Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

AJ Manas, Sensasi Starboy Filipina 'The Next Efren Reyes'

ilustrasi permainan biliar
ilustrasi permainan biliar (unsplash.com/Christian Wiediger)

Jutaan mata pencinta biliar internasional tengah tertuju ke fenomena baru dari Asia, tepatnya dari Filipina. Jika dekade lalu dunia mengenal Efren "The Magician" Reyes sebagai standar sensasional di atas meja biliar, kini muncul nama Albert James "AJ" Manas yang jadi sorotan.

Memasuki awal 2026, pemuda yang dijuluki Starboy ini bukan lagi sekadar talenta potensial. Ia telah menjelma ancaman nyata bagi para pemain elite dunia. Namanya kian melambung setelah performa fenomenalnya di Reyes Cup 2025. Di sana ia tidak hanya membantu Team Asia mendominasi Team Europe, tetapi juga membawa pulang gelar individu paling prestisius.

Siapa sebenarnya AJ Manas, sang sensasi biliar Filipina yang digadang bakal meneruskan legasi Efren Reyes di kancah biliar internasional?

1. Starboy yang melejit dari kerasnya akar rumput biliar Filipina

Awal 2026 pembuktian AJ Manas. Gelar MVP di Reyes Cup 2025 bukanlah kebetulan semata. Pemuda berusia 18 tahun ini sudah bertransformasi menjadi idola baru di Manila.

Mengutip laporan dari Matchroom Pool, Manas menunjukkan ketenangan luar biasa saat ia menumbangkan salah satu juara dunia yang disegani, Fedor Gorst. Kemenangannya di hadapan publik sendiri di Gateway Mall, Quezon City, menjadi bukti bahwa tekanan ribuan pasang mata justru menjadi bahan bakar bagi permainannya.

Kehebatan AJ Manas bukan lahir di akademi yang megah, melainkan di gang-gang sempit dan aula biliar di dalam pasat atau di pinggir jalan yang menjamur di seluruh Filipina. Sejarah biliar di negara ini memang unik karena telah menjadi salah satu jalan keluar dari kemiskinan jutaan pemuda sejak diperkenalkan oleh militer Amerika Serikat pada awal abad ke-20. Melansir VICE, biliar di Filipina bukan sekadar hobi, melainkan instrumen bertahan hidup melalui sistem "money games" atau judi kecil-kecilan yang sangat kompetitif.

Budaya akar rumput ini menciptakan pemain-pemain dengan mental baja. Di tempat-tempat seperti Manila atau Mindanao, anak-anak kecil sudah terbiasa bermain di meja kayu yang tidak rata dengan bola yang sudah aus di tengah cuaca panas yang menyengat. Pengalaman bertaruh untuk uang makan sehari-hari menciptakan tekanan yang jauh lebih menantang daripada turnamen resmi mana pun. Inilah penjelasan paling masuk akal mengapa pemain seperti AJ Manas tetap tenang saat menghadapi juara dunia. Bagi mereka, tekanan di panggung besar hanyalah permainan anak-anak dibandingkan kerasnya kompetisi di sudut-sudut gang atau di dalam pasar Manila.

2. Bayang-bayang Efren 'The Magician' Reyes

Berbicara tentang biliar di Filipina tanpa menyebut Efren "Bata" Reyes adalah mustahil. Reyes, yang dikenal sebagai pemain terbaik sepanjang masa, meletakkan standar kreativitas dalam biliar yang sulit dicapai banyak orang. Nama Efren Reyes menjadi besar karena ia kerap menunjukkan pukulan yang seolah melawan hukum fisika. Itu belum termasuk ratusan gelar bergengsi yang menghiasi kabinet kariernya. Efren Reyes memulai kariernya persis seperti AJ Manas, seorang anak kecil yang tidur di atas meja biliar karena tidak memiliki tempat tinggal hingga akhirnya menaklukkan dunia pada 1999 dengan menjuarai World Nine-ball Championship.

AJ Manas sering disebut sebagai "The Next Reyes" bukan hanya karena kemampuan teknisnya, tetapi karena kesederhanaan karakternya. Melansir CBN Sports, sang legenda Francisco "Django" Bustamante sendiri yang memilih AJ Manas masuk ke Team Asia dalam Reyes Cup 2025 karena melihat kemiripan insting permainan Manas dengan Reyes di masa muda. Manas memiliki kemampuan membaca posisi bola yang sangat intuitif khas "The Magician" yang sulit diajarkan melalui teori. Kemampuan seperti ini hanya bisa didapat dari jam terbang bermain ribuan jam di meja-meja biliar lokal.

3. Karier AJ Manas yang melejit di usia muda

Karier AJ Manas melesat cepat dalam 3 tahun terakhir. Berdasarkan data dari Matchroom Pool dan WNT TV, ia mulai mencuri perhatian internasional saat memenangi Hanoi Junior Open 2023 di Vietnam. Kemenangan itu adalah sinyal awal bahwa ia telah melampaui level pemain seusianya. Tak lama setelah itu, ia menjadi runner-up di TE Capital Nineball Open yang membuktikan bahwa ia pun sanggup bersaing dengan pemain profesional dewasa.

Puncak prestasinya terjadi pada 2025 di ajang Reyes Cup, sebuah turnamen gaya Ryder Cup yang mempertemukan tim terbaik Asia melawan Eropa. Manas tidak hanya menjadi pemain termuda di tim tersebut, tetapi sekaligus terpilih sebagai MVP setelah memenangi serangkaian pertandingan ganda dan tunggal melawan pemain-pemain elite Eropa. Setelah itu, kemenangan emosional atas idola sekaligus rekan senegara, Carlo Biado, di Philippines Open 2025 makin mengukuhkan posisinya sebagai bintang utama baru di bawah bendera World Nineball Tour.

4. AJ Manas kejar takhta juara dunia biliar

Menatap 2026, ekspektasi terhadap AJ Manas berada di titik tertinggi. Analis dari One Sports dan media biliar internasional memprediksi bahwa gelar juara dunia (World Pool Championship) hanyalah tinggal menunggu waktu bagi pemuda ini. Apalagi, dukungan penuh dari publik Filipina serta para legenda seperti Reyes dan Bustamante menempatkan Manas pada ekosistem yang sempurna untuk terus berkembang.

Pengaruh AJ Manas terhadap generasi muda di Filipina juga masif. Ia membuktikan bahwa di era digital, talenta biliar dari gang sempit juga bisa mendapatkan pengakuan global melalui dedikasi dan platform media sosial yang terkelola dengan baik. AJ Manas bukan hanya sedang mengejar gelar, ia sedang melanjutkan tradisi panjang Filipina sebagai penguasa meja biliar yang disegani dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Sport

See More

Upaya Ai Ogura Perbaiki Performa Kualifikasi di MotoGP 2026

23 Jan 2026, 11:38 WIBSport