Trionda Final, Dari Adidas Untuk Laga Puncak Piala Dunia 2026

- Adidas memperkenalkan Trionda Final sebagai bola resmi untuk laga puncak Piala Dunia 2026, debut sejak semifinal Prancis vs Spanyol.
- Trionda Final tampil dengan dominasi warna emas dan hitam, menampilkan elemen empat kota fase akhir serta ornamen grafis segitiga dari kota tuan rumah lainnya.
- Dilengkapi teknologi Connected Ball berbasis AI, bola ini mengirim data real time untuk membantu wasit dan analisis pertandingan di laga perebutan tempat ketiga serta final.
Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 segera memasuki partai puncak. Ajang terbesar sepak bola dunia ini akan menggelar laga perebutan tempat ketiga dan final. Adidas pun mempersembahkan Trionda Final.
Trionda Final ini adalah persembahan dari adidas untuk laga puncak Piala Dunia 2026, dan sudah dipakai sejak semifinal lalu. Bola ini sudah memulai debutnya saat laga Prancis lawan Spanyol.
1. Apa beda dengan Trionda sebelumnya?
Berbeda dengan bola resmi sebelumnya yang mengusung kombinasi warna merah, biru, hijau, dan putih sebagai simbol tiga negara tuan rumah, Trionda Final hadir dengan dominasi warna emas dan hitam.
Perubahan desain tersebut menjadi penanda dimulainya fase penentuan sekaligus memberikan identitas khusus untuk pertandingan-pertandingan paling bergengsi di Piala Dunia 2026.
Empat kota yang menggelar pertandingan fase akhir, yaitu Dallas, Atlanta, Miami, serta New York/New Jersey, ditampilkan sebagai elemen utama dalam motif dari Trionda Final ini.
Sementara itu, kota tuan rumah lainnya seperti Boston, Guadalajara, Houston, Kansas City, Los Angeles, Mexico City, Monterrey, Philadelphia, San Francisco Bay Area, Seattle, Toronto, dan Vancouver diwakili melalui ornamen grafis berbentuk segitiga yang menyatu dalam keseluruhan desain.
2. Apa teknologi baru yang disajikan bola ini?
Selain tampil dengan wajah baru, Trionda Final juga dibekali teknologi terkini berbasis artificial intelligence (AI). Teknologi itu bernama Connected Ball Technology.
Teknologi tersebut memungkinkan bola mengirimkan data secara real time kepada sistem pertandingan untuk membantu perangkat wasit mengambil keputusan dengan lebih cepat dan akurat.
Keberadaan fitur AI juga mendukung analisis jalannya pertandingan, sehingga berbagai situasi penting di lapangan dapat dipantau secara lebih presisi sepanjang laga berlangsung.
3. Akan mnenghiasi laga perebutan tempat ketiga dan final
Setelah digunakan pada semifinal Prancis kontra Spanyol dan Inggris lawan Argentina, Trionda Final akan terus menjadi bola resmi dalam sisa pertandingan Piala Dunia 2026.
Trionda Final akan kembali digunakan pada laga perebutan posisi ketiga antara Prancis lawan Inggriis, hingga laga final antara Spanyol lawan Argentina. Bola ini akan jadi saksi juara Piala Dunia 2026.


















