Gedor Inklusivitas, Liga Mahasiswa Perkenalkan Transformasi Baru

Liga Mahasiswa bertransformasi menjadi LIMA UNIFEST, festival inklusif bertema "Semua Bisa Main" untuk memperluas partisipasi mahasiswa.
LIMA UNIFEST menyatukan edukasi, aktivitas interaktif, kompetisi, unjuk bakat, hiburan, dan musik dalam satu ekosistem kampus.
Tur LIMA UNIFEST berlanjut ke sejumlah kampus di Jawa hingga akhir 2026, setelah Universitas Budi Luhur.
Jakarta, IDN Times - Liga Mahasiswa (LIMA) memilih untuk bertransformasi dari format kompetisi antaruniversitas menjadi festival inklusif bertajuk LIMA UNIFEST. Mengusung tema "Semua Bisa Main," ajang tur kampus ini berlanjut di Universitas Budi Luhur, Jakarta, pada 5-9 Oktober 2026.
Perubahan konsep ini ternyata bertujuan untuk memperluas ruang partisipasi massa mahasiswa, tidak hanya terbatas pada atlet kampus saja. Setelah Budi Luhur, LIMA UNIFEST bakal maraton ke empat kampus lagi.
1. Integrasi empat pilar utama dalam satu ekosistem in-campus

Potret keseruan LIMA UNIFEST di Universitas Budi Luhur, 5-9 Oktober 2026. (Dok. LIMA). LIMA UNIFEST menggabungkan empat elemen kegiatan terpadu, yakni Classroom (edukasi dan workshop), Playground (aktivitas interaktif), Arena (kompetisi dan unjuk bakat), serta Playfest (puncak hiburan dan musik). Pendekatan ini dirancang untuk merangkul seluruh komunitas kampus secara menyeluruh.
"Kami ingin memastikan bahwa pembinaan karakter, sportivitas, dan ruang ekspresi tidak hanya milik segelintir perwakilan kampus, tetapi dapat dinikmati oleh seluruh mahasiswa di rumah mereka sendiri," kata Direktur Utama LIMA, Junas Miradiarsyah dalam keterangan resminya
2. Grounded pada pembentukan karakter dan sportivitas mahasiswa

Potret keseruan LIMA UNIFEST di Universitas Budi Luhur, 5-9 Oktober 2026. (Dok. LIMA). Rektor Universitas Budi Luhur, Agus Setyo Budi, menyambut positif mampirnya festival di lingkungan kampusnya ini. Menurut dia, kegiatan ini menjadi sarana nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas, berbudi luhur, dan menjunjung tinggi adab.
"Bagi kami di Budi Luhur University, ini bukan sekadar festival atau agenda untuk menghabiskan kalender kegiatan kampus, melainkan wadah nyata bagi mahasiswa untuk bertumbuh. Juara sejati itu tidak diukur dari piala yang dibawa pulang, melainkan dari sportivitas, adab, serta karakter," ujar sang rektor.
3. Lanjutkan tur ke berbagai kampus di Jawa

Potret keseruan LIMA UNIFEST di Universitas Budi Luhur, 5-9 Oktober 2026. (Dok. LIMA). Setelah sukses menyambangi Universitas Surabaya (Ubaya) dan berlanjut ke Budi Luhur, LIMA UNIFEST sudah menyiapkan jalur estafet hingga akhir 2026.
Beberapa kampus yang akan disambangi adalah Telkom University Bandung (12-31 Oktober), Universitas Widyatama (2-6 November), Universitas Padjadjaran (13-21 November), dan ditutup di IPB University (30 November-4 Desember).





















