Kiprah Kyle Walker Bersama Timnas Inggris di Turnamen Mayor

- Kyle Walker resmi mengakhiri kariernya di Timnas Inggris pada Maret 2026 setelah mencatatkan 96 caps sejak debut tahun 2011.
- Walker tampil konsisten di Euro dan Nations League, termasuk membawa Inggris ke dua final Euro serta posisi ketiga Nations League 2018/2019.
- Di Piala Dunia, Walker berperan penting membawa Inggris mencapai semifinal 2018 dan perempat final 2022, menegaskan kontribusinya selama lebih dari satu dekade.
Kyle Walker mengambil keputusan penting terkait kiprahnya bersama Tim Nasional Inggris pada Maret 2026. Pemain yang beroperasi sebagai bek kanan itu memutuskan untuk mengakhiri kiprahnya bersama The Three Lions. Ini menjadi akhir dari perjalanannya bersama Timnas Inggris sejak debut pada 2011.
Sepanjang karier profesionalnya, Walker berkesempatan mencatatkan 96 caps untuk Timnas Inggris. Berkat kualitas apik yang dimiliki, ia terlibat dalam perjuangan negaranya di beberapa turnamen mayor. Berikut kiprah pemain kelahiran Sheffield, Inggris, itu bersama The Three Lions di tiga ajang berbeda.
1. Kyle Walker tampil di Euro dalam 16 laga, 2 di antaranya pada laga final
Kyle Walker mencatatkan 16 penampilan bersama Timnas Inggris di Euro. Meski tak mencetak gol atau assist, kehadirannya berperan penting dalam keberhasilan The Three Lions menembus final dalam 2 edisi berbeda. Sayangnya, kontribusi Walker selalu gagal berbuah gelar juara, baik pada 2021 maupun 2024.
Di Euro 2021, Walker hanya absen dalam 1 laga dan selalu tampil penuh dalam 6 lainnya yang dijalani Timnas Inggris. Itu termasuk saat dimainkan selama 120 menit dalam duel kontra Italia di partai puncak. Walker dan rekan setimnya yang ditangani Gareth Southgate harus mengakui keunggulan Italia lewat adu penalti.
Sedangkan di Euro 2024, Walker menjadi sosok tak tergantikan sebagai bek Timnas Inggris dalam tujuh laga berbeda. Namun, ia tak mampu mempersembahkan kemenangan bagi The Three Lions di final. Walker dan rekan setimnya menderita kekalahan tipis 1-2 dari Spanyol.
2. Kyle Walker sempat membawa Timnas Inggris menempati peringkat ketiga Nations League
Kyle Walker termasuk dalam skuad Timnas Inggris dalam perjalanan penuh liku di Nations League dalam beberapa tahun terakhir. Ia menjadi salah satu andalan dengan bermain dalam lima laga saat The Three Lions menempati peringkat ketiga pada 2018/2019. Dirinya bermain selama 50 menit dalam laga penentuan peringkat ketiga menghadapi Swiss.
Namun, Walker tak bisa berbuat banyak bagi Inggris dalam 2 edisi berikutnya. Pada 2020/2021, ia dimainkan dalam lima laga dan gagal membawa negaranya lolos dari fase grup. Performa kurang maksimal itu berlanjut pada 2022/2023. Bersama Walker dalam lima pertandingan berbeda, Timnas Inggris tak pernah meraih kemenangan hingga akhirnya harus bermain di Nations League B pada 2024/2025.
The Three Lions tampil perkasa di Nations League B 2024/2025. Mereka finis sebagai pemuncak klasemen dengan mengungguli Yunani, Irlandia, dan Finlandia. Di ajang ini, Walker dimainkan dalam tiga laga, termasuk saat menjadi kapten menghadapi Yunani.
3. Dalam 2 edisi berbeda di Piala Dunia, Kyle Walker membawa Timnas Inggris mencapai semifinal dan perempat final
Kyle Walker membuktikan kapasitasnya sebagai bek sayap berkualitas hingga merasakan megahnya panggung Piala Dunia bersama Timnas Inggris. Penampilan pertamanya di ajang ini terjadi pada 2018 dan berperan penting dalam kesuksesan The Three Lions melaju hingga semifinal. Ia dimainkan dalam lima laga sejak fase grup hingga semifinal.
Walker kembali mendapat kepercayaan untuk mengawal lini belakang Timnas Inggris di Piala Dunia 2022. Kali ini, kontribusinya membawa The Three Lions melaju hingga perempat final. Setelah hanya tampil dalam satu laga di fase grup, ia selalu bermain pada babak 16 besar dan saat kalah dari Prancis di perempat final.
Kyle Walker memang gagal membawa Timnas Inggris meraih trofi di turnamen mayor. Namun, kontribusinya tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan The Three Lions selama lebih dari 1 dekade. Konsistensi, pengalaman, dan kualitasnya di sisi kanan pertahanan membuatnya menjadi sosok yang sulit tergantikan di berbagai generasi tim.

















