Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Fakta Peluncuran Skuad Ducati Lenovo Team sebelum MotoGP 2026

Francesco Bagnaia saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025.
Francesco Bagnaia saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/ Liauzh)

Rangkaian peluncuran skuad MotoGP 2026 terus bergulir. Ducati Lenovo Team melangsungkan acara tersebut pada Senin (19/1/2026) sore WIB di Madonna Di Campiglio, Italia. Peluncuran tersebut menarik perhatian karena corak motor Desmosedici GP26 mengangkat tema khusus.

1. Desmosedici GP26 bercorak merah dengan garis putih ganda menandai 100 tahun berdirinya Ducati

Ducati Lenovo Team masih mempertahankan warna merah pada motor Desmosedici GP26. Kali ini, tampilan merah gelap yang diberi nama Rosso Centenario berpadu dengan garis putih ganda. Perpaduan tersebut hadir menandai peringatan seratus tahun berdirinya Ducati.

Warna merah gelap berakar dari motor Ducati 60 yang sepenuhnya diproduksi oleh pabrikan tersebut pada 1949. Itu merupakan motor pertama yang menandai masuknya Ducati ke ranah pembuatan sepeda motor. Warna tersebut juga dipakai pada motor Gran Sport Marianna rilisan 1955 yang merupakan motor balap pertama Ducati.

"Kami bangga memakai Rosso Centenario dan garis putih pada fairing Desmosedici GP baru untuk berjuang meraih gelar juara konstruktor ketujuh secara beruntun dan gelar pembalap keenam dalam daftar kehormatan kami. Ini adalah tujuan yang ambisius dan sulit memikirkan hal yang lebih banyak. Aku juga tak punya banyak tambahan saat berbicara tentang Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. Mereka adalah juara dunia, berbeda tetapi tetap pembalap juara," kata Luigi Dall'Igna selaku General Manager Ducati Corse dilansir situs resmi Ducati.

2. Marc Marquez bertekad mengembalikan kepercayaan diri mengendarai motor setelah dibekap cedera tulang belikat

Marc Marquez telah menjalani musim pertama sebagai pembalap Ducati Lenovo Team dengan sukses. Ia merengkuh titel juara dengan keunggulan 78 poin atas Alex Marquez. Ini menjadi gelar juara ketujuh sepanjang Marc Marquez berkiprah di kelas utama.

Marc Marquez sempat absen dalam empat pekan balap terakhir MotoGP 2025 akibat cedera tulang belikat kanan. Itu terjadi setelah pembalap bernomor motor 93 tersebut mengalami insiden dengan Marco Bezzecchi pada balapan utama GP Indonesia. Kondisi fisik Marc Marquez telah pulih sehingga mendapatkan kepercayaan diri saat memacu motor menjadi tujuan pertamanya. Ia berharap dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki Desmosedici GP26 sepanjang musim ini.

"Memperoleh kepercayaan diri kembali saat berkendara setelah cedera adalah target pertama. Kemudian, aku akan tampil di trek bersama Ducati Lenovo Team yang aku hormati sebaik mungkin tahun ini. Sensasinya lebih dari positif sesi latihan pertama di atas motor. Akan tetapi, tes pramusim di Malaysia akan menjadi ujian awal sesungguhnya musim ini," papar Marc Marquez dikutip MotoGP.

3. Francesco Bagnaia menjadikan momen kurang mengesankan di MotoGP 2025 sebagai pembelajaran menyongsong musim baru

Francesco Bagnaia sudah tak sabar ingin segera memacu Desmosedici GP26. Pembalap asal Italia itu berambisi meraih hasil lebih baik di MotoGP 2026. Bagnaia menjadikan momen musim lalu sebagai pembelajaran setelah gagal tampil mengesankan.

"Penting untuk melangkah hingga akhir, tidak menyerah menghadapi tiap situasi, dan belajar dari tiap pengalaman. MotoGP 2026 memiliki makna khusus. Ini kesempatan baru untuk menunjukkan potensi penuh kami pada tahun perayaan seratus tahun Ducati dengan corak warna motor yang benar-benar mengesankan," ujar Francesco Bagnaia dilansir MotoGP.

Bagnaia menelan pil pahit di MotoGP 2025. Awalnya masuk daftar penantang gelar juara, tetapi hasil akhirnya tidak memuaskan. Bagnaia hanya meraup dua kemenangan balapan utama GP Amerika Serikat dan Jepang. Ia menutup musim dengan bertengger di peringkat kelima lewat perolehan 288 poin.

Di sisi lain, Ducati Lenovo Team merengkuh gelar juara tim dengan koleksi 835 poin. Tim tersebut unggul 154 poin atas Gresini Racing. Mereka tentu ingin mengulangi prestasi yang sama pada musim ini. Peluang itu terbuka mengingat performa mereka yang terbilang oke tahun lalu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

PSSI Akui Tak Senang Performa Wasit di Paruh Pertama Super League

23 Jan 2026, 08:57 WIBSport