Franco Colapinto memperlihatkan kinerja oke selama pekan balap GP Kanada 2026. Pembalap asal Argentina itu sempat mengalami masalah pada mesin mobilnya sehingga melewatkan sesi latihan pertama. Masalah tersebut rupanya tak terlalu mengganggu performa Colapinto.
Ia nyaris meraih poin pada balapan sprint. Colapinto menuntaskan sesi balapan tersebut di posisi kesembilan. Colapinto mengungguli Pierre Gasly yang melintasi garis finis di posisi ke-20.
Tren positif Colapinto berlanjut pada balapan utama. Ia langsung naik ke posisi ketujuh pada lap kedua setelah memulai balapan dari posisi kesepuluh. Pada lap 30, Colapinto naik ke posisi keenam setelah mobil George Russell berhenti di trek karena adanya masalah teknis.
Virtual safety car (VSC) muncul untuk memberi waktu kepada marshall mengevakuasi mobil Russell. Alpine memanfaatkan kesempatan untuk memanggil Colapinto masuk ke pit untuk mengganti ban kepada jenis hard. Sempat terjadi insiden Colapinto menabrak dinding pembatas saat keluar dari pit. Itu terjadi akibat ban belum mencapai suhu optimal sehingga mobil sulit dikendalikan.
Beruntung, hanya ban kiri depan saja yang berbenturan dengan dinding pembatas. Colapinto tetap berada di posisi keenam hingga bendera finis berkibar. Ini menjadi hasil terbaiknya sepanjang berkiprah di Formula 1.
"Kami sadar mendapat keuntungan dari nasib kurang beruntung tim lain. Tidak pernah terasa menyenangkan memperoleh hal tersebut dari masalah mereka. Namun, kami memaksimalkan semua yang kami punya dan berhasil menuntaskan balapan," kata Franco Colapinto dilansir Formula 1.