Comscore Tracker

Jojo & Ginting Tampil Perdana, Ini 4 Fakta Turnamen Malaysia Masters 

Turnamennya dimulai Selasa

Pebulu tangkis Indonesia akan melakoni jadwal sibuk selama Januari ini. Selang dua hari setelah Thailand Masters 2019 selesai, Minggu (13/1/2019), para pebulu tangkis Indonesia akan langsung tampil di turnamen lainnya. Ya, mulai Selasa (15/1/2019) hingga Minggu (20/1/201) mendatang, Kuala Lumpur akan menjadi venue dari turnamen Malaysia Masters 2019.

Bila Thailand Masters punya level Super 300, Malaysia Masters levelnya Super 500. Artinya, selain menyiapkan hadiah lebih besar, pemain-pemain yang tampil juga lebih berbobot karena merupakan pemain top dunia. Berikut beberapa fakta menarik tentang turnamen Malaysia Masters ?

1. Digelar pertama kali tahun 2009, tuan rumah meraih gelar terbanyak

Jojo & Ginting Tampil Perdana, Ini 4 Fakta Turnamen Malaysia Masters twitter.com/nst_online

Malaysia Masters tahun ini merupakan edisi ke-11 sejak pertama kali digelar tahun 2009 silam. Dalam 10 tahun penyelenggaraan, dari lima sektor yang dipertandingkan, berarti telah ada 50 pemain yang meraih gelar juara. Selama itu, tuan rumah Malaysia menjadi negara peraih gelar terbanyak di turnamen yang dulunya berlabel Grand Prix Gold berhadiah 120 ribu dolar tetapi kini naik menjadi 350 ribu dolar.

Malaysia telah meraih 12 gelar di Malaysia Masters. Tunggal putra legenda Malaysia, Lee Chong Wei menjadi pemain yang paling sering juara. Dia telah lima kali juara di tahun 2009-2012 dan 2016. Kemudian ganda putra Koo Kien Keat/Tan Boon Heong pernah tiga kali juara. Namun, dua nama ini tidak akan tampil di edisi tahun ini. LCW masih dalam pemulihan setelah sembuh dari sakit. Sementara Koo/Tan sudah tidak bermain bersama.

Pemain Malaysia lainnya yang pernah meraih gelar dan akan kembali tampil di Malaysia Masters 2019 yakni pasangan ganda campuran Chan Peng Soon Goh Liu Ying (juara 2012). Akhir pekan kemarin, mereka baru saja meraih gelar perdana di tahun ini di Thailand Masters 2019.

2. Indonesia mendominasi sektor ganda putra dengan empat kali juara

Jojo & Ginting Tampil Perdana, Ini 4 Fakta Turnamen Malaysia Masters twitter.com/inabadminton

Sementara, pemain-pemain Indonesia telah meraih 10 gelar dalam 10 tahun penyelenggaraan Malaysia Masters. Dari 10 gelar juara tersebut, sektor ganda putra mampu mendominasi dengan telah menyumbangkan empat gelar. Bahkan, dalam tiga tahun terakhir, ganda putra Indonesia selalu berhasil juara.

Gelar pertama yang diraih ganda putra Indonesia di Malaysia Masters diraih oleh pasangan legendaris, Markis Kido/Hendra Setiawan di tahun 2010. Sempat lima tahun "puasa gelar", pasangan rangking 1 dunia saat ini, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya lantas menjadi juara di tahun 2016.

Setahun kemudian, giliran Berry Angriawan/Hardianto yang naik podium juara. Dan tahun 2018 lalu, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tampil sebagai juara setelah mengalahkan ganda senior tuan rumah, Goh V Shem/Tan Wee Kiong. Tahun ini, persaingan ganda putra akan sangat ketat. Salah satu rival berat ganda Indonesia adalah Goh/Tan yang baru saja menjadi juara di Thailand Masters 2019.

Dikutip dari badmintonindonesia.org, ganda putra Indonesia, Fajar/Rian berharap bisa mempertahankan gelarnya, meski mereka tidak mau terbebani target tersebut.

"Targetnya pasti pengen mempertahankan gelar, tapi tahun ini juga kan lawannya lebih berat. Jadi harus siap setiap main dan setiap babak, harus fokus terus pokoknya, jangan beban,” kata Fajar.

