2 Pemain Muda Wakili Indonesia dalam Forum di Markas PBB

- Dua pemain muda, Elang Cikal Brajananta dan M Elyas Aryo Saputro, mewakili Indonesia di forum PBB bertema kesehatan mental dan kesejahteraan pemuda melalui sepak bola.
- Keduanya terpilih lewat seleksi kolaboratif antar kementerian dan lembaga karena rekam jejak kepemimpinan, kontribusi olahraga, serta kemampuan komunikasi yang dinilai layak mewakili Indonesia.
- Elang menegaskan pentingnya peran olahraga sebagai diplomasi budaya dan berharap pengalaman di forum global ini menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Jakarta, IDN Times - Sebanyak dua pemain muda mewakili Indonesia sebagai delegasi dalam program internasional "One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being", di kantor Pusat Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Kedua pemain muda itu adalah Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam momen ini, keduanya mewakili Indonesia dalam forum internasional yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk membahas peran sepak bola dalam mendukung kesehatan mental dan kesejahteraan generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, Indonesia akan memperkenalkan pendekatan Football for Mental Health yang diimplementasikan melalui Liga Universitas Coca-Cola. Sesi keduanya dijadwalkan berlangsung pada Jumat (17/7/2026).
1. Dipilih lewat seleksi ketat
Elang dan Elyas lolos setelah melalui proses seleksi ketat yang melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu), United Nations Resident Coordinator Office (UNRCO) Indonesia, serta penyelenggara Liga Universitas Coca-Cola.
Pemilihan kedua mahasiswa tersebut merupakan hasil proses merit-based selection yang dilaksanakan secara kolaboratif oleh. Mereka dianggap memenuhi penilaian secara komprehensif dengan terdiri atas rekam jejak kepemimpinan, kontribusi dalam pengembangan olahraga dan kepemudaan, kemampuan komunikasi, hingga kesiapan untuk merepresentasikan Indonesia dalam forum internasional.
2. Membuktikan kelayakan di dalam dan luar lapangan
Elang merupakan kapten tim STKIP Pasundan di Liga Universitas Coca-Cola 2026 yang telah menekuni sepak bola kompetitif selama lebih dari 13 tahun. Kepemimpinannya di dalam maupun luar lapangan, konsistensinya dalam pengembangan olahraga, serta kepeduliannya terhadap pemberdayaan pemuda menjadi alasan utama dirinya dipercaya mewakili Indonesia.
Sementara, Elyas merupakan Presiden PS ITB yang memimpin organisasi sepak bola mahasiswa dengan lebih dari 150 anggota. Pengalamannya membangun komunitas olahraga kampus, menginisiasi berbagai program pengembangan mahasiswa, serta menjembatani kolaborasi di lingkungan perguruan tinggi dinilai mencerminkan nilai inklusivitas, kepemimpinan, dan kesejahteraan mental yang menjadi fokus utama forum PBB.
"Kami sangat bangga dapat memberangkatkan delegasi muda terbaik ke New York untuk berpartisipasi dalam UN Youth Programme bertema One World, One Game, One Goal. Melalui Liga Universitas Coca-Cola, kami berkomitmen untuk menyediakan platform aktivitas mahasiswa yang tahun ini menyuarakan kampanye Play for Peace sekaligus mengawal isu kesehatan mental generasi muda. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh pihak, khususnya Qatar Airways sebagai Official Airline Partner yang telah mewujudkan perjalanan bermakna ini. Semoga kolaborasi ini dapat menginspirasi para pemuda untuk membawa perubahan positif di kancah internasional," kata Direktur Garuda Gemah Nusantara, Rizky Aidi, selaku operator Liga Universitas Coca-Cola dalam pernyataan resminya.
3. Tanggung jawab besar dalam diplomasi olahraga
Elang mengaku bangga sekaligus menyadari besarnya tanggung jawab yang diemban untuk membawa nama Indonesia di forum PBB. Baginya, kesempatan itu merupakan beban besar karena membawa nama Indonesia, sekaligus menjadi sebuah bukti jika olahraga saat ini bisa menjadi alat diplomasi secara kultural.
"Kesempatan ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membuktikan olahraga dapat membuka pintu menuju pengalaman dan kolaborasi di tingkat internasional. Saya sangat bersyukur dapat membawa nama Indonesia dalam forum global, bertemu dengan pemuda dari berbagai negara, serta saling bertukar perspektif mengenai kepemimpinan, olahraga, dan pemberdayaan generasi muda," kata Elang.
Elang berharap pengalaman ini tidak berhenti sebagai perjalanan pribadi, tetapi menjadi inspirasi bagi lebih banyak anak muda Indonesia untuk berani bermimpi, terus mengembangkan diri, dan percaya kerja keras serta konsistensi dapat membawa anak-anak muda ke panggung dunia.
"Saya juga berharap ilmu, pengalaman, dan jaringan yang saya peroleh di New York dapat saya bawa pulang untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan olahraga dan kepemudaan di Indonesia," kata Elang.



















