6 Pemain Non-Inggris Termuda yang Cetak Gol di EPL per 15 Maret 2026

- Max Dowman mencetak gol untuk Arsenal pada usia 16 tahun, 2 bulan, dan 11 hari, menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Premier League per 15 Maret 2026.
- Cesc Fabregas tercatat sebagai pemain non-Inggris termuda yang mencetak gol di Premier League, saat berusia 17 tahun, 3 bulan, dan 21 hari bersama Arsenal pada Agustus 2004.
- Lima pemain non-Inggris muda lainnya yang masuk daftar adalah Andy Turner, Federico Macheda, Daniel Jebbison, Mikael Forssell, dan Victor Anichebe dengan usia debut gol antara 17 hingga 18 tahun.
Max Dowman menorehkan catatan bersejarah dalam kariernya. Pada 15 Maret 2026, ia resmi menjadi pemain termuda yang mampu mencetak gol di English Premier League. Gol tersebut merupakan gol kedua untuk Arsenal saat menghadapi Everton. Saat mencetak gol itu, ia masih berusia 16 tahun, 2 bulan, dan 11 hari.
Dowman kembali menunjukkan jika pemain Inggris sangat berkuasa di kompetisi negaranya. Sebab, sangat jarang pemain non-Inggris yang mencetak gol di Premier League pada usia sangat muda. Lantas, siapa sajakah pemain non-Inggris termuda yang mencetak gol di Premier League per 15 Maret 2026?
1. Cesc Fabregas (Spanyol) menjadi pemain non-Inggris termuda yang mencetak gol di Premier League
Pemain non-Inggris termuda yang mencetak gol di Premier League per 15 Maret 2026 adalah Cesc Fabregas. Pria yang kini menjadi pelatih Como tersebut mencetak gol pertamanya di kompetisi ini pada 25 Agustus 2004. Kala itu, usianya masih 17 tahun, 3 bulan, dan 21 hari. Sumbangan golnya membawa Arsenal menang atas Blackburn Rovers dengan skor 3-0.
2. Andy Turner (Republik Irlandia) sempat memegang rekor pencetak gol termuda Premier League selama 5 tahun
Andy Turner sempat memegang rekor sebagai pencetak gol termuda Premier League selama 5 tahun. Ia mencetak gol pertamanya pada 5 September 1992. Kala itu, Tottenham Hotspur yang ia bela, menang dengan skor 2-1 atas Everton. Saat mencetak gol, pemain asal Republik Irlandia itu berusia 17 tahun, 5 bulan, dan 13 hari. Rekor yang telah bertahan selama 5 tahun tersebut akhirnya dipatahkan oleh Michael Owen pada 6 Mei 1997.
3. Federico Macheda (Manchester United) membawa Manchester United menang dramatis
Manchester United sangat membutuhkan tiga poin saat berhadapan dengan Aston Villa pada 5 April 2009. Kala itu, laga berjalan ketat dengan skor 2-2. Namun, eksperimen Sir Alex Ferguson dengan memasukkan Federico Macheda pada menit 61 terbukti berhasil. Sebab, penyerang asal Italia itu mencetak gol penentu pada menit 90+3 yang membawa Manchester United menang dengan skor 3-2. Selain menjadi penentu kemenangan, sorotan datang karena ia masih berusia 17 tahun, 7 bulan, dan 14 hari.
4. 4. Gol tunggal Daniel Jebbison (Kanada) membawa Sheffield United menang tipis atas Everton
Everton sangat sering kebobolan oleh pemain muda dalam daftar ini. Pada 16 Mei 2021, Everton kebobolan oleh Daniel Jebbison yang masih berusia 17 tahun, 9 bulan, dan 3 hari. Gol penyerang asal Kanada itu benar-benar penting. Sebab, golnya membawa Sheffield United menang tipis dengan skor 1-0 atas Everton.
5. Mikael Forssell (Finlandia) tidak berasal dari tim akademi Inggris
Keempat pemain di atas berasal dari akademi klub Inggris. Namun, Mikael Forssell berbeda. Ia datang ke Inggris sebagai pemain senior yang berlaga langsung di tim utama. Meski begitu, penyerang asal Finlandia itu bisa mencetak gol pertamanya di Premier League pada usia 17 tahun, 11 bulan, dan 5 hari. Momen tersebut terjadi saat Chelsea, tim yang dibela Forssell, mengalahkan Nottingham Forest dengan skor 3-1 pada 20 Februari 1999.
6. Victor Anichebe (Nigeria) mencetak gol pertama di Premier League pada usia 18 tahun
Nama yang keenam ada Victor Anichebe yang mencetak gol pertama di Premier League pada usia 18 tahun 14 hari. Penyerang asal Nigeria itu mencetak golnya pada 7 Mei 2006. Kala itu, Everton yang ia bela, ditahan imbang oleh West Brom dengan skor 2-2.
Keenam pemain ini menunjukkan bahwa talenta muda dari luar Inggris juga mampu bersinar di Premier League. Meski jumlahnya tidak banyak, mereka tetap mampu mencatatkan sejarah dengan mencetak gol pada usia yang sangat muda.

















