Kala Dewa United Banten Coba Padukan Unsur Basket AS dan Eropa

Dewa United Banten menunjuk David “Dave” Singleton sebagai pelatih kepala dan Gustas Maskoliunas sebagai asisten pelatih untuk menghadapi IBL musim 2027.
Dave, yang sebelumnya kerap menjadi rival Dewa United saat melatih Prawira Bandung dan Pelita Jaya, kini memimpin pemain klub tersebut bersama Gustas.
Kombinasi pendekatan basket AS dan Eropa diharapkan membentuk tim kuat; keduanya dikontrak setahun dengan evaluasi mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk chemistry tim.
Jakarta, IDN Times - Dewa United Banten serius dalam mempersiapkan tim untuk Indonesian Basketball League (IBL) musim 2027. Mereka bahkan berupaya memadukan gaya basket Amerika Serikat (AS) dan Eropa.
Upaya itu hadir tatkala mereka menyatukan David 'Dave' Singleton dan Gustas Maskoliunas di tim kepelatihan Dewa United Banten. Dave selaku pelatih kepala, sedangkan Gustas sebagai asisten pelatih.
Peresmian Dave dan Gustas sebagai pelatih dan asisten pelatih Dewa United digelar di Dewa United Academy, Jumat (2/10/2026) malam WIB. Mereka akan jadi nakhoda baru tim untuk musim depan.
1. Dari pesaing, akhirnya berada dalam satu kapal

Perkenalan David 'Dave' Singleton dan Gustas Maskoliunas sebagai pelatih dan asisten pelatih baru Dewa United Banten. (IDN Times/Sandy Firdaus) Ditemui awak media di Dewa United Academy, Jumat, Dave mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Dewa United Banten sudah lama. Dulu, mereka adalah pesaing.
Ketika Dave menangani Prawira Bandung dan Pelita Jaya Jakarta, dia selalu menghadapi Dewa United Banten sebagai lawan. Kali ini, mereka berada dalam kapal yang sama.
"Jadi, kesempatan untuk datang ke tempat seperti ini, sekaligus melatih para pemain yang ada di sini, bagi saya merupakan keputusan dan kesempatan yang sangat menarik," kata Dave.
2. Tentang gaya basket AS dan Eropa yang berpadu

Perkenalan David 'Dave' Singleton dan Gustas Maskoliunas sebagai pelatih dan asisten pelatih baru Dewa United Banten. (IDN Times/Sandy Firdaus) Dave adalah sosok yang kental dengan basket AS. Dia paham betul budaya basket AS. Hal itu pun akan berpadu dengan budaya basket Eropa yang dibawa oleh Gustas.
Gustas meyakini, perpaduan ini akan menghadirkan gaya permainan yang menarik di Dewa United Banten. Apalagi, basket Eropa dan AS adalah dua kekuatan basket yang besar di dunia.
"Basket Eropa dan basket Amerika, menurut saya, adalah dua kekuatan terbesar dalam dunia basket. Jadi, kalau kami bisa memadukannya dengan tepat, kami akan memiliki tim yang sangat bagus," ujar Dave.
3. Tentang kontrak para tim pelatih

Perkenalan David 'Dave' Singleton dan Gustas Maskoliunas sebagai pelatih dan asisten pelatih baru Dewa United Banten. (IDN Times/Sandy Firdaus) Presiden Dewa United Banten, Michael Oliver Wellerz atau akrab disapa Michael OW, mengatakan, tim-tim kepelatihan ini akan bersama Dewa United Banten selama satu tahun.
Terkait penilaian kinerja mereka, Michael menyebut tak akan serta merta memecat atau memberhentikan secara asal-asalan. Dia mengatakan, akan ada variabel-variabel yang digunakan untuk menilai kinerja Dave dan Gustas.
"Kita gak bisa bilang kalau gagal itu selalu salah pelatih, tapi kegagalan itu kan kadang kita lihat, mungkin chemistry-nya anak-anak kita lagi kurang bagus atau apa, semuanya. Kita juga harus lihat, kan," kata Michael.
Akankah Dave dan Gustas berhasil mengawinkan basket AS dan Eropa di Dewa United Banten pada IBL 2027 nanti?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)





















