Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Selalu Kecelakaan, Marc Marquez Mau Patahkan Kutukan Mandalika

2 min read
Selalu Kecelakaan, Marc Marquez Mau Patahkan Kutukan Mandalika
Marc Marquez saat tiba di Sirkuit Mandalika, Jumat (3/10/2025). (IDN Times/Linggauni)
  • Marc Marquez belum pernah finis di Mandalika sejak MotoGP digelar di sirkuit itu pada 2022.

  • Ia mengalami kecelakaan pada 2022, terjatuh pada 2023, mesin terbakar pada 2024, dan kecelakaan lagi pada 2025.

  • Menjelang MotoGP Indonesia 2026, ia menargetkan balapan solid dan finis, dengan modal kemenangan di Jepang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Marc Marquez membawa ambisi besar untuk balapan di MotoGP Indonesia 2026, pada 9-11 Oktober. Pembalap Ducati Lenovo itu ingin mematahkan kutukan di Pertamina Mandalika International Circuit.

Marquez belum pernah bisa finis sejak Mandalika masuk kalender MotoGP pada 2022 lalu. Bisa dibilang, catatannya begitu kelam, bahkan sempat membuat pembalap berjuluk The Baby Alien itu absen menunggangi kuda besinya cukup lama.

  1. 1. Cedera, kecelakaan, hingga mesin meledak

    Pembalap MotoGP, Marc Marquez pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika pada Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Linggauni)
    Pembalap MotoGP, Marc Marquez pada sesi Practice di Sirkuit Mandalika pada Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Linggauni)

    Pemandangan Mandalika memang menghadirkan kesan manis bagi Marquez dan semua pembalap. Namun, tingkat kesulitan Mandalika menghadirkan petaka bagi kebanyakan pembalap.

    Dalam debutnya di Mandalika pada 2022 lalu, Marquez mengalami kecelakaan yang membuatnya gegar otak ringan. Nasib sialnya berlanjut pada 2023 karena terjatuh pada dua sesi balapan. Musim 2024 Marquez memang tidak terjatuh, tetapi mesin motornya terbakar.

    Pada musim 2025, Marquez yang sudah mengamankan gelar memiliki momentum untuk untuk menyentuh garis finis di Lombok. Gelar tersebut ternyata tak serta-merta menghapus kutukannya.

    Dia kembali mengalami kecelakaan akibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi di lap pertama. Insiden itu memaksanya absen di sisa musim.

  2. 2. Marquez siap akhiri kutukan

    Pembalap MotoGP, Marc Marquez, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Pembalap MotoGP, Marc Marquez, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Marquez ternyata sudah muak dengan kekelamannya di Mandalika. Pembalap yang identik dengan nomor 93 itu bahkan tak peduli dengan podium seri ini, asalkan bisa finis.

    "Di atas kertas, Indonesia secara historis bukan trek terbaik saya, dan di masa lalu saya tak pernah berhasil menyelesaikan balapan utama. Di luar ironi itu, target utama kami bersama tim adalah membalikkan tren tersebut dan menjalani akhir pekan yang solid," kata Marquez dikutip dari Crash.

  3. 3. Marquez punya kepercayaan diri

    IMG-20261007-WA0038.jpg
    Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal berbincang dengan Marc Marquez disela-sela kegiatan parade pembalap MotoGP di Kota Mataram, Rabu (7/10/2026). (IDN Times/Istimewa)

    Meski tak membidik podium, bukan berarti Marquez tidak akan berjuang keras untuk memberikan kado manis kepada para penggemarnya di Indonesia. Dia memang tak berjanji, tetapi Marquez datang dengan kepercayaan diri yang berlipat ganda berkat memenangkan seri sebelumnya di Twin Ring Motegi, Jepang.

    "GP Jepang berjalan sangat baik, kami kompetitif sepanjang akhir pekan dan bertarung memperebutkan kemenangan dengan semua yang kami miliki. Sejak Aragon, feeling saya di atas motor konsisten bagus, dan itu memberi kami rasa percaya diri," ujar Marquez.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More