhawatiran adanya panas berlebih.

    "Kompon paling lunak dalam paket ban ini telah menunjukkan degradasi yang rendah memungkinkan pembalap mempertahankan kecepatan yang tinggi sekaligus memberi dukungan pada aspek daya cengkeram. Itu terlihat saat balapan di GP Hungaria, Italia, dan Azerbaijan. Hal ini memberi kepercayaan diri pembalap saat mengemudi. Karakteristik seperti ini kian berharga di Marina Bay Street Circuit yang juga dikenal mengalami perubahan kondisi lintasan secara signifikan," bunyi pernyataan Pirelli dilansir Formula 1.

  4. 4. Hujan berpeluang turun pada pekan balap Formula 1 GP Singapura 2026

    Pekan balap GP Singapura 2026 diperkirakan berlangsung dalam kondisi berawan hingga hujan. Cuaca pada Jumat (9/10/2026) diprediksi berawan dengan suhu udara berkisar pada 26--33 derajat Celsius. Suhu trek dapat mencapai 56 derajat Celsius dengan penurunan cukup signifikan saat kualifikasi sprint. Peluang hujan turun sebesar 30 persen.

    Suhu udara yang relatif sama terjadi pada Sabtu (10/10/2026). Suhu lintasan dapat mencapai titik tertinggi sebesar 55 derajat Celsius. Ini dapat memengaruhi performa ban saat sprint. Walau begitu, kualifikasi bakal berlangsung dengan suhu trek yang lebih rendah ketimbang saat sprint. Peluang hujan mengalami peningkatan ketimbang hari sebelumnya, yakni sebesar 40 persen.

    Balapan utama pada Minggu (11/10/2026) akan dihelat dengan kondisi hangat dan lembap. Suhu udara berada dalam rentang 26--33 derajat Celsius. Suhu lintasan akan kembali mencapai 54--56 derajat Celsius. Potensi hujan terbilang cukup tinggi, yakni sebesar 40 persen. Aksi pembalap Formula 1 di bawah kilauan lampu Marina Bay Street Circuit dapat disaksikan mengacu pada jadwal berikut:

    • Jumat, 9 Oktober 2026

    - Sesi latihan: 15:30--16:30 WIB;

    - Kualifikasi sprint: 19:30--20:14 WIB;

    • Sabtu, 10 Oktober 2026

    - Balapan sprint: 16:00--17:00 WIB;

    - Kualifikasi: 20:00--21:00 WIB;

    • Minggu, 11 Oktober 2026

    - Balapan utama: 19:00 WIB.

    Pencinta motorsport tentu tak boleh melewatkan rangkaian pekan balap Formula 1 GP Singapura 2026. Apalagi, seri tersebut menjadi tuan rumah balapan sprint untuk pertama kalinya. Siapa yang bakal finis terdepan di Marina Bay Street Circuit pada edisi kali ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More