 

Baca Juga: Juara Thailand Masters 2019, Ini 5 Fakta Tentang Fitriani

3. Belum pernah ada tunggal putri Indonesia yang mampu juara di Malaysia Masters

Jojo & Ginting Tampil Perdana, Ini 4 Fakta Turnamen Malaysia Masters badmintonindonesia.org

Keberhasilan Fitriani menjuarai Thailand Masters 2019, Minggu (13/1/2019), menjadi angin segar bagi sektor tunggal putri Indonesia jelang tampil di Malaysia Masters 2019. Sukses Fitriani itu akan membuat tunggal putri Indonesia tampil lebih termotivasi untuk meraih gelar pertama di turnamen yang akan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur ini.

Ya, sejak Malaysia Masters 2019 digelar pada 2009 silam, belum pernah ada tunggal putri Indonesia yang menjadi juara. Harapan untuk meraih gelar pertama, ada pada trio tunggal putri Pelatnas, Fitriani, Gregoria Mariska dan Ruselli Hartawan.

Di putaran pertama, Fitriani akan bertemu pemain kualifikasi. Sementara Gregoria Mariska Tunjung langsung bertemu lawan berat, yakni Ratchanok Intanon dari Thailand. Sementara Ruselli Hartawan akan merangkak melalui babak kualifikasi.

Di Malaysia Masters tahun lalu, PBSI mengirimkan Fitriani dan Hanna Ramadini yang kini tidak lagi di Pelatnas. Hasilnya, keduanya langsung terhenti di putaran pertama. Semoga tahun ini bisa lebih baik.

4. Empat tahun paceklik gelar di tunggal putra, tantangan bagi Ginting dan Jojo

Jojo & Ginting Tampil Perdana, Ini 4 Fakta Turnamen Malaysia Masters twitter.com/bultangholic

Selain tunggal putri, Indonesia juga cukup lama paceklik gelar di tunggal putra. Setidaknya dalam empat tahun terakhir, tidak ada tunggal putra Indonesia yang berhasil membawa pulang gelar dari Malaysia Masters. Kali terakhir tunggal putra Indonesia juara di Malaysia Masters, terjadi pada tahun 2014 silam lewat Simon Santoso. Kala itu, Simon mengalahkan pemain India, Sourabh Varma.

Tahun ini, harapan untuk meraih gelar di tunggal putra, ada pada Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan "Jojo" Christie. Turnamen Malaysia Masters 2019 akan menjadi penampilan perdana di tahun ini bagi dua tunggal putra yang diproyeksikan memburu 'tiket' Olimpiade 2020 ini.

Di putaran pertama pada Rabu (15/1/2019), Jojo akan bertemu pemain Denmark, Jan O Jorgensen. Sementara Ginting akan menghadapi pemain Thailand, Khosit Phetpradab.

Tahun lalu, Ginting dan Jojo sama-sama terhenti di perempat final. keduanya dikalahkan pemain Denmark. Jojo kalah dari Viktor Axelsen, sedangkan Ginting kalah dari pemain senior, Hans Kristian Vittinghus. Kali ini, Ginting berharap bisa meraih hasil lebaih baik. Minimal ke delapan besar dan semifinal.

"Tapi drawingnya juga kan nggak mudah. Jadi saya nggak mau fokusin untuk target capaian dulu. Tapi lebih melakukan yang terbaik di setiap pertandingannya nanti. Nggak ada lawan yang bisa dipandang sebelah mata,” ujar Ginting dikutip dari situs resmi PBSI.

Menarik ditunggu apakah pemain-pemain Indonesia bisa tampil maksimal dan membawa pulang gelar dari Malaysia Masters 2019. Utamanya di nomor yang belum pernah dijuarai, yakni tunggal putri. Serta bisakah memperpanjan dominasi di sektor ganda putra. Selamat berjuang para wakil Indonesia, mari doakan yang terbaik untuk mereka.

Baca Juga: Berprestasi, Inilah 5 Inspirasi dari Para Juara Thailand Masters 2019

Hadi Santoso Photo Verified Writer Hadi Santoso

cinta menulis seperti mencintai sepak bola dan bulutangkis

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Just For You