Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

PB ESI Resmi Lantik Pengurus 2026–2030, Bidik Prestasi Esports Dunia

2 min read
PB ESI Resmi Lantik Pengurus 2026–2030, Bidik Prestasi Esports Dunia
PB ESI resmi lantik pengurus baru untuk periode 2026-2030. (Dok. PB ESI)
  • PB ESI melantik pengurus periode 2026–2030 di Jakarta, dengan M. Herindra sebagai ketua umum, untuk memperkuat pembinaan atlet, prestasi internasional, dan industri esports nasional.

  • Berbekal prestasi di Asian Games, SEA Esports Nations Cup, dan Audition Grand Esports Vietnam 2026, PB ESI memprioritaskan jalur berjenjang, pelatihan berkelanjutan, sport science, serta kesejahteraan atlet.

  • KONI dan Kemenpora mendorong esports yang sehat, berintegritas, serta membuka ruang bagi gim lokal dan industri kreatif, didukung potensi 154 juta gamers Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melantik kepengurusan masa bakti 2026–2030 di Jakarta, Kamis (15/10/2026). Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi internasional, dan mendorong pertumbuhan industri Esports nasional.

Ketua Umum PB ESI periode 2026–2030, M. Herindra, menegaskan bahwa kemajuan Esports membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, industri kreatif, dan ekosistem digital.

  1. 1. Esports jadi wadah pengembangan talenta

    Panggung turnamen PUBG Mobile Global Open 2026 dengan peserta dan panitia berpose di depan layar besar bertema esports di Indonesia.
    Indonesia jadi tuan rumah PMGO 2026, ajang Esports kelas dunia. (Dok. PUBG Mobile)

    Sebagai salah satu cabang olahraga di Indonesia, Esports berpotensi menjadi wadah pengembangan talenta muda sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung dunia.

    “Esports bukan lagi urusan satu organisasi, tetapi kolaborasi bersama pemerintah, dunia olahraga, industri kreatif, dan ekosistem digital bangsa,” ujar Herindra dalam keterangan resmi.

  2. 2. PB ESI perkuat pembinaan dan integritas atlet

    Muhammad Herindra, Ketua Umum PB ESI yang baru dilantik, berpose dalam potret dokumentasi organisasi.
    Ketum PB ESI, Muhammad Herindra, yang baru dilantik. (Dok. PB ESI)

    Herindra menyoroti sejumlah pencapaian atlet Esports Indonesia, termasuk dua medali perak pada Asian Games 2026. Indonesia juga menjadi juara umum SEA Esports Nations Cup 2026 di Ho Chi Minh City dengan raihan tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

    Selain itu, delegasi Indonesia meraih tiga gelar juara dan dua medali perunggu pada Audition Grand Esports Vietnam 2026.

    Capaian tersebut menjadi modal untuk memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. PB ESI akan memprioritaskan jalur prestasi berjenjang, pelatihan nasional berkesinambungan, penerapan sport science, serta perlindungan hak dan kesejahteraan atlet.

    PB ESI juga menaruh perhatian pada integritas kompetisi, termasuk pencegahan pengaturan skor, perjudian, dan kecurangan.

    “Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan. Ini adalah awal tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak muda Indonesia memperoleh kesempatan yang adil untuk berkembang, bertanding secara sehat, dan meraih prestasi,” kata Herindra.

  3. 3. Pemerintah dorong pengembangan industri Esports

    Para pengurus baru PB ESI periode 2026-2030 mengikuti prosesi pelantikan resmi yang digelar oleh PB ESI.
    PB ESI resmi lantik pengurus baru untuk periode 2026-2030. (Dok. PB ESI)

    Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut mengapresiasi prestasi atlet Esports Indonesia. Ia mendorong pemerintah dan PB ESI memperluas kesempatan bagi gim buatan dalam negeri untuk dipertandingkan. Marciano juga menekankan pentingnya pengawasan agar esports berkembang sebagai cabang olahraga yang sehat dan berintegritas.

    Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai esports tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

    Dengan potensi 154 juta gamers di Indonesia, pengembangan ekosistem esports dinilai dapat membuka peluang bagi industri kreatif dan pengembang gim lokal.

    “Olahraga telah disepakati sebagai investasi pembangunan bangsa, kesehatan masyarakat, dan perekonomian,” ujar Erick.

    Melalui kepengurusan baru, PB ESI diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan daya saing atlet, serta mengembangkan Esports sebagai ruang prestasi sekaligus penggerak industri digital Indonesia.

Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More