Balapan Moto2 dan Moto3 di Sirkuit Mandalika pada, Jumat—Minggu (9—11/10/2026) berlangsung panas. Bukan hanya karena suhu yang sempat mencapai 65 derajat celcius, melainkan juga persaingan yang ketat. Setiap pembalap berlomba jadi yang terbaik.
Drama pun sempat terjadi. Balapan Moto2 diwarnai bendera merah karena terjadi kecelakaan yang melibatkan empat pembalap. Salah satu yang terlibat adalah Daniel Holgado (CFMOTO Aspar Team) yang kemudian finis di podium ketiga. Saat balapan dimulai kembali, nasib sial kemudian dialami Alex Escrig (KLINT Racing Team).
Escrig sejatinya memimpin sejak lap pertama. Untuk 12 lap berikutnya ia tetap berada di posisi terdepan, bahkan bisa mencetak best race lap dengan waktu 1 menit 32,497 detik. Sayangnya, motornya mengalami kerusakan mekanis alias mogok ketika balapan menyisakan dua putaran terakhir. Escrig gagal finis dan kemenangan pun jadi milik Izan Guevara (BLU CRU Pramac Yamaha).
Di Moto3, Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) merebut pole position. Saat balapan ia finis ketiga di belakang David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) yang runner-up. Sementara itu, Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) menang dengan gap hampir 3 detik.
Selama pekan balap di seri Indonesia, beberapa pembalap mengalami hasil buruk. Di sisi lain, ada juga pembalap yang merayakan prestasi gemilang. Paling membanggakan, ada pembalap yang merebut gelar juara dunia pertamanya. Apa saja hal serbapertama yang tercipta di Sirkuit Mandalika? Berikut ini ulasannya!
