Mengapa Fernando Alonso Tetap Bersama Aston Martin di F1 2027?

- Fernando Alonso memperpanjang kontraknya dengan Aston Martin hingga akhir 2027, setelah mempertimbangkan masa depan tim bersama pemilik Lawrence Stroll dan kepala tim Adrian Newey.
- Meski Aston Martin terpuruk di posisi ke-10 konstruktor dengan 3 poin pada 2026, Alonso yakin masih mampu bersaing, dibuktikan finis kesembilan dari старт ke-18 di GP Belanda.
- Perpanjangan ini memberi Aston Martin kontribusi Alonso untuk proyek jangka panjang, sementara pembalap 45 tahun tersebut menuntut kedisiplinan kerja dan peningkatan pengembangan mesin demi musim depan.
Fernando Alonso telah memastikan nasibnya bersama Aston Martin selepas Formula 1 2026. Pembalap asal Spanyol itu memutuskan bertahan dengan meneken perpanjangan kontrak berdurasi hingga pengujung 2027. Aston Martin resmi mengumumkan hal tersebut pada Selasa (29/9/2026) malam WIB.
Keputusan ini menjadikannya sebagai pembalap tertua di grid Formula 1 musim depan. Sejumlah faktor membuat Alonso memilih tetap berada di balik kemudi mobil ajang balap jet darat tersebut.
1. Masa depan Fernando Alonso sempat menjadi sorotan imbas performa buruk Aston Martin di Formula 1 2026
Masa depan Fernando Alonso sempat menjadi perbincangan pada awal Formula 1 2026. Itu tak lepas dari hasil buruk Aston Martin di kejuaraan. Tim yang berbasis di Silverstone, Inggris, tersebut berada di peringkat kesepuluh dalam klasemen konstruktor lewat perolehan tiga poin berdasarkan data StatsF1 per 2 Oktober 2026.
Hasil mengecewakan ini tak lepas dari performa AMR26 yang jauh dari kata memuaskan. Honda sebagai pemasok mesin masih tertinggal dari segi performa dan keandalan. Tidak mengherankan apabila Alonso dan Lance Stroll lebih sering berkutat di barisan belakang.
Di sisi lain, pembalap bernomor mobil 14 itu tidak terburu-buru mengambil keputusan sehingga memiliki waktu untuk mempertimbangkan keputusannya untuk musim depan. Alonso juga berbincang dengan Lawrence Stroll selaku pemilik tim dan Adrian Newey yang menjabat kepala tim. Pada akhirnya, Alonso memilih tetap berkompetisi bersama Aston Martin.
2. Fernando Alonso memutuskan bertahan karena masih yakin terhadap kemampuannya bersaing di lintasan
Keputusan Fernando Alonso bertahan di Aston Martin salah satunya karena keyakinan masih memiliki kemampuan bersaing di level tertinggi. Pemilik dua gelar juara Formula 1 itu mengaku tetap ingin berada di sirkuit dan menjalani rutinitas menghadapi pekan balap. Kemudian, Alonso mengenang kembali momen saat dirinya angkat kaki dari Formula 1 dan mengambil jeda selama 2 tahun, yakni pada 2019--2020.
"Ketika aku mengambil waktu jeda dari Formula 1, aku menonton balapan di rumah dan merasa tidak nyaman. Aku tidak bahagia duduk di sofa ketimbang berada di sirkuit. Aku merasa seharusnya bisa menjalani semua ini dengan cara berbeda. Saat itu, aku pikir seharusnya diriku kembali balapan karena masih merasa menjadi bagian dari lintasan dan kokpit," kenang Fernando Alonso dalam wawancara dengan Formula 1 jelang pekan balap GP Bahrain di Sirkuit Sepang.
Keyakinan Alonso mengenai performanya di lintasan saat mengemudikan mobil Aston Martin bukan hal berlebihan. Ia telah menunjukkannya lewat capaian di GP Belanda 2026. Memulai balapan dari posisi ke-18, pembalap yang kini berusia 45 tahun itu mampu menuntaskan balapan di posisi kesembilan. Hasil tersebut setidaknya memberi sinyal kinerja Alonso yang masih oke di tengah kondisi kemampuan mobil AMR26 yang kurang kompetitif.
3. Keputusan Fernando Alonso menjadi angin segar sekaligus tantangan bagi Aston Martin di Formula 1 2027
Keputusan Fernando Alonso memperpanjang kontrak menjadi kabar baik bagi Aston Martin. Mereka masih bisa memanfaatkan kontribusi Alonso untuk proyek jangka panjang tim. Ini juga menjadi tanda keyakinan Alonso terhadap proyek yang sedang dibangun sehingga memantik motivasi seluruh elemen di Aston Martin untuk membenahi kekurangan yang ada.
Alonso tak menampik pernah membahas tentang perannya di Aston Martin setelah tidak lagi menjadi pembalap. Akan tetapi, fokusnya saat ini adalah tetap bersaing di lintasan melawan pembalap lainnya. Alonso tidak mau berkomentar tentang peluang Aston Martin pada musim depan. Meski begitu, ia mengharapkan peningkatan kinerja dari kru Aston Martin demi kembali bertarung di barisan depan.
"Aku tidak ingin membuat janji dan mendengarkan janji. Aku hanya ingin melihat kedisiplinan dalam cara kami bekerja, terutama dalam pengembangan mesin. Itulah harapan terbesar kami untuk musim depan," kata Fernando Alonso dikutip Formula 1.
Alonso telah menetapkan langkahnya selepas Formula 1 2026. Kini, Aston Martin perlu bekerja keras menciptakan paket mobil kompetitif bagi Alonso musim depan. Jika berhasil, bukan tidak mungkin Alonso bisa kembali bertarung secara intens di barisan depan, atau setidaknya mencetak poin lebih banyak ketimbang musim ini.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















