Jakarta, IDN Times - Meski harus absen dalam balapan MotoGP Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez akibat cedera, Maverick Vinales mengumbar pernyataannya tentang ajang balap motor bergengsi ini yang penuh risiko dan adrenalin.
Pembalap Tech3 KTM itu menggambarkan MotoGP bukan sekadar olahraga, melainkan olahraga ekstrem yang hanya bisa dipahami mereka yang menjalaninya langsung.
“Memakai helm dan hanya berpikir untuk melaju secepat mungkin. Seperti masuk ke dunia lain. Kalau tidak terbiasa dengan kecepatan, kamu tidak bisa jadi pembalap. Bagi saya, menjadi pembalap adalah kebebasan,” kata Vinales dikutip laman resmi MotoGP.