Kenalin Nih Zhenya, Atlet Figure Skating yang Suka Cover Tarian EXO

Tarian itu ia lakukan di atas ice rink lho. Usianya juga masih 19 tahun

Evgenia Medvedeva atau biasa dipanggil Zhenya merupakan nama yang terkenal di dunia figure skating karena prestasinya yang mengagumkan. Remaja kelahiran 1999 itu telah berkarier di dunia figure skating sejak usia 3 tahun.

Tentunya perjalanan karier tersebut menemui berbagai tantangan dan hambatan. Namun ia tidak pernah menyerah untuk menghadapinya.

1. Awal mula Evgenia mengikuti figure skating untuk memperbaiki postur tubuhnya

instagram.com/jmedvedeva

Alasan utama ia mengikuti figure skating bukan karena ibunya yang juga seorang atlet figure skating. Dikutip dari Rbth.com, ia mulai mempelajari olahraga tersebut untuk memperbaiki postur tubuhnya yang tidak begitu baik. Melebihi ekspektasi, ternyata Zhenya mampu untuk meraih kemenangan di berbagai kompetisi figure skating.

2. Telah memecahkan rekor dunia berkali-kali

instagram.com/evgenia_medvedeva_fan_

Evgenia berhasil memecahkan rekor dunia berkali-kali berkat programnya yang seimbang. Ia adalah skater pertama yang menyabet emas di kompetisi senior figure skating dunia, setelah di tahun sebelumnya ia menyabet emas di kompetisi junior tingkat dunia.

Dikutip dari Vavel.com, ia juga skater pertama yang memenangkan juara dunia junior dan senior tiga tahun berturut-turut. 2015 World Junior Championship, 2016 World Championship, dan 2017 World Championship.

Saat ini ia adalah pemegang rekor tertinggi untuk kategori free program dan total kombinasi skor figure skating kategori putri. Sampai saat ini Zhenya telah memecahkan total sebanyak 13 rekor dunia.

3. Ciri khas tekniknya adalah lompatan dengan variasi tano dan rippon

ctvnews.ca

Biasanya para atlet ketika melompat meletakkan tangannya menyilang di depan dada. Namun berbeda dengan Zhenya. Ia meletakkan satu tangannya di atas kepala dan satu lagi di depan dadanya. Teknik yang disebut tano tersebut bisa memperbesar poinnya, dan membuat skornya menjadi lebih tinggi.

Ia juga menggunakan variasi rippon untuk lompatannya, yakni meletakkan dua tangan di atas kepala ketika melompat.

4. Evgenia mengombinasikan akting pantomim ke dalam programnya

instagram.com/evgeniamedvedeva_forever

Satu lagi ciri khas yang dimiliki Zhenya. Biasanya para skater hanya melakukan koreografi dengan ekspresi wajah yang tidak begitu ditonjolkan. Namun, Zhenya menambahkan unsur akting pantomim yang membuat ekspresi dan penyampaian cerita koreografinya lebih hidup.

5. Evgenia sangat menyukai anime Jepang dan Kpop

wallpapercave.com

Evgenia menulis pada profil media sosialnya sebagai pecinta anime dan Kpop. Ia sangat menyukai anime terutama Sailor Moon. Bahkan ia membuat program gala exhibition-nya dengan lagu dan kostum Sailor Moon.

Ia juga sangat menyukai anime Yuri on Ice dan pernah dibuatkan gambar ilustrasi oleh Tadashi Hiramatsu, seorang desainer Yuri on Ice. Tidak hanya itu, ia dan sang pengarang juga berteman dekat.

Selain budaya Jepang, Zhenya juga menyukai budaya Korea terutama Kpop. Ia adalah seorang penggemar berat EXO dan beberapa kali cover tarian EXO di atas ice rink. Tidak hanya tarian, tetapi lagu-lagunya tersebut sangat membantu Zhenya untuk lebih tenang sebelum kompetisi.

Beruntung seperti mimpi yang menjadi nyata, ia berhasil bertemu dan foto bersama EXO pada penutupan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang beberapa waktu yang lalu.

6. Ia bersahabat erat dengan dua skater dari negara lain, yaitu Misha Ge dan Yuzuru Hanyu

instagram.com/evgenia_medvedeva_fan_

Zhenya, Misha, dan Yuzu terkenal sebagai trio yang berteman dekat. Misha adalah skater asal Uzbekiztan dan Yuzu berasal dari Jepang. Ketiganya memiliki kesukaan tiga karakter animasi yang berbeda. Misha menyukai Lilo and Stitch, Yuzu menyukai Winnie the Pooh,dan Zhenya menyukai Sailor Moon.

Misha juga menyukai Kpop, yakni BTS. Sementara Zhenya menyukai EXO. Walaupun demikian, keduanya tetap bisa berteman dengan baik. Interaksi trio tersebut merupakan salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu penggemar ketika kompetisi.

7. Kerja keras dan disiplinnya patut diacungi jempol

instagram.com/evgenia_medvedeva_fan_

Meski Zhenya bisa sangat menyukai anime dan Kpop namun ia bisa membagi waktunya dengan baik. Kapan waktunya ia berlatih, belajar, dan kapan waktunya ia bersenang-senang. Biasanya ia lebih aktif di media sosial ketika kompetisi berakhir dan sering vakum ketika sibuk-sibuknya latihan.

Meski tidak dianugerahi postur tubuh yang baik sejak lahir namun dengan kerja keras ia berhasil memperbaikinya. Hingga ia mampu berkompetisi di tingkat internasional dan menginspirasi dunia.

Meski ia bisa mengambil waktu liburan selama seminggu lebih setelah kompetisi, tetapi ia memilih mengambil libur sehari saja. Libur sehari dan esoknya langsung latihan lagi. Ia terkenal sangat disiplin dan keras terhadap dirinya sendiri. Hingga saking kerja kerasnya menyebabkan ia cedera di kakinya tepat tiga bulan sebelum olimpiade.

8. Meski tidak mendapat emas di Pyeongchang 2018, ia tetap berjiwa besar dengan kekalahannya

instagram.com/newradio.ru

Figure skating adalah olahraga yang sangat kompetitif. Meski berhasil mencetak rekor dunia namun tidak membuatnya mendapatkan medali emas. Zhenya mendapatkan silver sementara Alina Zagitova, rekan satu timnya lah yang mendapatkan emas.

Meski ada perasaan kecewa namun Zhenya tetap berbesar hati dengan kekalahannya dan kemenangan rekan satu timnya. Ia dengan hangat dan bangga menyalami Alina yang mengharumkan nama negaranya. Ia juga dengan senang hati menemani Alina yang masih agak canggung untuk lebih terbiasa di tahun kompetisi senior pertamanya itu.

Meski menghadapi berbagai tantangan, kemenangan, dan kekalahan, tidak membuat Zhenya menjadi pribadi yang cepat puas. Ia selalu belajar dan berlatih untuk lebih baik lagi di kompetisi berikutnya.

Line Ads

Topic:

  • Irma Yudistirani

Just For You

I Want More !