Novendra Juara Kejurda Catur Jakarta 2026, Modal Hadapi Kejurnas

GM Novendra Priasmoro menjuarai kategori open Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, mengungguli Claudio Lasama dan Satria Duta Cahaya.
Kejurda yang diikuti 420 pecatur dalam 17 kategori menjadi ajang seleksi kontingen Jakarta menuju Kejurnas Catur 2026 di Banten.
Penutupan Kejurda turut melantik enam Pengkot Percasi DKI; GM Utut Adianto meminta penguatan tim teknis dan penambahan jumlah babak pertandingan.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - Grand Master (GM) Novendra Priasmoro keluar sebagai juara kategori open pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Piala Gubernur DKI Jakarta 2026. Hasil tersebut menjadi modal positif menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Banten.
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, pada 3 sampai 4 Oktober 2026. Ajang ini diikuti 420 pecatur dari berbagai kelompok usia, mempertandingkan total 17 kategori.
Para peserta memperebutkan total hadiah Rp100 juta. Pada kategori open, Novendra tampil sebagai yang terbaik. Dia mengungguli Claudio Lasama yang finis di posisi kedua dan Satria Duta Cahaya di peringkat ketiga.
1. Kejurda jadi ajang seleksi atlet ke Kejurnas

Percasi DKI Jakarta tuntas gelar Kejurda 2026. (Dok. Percasi DKI Jakarta) Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, mengatakan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta menjadi sarana untuk mengukur perkembangan pembinaan sekaligus menyaring atlet yang akan memperkuat kontingen Jakarta di Kejurnas.
"Saya senang karena menurut saya momen Kejurda ini menjadi suatu ajang yang penting karena selanjutnya ada Kejurnas," ujar Kenneth dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).
Pria yang akrab disapa Bang Kent itu menyebut DKI Jakarta datang ke Kejurnas 2026 dengan status sebagai juara umum. Karena itu, hasil Kejurda menjadi salah satu modal untuk mempertahankan prestasi.
"Kita sebelumnya merupakan juara umum. Dengan hasil dari Kejurda ini saya optimistis kita bisa juara lagi. Sudah tersaring para peserta yang akan kita daftarkan ke Kejurnas nanti," tegas Kenneth.
2. Enam Pengkot Percasi resmi dilantik

Percasi DKI Jakarta tuntas gelar Kejurda 2026. (Dok. Percasi DKI Jakarta) Penutupan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 juga dirangkaikan dengan pelantikan enam kepengurusan Pengurus Kota (Pengkot) Percasi di wilayah DKI Jakarta.
Keenam kepengurusan tersebut meliputi Percasi Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Kepulauan Seribu.
Percasi Jakarta Selatan dipimpin Joko Sukarno, Jakarta Utara oleh Ozi Fauzi, Jakarta Pusat dikomandani Andi Fachrie Lentera, Kepulauan Seribu dipimpin Rhama Bedah Wijaya, Jakarta Timur dinahkodai Angia Sekartaji, sedangkan Jakarta Barat digawangi Sunardi Sadeli.
"Saya membuka ruang seluas-luasnya bagi orang tua berdomisili di Jakarta yang ingin anaknya belajar catur atau menjadi atlet catur, dan juga bagi para pecatur di warung kopi. Kita sudah siapkan kepengurusan di lima kota dan satu kabupaten," ujar Kenneth.
3. Utut Adianto minta kualitas kejuaraan ditingkatkan

Percasi DKI Jakarta tuntas gelar Kejurda 2026. (Dok. Percasi DKI Jakarta) Legenda catur Indonesia sekaligus pembina Percasi, GM Utut Adianto, turut mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026.
Menurut Utut, penggunaan hotel sebagai lokasi pertandingan memberikan suasana berbeda sekaligus dapat meningkatkan motivasi para pecatur untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Meski demikian, Utut memberikan sejumlah masukan agar kualitas penyelenggaraan kejuaraan pada masa mendatang semakin meningkat. Salah satunya dengan memperkuat tim teknis dan menambah jumlah babak pertandingan.
"Saran saya ke depannya mesti diperkuat tim teknis. Semoga diperbanyak babaknya, minimal sembilan pertandingan dan berlangsung 90 menit sehingga kualitas akan semakin meningkat," ujarnya.
Sebagai juara kategori open, Novendra mengapresiasi penyelenggaraan Kejurda DKI Jakarta tahun ini. Menurutnya, kualitas pelaksanaan dan persaingan yang tersaji menunjukkan keseriusan Percasi DKI Jakarta dalam membina atlet.
Persaingan tersebut membuat Novendra optimistis DKI Jakarta mampu mempertahankan predikat juara umum pada Kejurnas Catur 2026 di Banten.
"Dari Kejurda ini, saya yakin DKI Jakarta bisa mempertahankan gelar juara umum di Kejurnas dan bahkan meraih lebih dari enam emas di bawah kepemimpinan Ketum Pak Kenneth yang sangat perhatian dengan para atlet," tegasnya.
Dengan berakhirnya Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, perhatian Percasi DKI Jakarta kini beralih ke Kejurnas Catur ke-51 di Banten. Jakarta sudah punya modal untuk bersaing.




















