Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Meninjau Format Baru Pekan Balap MotoGP 2027, Apa yang Berubah?
salah satu momen pada pekan balap MotoGP Amerika Serikat 2026 (unsplash.com/nader saremi)
  • MotoGP menerapkan format pekan balap baru pada 2027: kualifikasi sprint berlangsung Jumat setelah FP2, terpisah dari kualifikasi balapan utama.
  • Kualifikasi balapan utama digelar Sabtu setelah FP3; semua pembalap mengikuti Q1, lalu 12 tercepat maju ke Q2 untuk memperebutkan pole position.
  • Sesi warm-up Minggu pagi dihapus dan diganti sighting lap; perubahan ini memicu dukungan sekaligus kritik dari Francesco Bagnaia dan Pedro Acosta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

MotoGP memperkenalkan format pekan balap baru untuk 2027. Mereka mengumumkannya pada Rabu (7/10/2026) malam WIB. Ada sejumlah perubahan pada format pekan baru di kelas utama. Salah satunya berkaitan dengan kehadiran kualifikasi sprint yang terpisah dari kualifikasi balapan utama.

1. Sesi kualifikasi sprint berlangsung terpisah dari sesi kualifikasi balapan MotoGP

MotoGP telah memberlakukan format balapan sprint sejak 2023. Sesi balap tersebut berlangsung pada Sabtu siang waktu sirkuit. Balapan sprint biasanya digelar beberapa jam setelah sesi kualifikasi.

Hasil sesi kualifikasi pada Sabtu pagi menentukan posisi start pembalap untuk balapan sprint dan utama. Namun, hal tersebut bakal berubah mulai 2027. Sesi kualifikasi sprint dan balapan utama akan digelar terpisah.

Sesi kualifikasi sprint akan berlangsung pada Jumat siang. Sesi ini digelar seusai sesi latihan bebas kedua (FP2). Sesi FP2 kembali mengisi format pekan balap menggantikan sesi latihan Jumat siang yang biasanya dipakai untuk menentukan lolosnya pembalap kepada sesi kualifikasi kedua (Q2). Semua pembalap akan mengikuti kualifikasi sprint selama 15 menit.

2. Kualifikasi balapan utama tetap terbagi menjadi dua sesi dengan mekanisme yang berbeda

Kualifikasi balapan utama MotoGP akan digelar pada Sabtu setelah sesi latihan bebas ketiga (FP3). Kualifikasi tersebut tetap terbagi menjadi dua sesi. Namun, ada perubahan mekanisme untuk dua sesi yang dihelat.

Sesi kualifikasi pertama (Q1) akan diikuti oleh semua pembalap. Hal tersebut berbeda dari format saat ini yang hanya melibatkan pembalap yang tidak masuk sepuluh besar saat sesi latihan Jumat siang. Kemudian, sebanyak 12 pembalap tercepat dari Q1 akan masuk kepada Q2 untuk memperebutkan pole position.

Mekanisme semacam ini mirip seperti format kualifikasi Formula 1. Sesi Q1 pada ajang balap jet darat tersebut melibatkan semua pembalap dengan enam pembalap dengan catatan waktu terbawah tidak dapat melaju kepada sesi Q2. Hal yang membedakan antara format kualifikasi balapan utama MotoGP dan Formula 1 adalah jumlah sesi kualifikasi.

Sesi kualifikasi MotoGP terbagi menjadi dua sesi, sedangkan Formula 1 melangsungkan tiga sesi. Durasi pada tiap sesi juga berbeda. Tiap sesi kualifikasi balapan utama MotoGP digelar selama 15 menit. Sementara itu, kualifikasi Formula 1 memiliki tiga durasi berbeda, yakni 18 menit untuk Q1, 15 menit untuk Q2, dan 13 menit untuk Q3.

3. MotoGP tidak lagi memiliki sesi warm-up pada Minggu pagi menjelang balapan utama

Perubahan format pekan balap MotoGP berimbas pada rangkaian yang berlangsung pada Minggu. Sesi warm-up yang biasa digelar pada pagi hari nantinya akan dihapus. Sebelumnya, sesi yang sama untuk Moto2 dan Moto3 lebih dulu dihilangkan sejak 2023 saat pemberlakuan format sprint MotoGP.

Sebagai gantinya, pembalap MotoGP akan melakukan beberapa sighting lap sebelum balapan utama karena pit lane dibuka selama 10 menit. Periode tersebut memungkinkan pembalap untuk menjajal motor sebelum ditempatkan di grid. Adapun format baru pekan balap MotoGP adalah sebagai berikut:

  • Jumat:

- Sesi latihan bebas pertama (FP1) : 45 menit;

- Sesi latihan bebas kedua (FP2): 30 menit;

- Kualifikasi sprint: 15 menit;

  • Sabtu:

- Sesi latihan bebas ketiga (FP3) : 20 menit;

- Kualifikasi pertama (Q1) balapan utama: 15 menit;

- Kualifikasi pertama (Q2) balapan utama: 15 menit;

- Balapan sprint MotoGP;

  • Minggu:

- Balapan Moto3;

- Balapan Moto2;

- Balapan MotoGP.

4. Perubahan format pekan balap MotoGP menuai pro dan kontra dari pembalap

Perubahan format pekan balap MotoGP yang berlaku pada 2027 memantik respons dari pembalap. Sejumlah pembalap memberi tanggapan positif. Akan tetapi, ada juga yang menyampaikan pandangan sebaliknya.

Francesco Bagnaia termasuk mendukung adanya dua sesi kualifikasi. Namun, ia tidak senang dengan keputusan penghapusan sesi warm-up. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut menyoroti rendahnya jumlah kehadiran pembalap dalam rapat yang menjelaskan perihal format baru.

"Apabila ada 20 pembalap yang hadir, bukan hanya empat orang, kami bisa memengaruhi keputusan. Namun, itu sangat sulit dengan jumlah peserta yang sesedikit itu. Menurutku, format ini bagus. Aku pikir ini adalah sebuah peningkatan walaupun diriku tidak senang sesi warm-up dihapus. Akan lebih baik jika sesi tersebut tetap ada," kata Francesco Bagnaia dilansir Motorsport.

Di sisi lain, Pedro Acosta mempertanyakan keterlibatan pembalap dalam perubahan format pekan balap. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu memandang keputusan terkesan dipaksakan tanpa mempertimbangkan pendapat pembalap. Ia juga menilai risiko yang harus pembalap pikul kian besar mengingat kian padatnya pekan balap ketika format baru tersebut dijalankan.

"Kami sudah memiliki cukup banyak sesi yang menuntut kami mengambil banyak risiko. Menambah satu sesi sambil mempertahankan semua balapan sprint bukan hal tepat. Aku pikir kami semua sebaiknya sedikit lebih santai menyikapi persoalan ini karena karier para pembalap menjadi semakin pendek," ujar Pedro Acosta dikutip Motorsport.

Format baru pekan balap MotoGP akan diterapkan bertepatan dengan perubahan regulasi teknis serta pemakaian motor berkapasitas 850cc. Deretan perubahan tersebut menuntut tim dan pembalap untuk beradaptasi agar tidak tertinggal dari kompetitor di kejuaraan. Di lain pihak, penggemar akan mendapatkan suguhan aksi pembalap secara lebih intens ketimbang sebelumnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article