Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pegolf Maroko Cetak Rekor di The Indonesia Pro-Am 2026
Ayoub Lguirati. (Dok. The Indonesia Pro-Am).
  • Dua tim memimpin kategori beregu The Indonesia Pro-Am 2026 dengan skor 13 di bawah par: Jazz Janewattananond/Matthew Wanandi dan Waris Manthorn/Steven Dirga Setya.
  • Pegolf Maroko Ayoub Lguirati memimpin individual profesional lewat skor 62, sembilan di bawah par, memecahkan rekor satu putaran ADT di East Course tanpa bogey.
  • Kevin Caesario Akbar menjadi pegolf Indonesia terbaik sementara di posisi T4 dengan skor 65, enam di bawah par, setelah mencatat tiga birdie dan satu eagle pada sembilan lubang kedua.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Putaran pertama The Indonesia Pro-Am resmi bergulir pada Rabu (19/8/2026). Sebanyak 98 tim yang terdiri dari satu pegolf profesional dan satu amatir langsung pamer aksi di West dan East Course Gunung Geulis Country Club, Bogor.

Kompetisi Pro-Am terbesar di Indonesia yang memasuki tahun keempatnya ini langsung menyajikan persaingan sengit dan pemecahan rekor sejak hari pertama. Seperti apa hasil yang tercipta pada hari pertama?

1. Puncak klasemen beregu

Pasangan Jazz Janewattananond/Matthew Wanandi. (Dok. The Indonesia Pro-Am).

Persaingan di kategori beregu langsung memanas dengan hadirnya dua tim yang berbagi singgasana puncak klasemen. Pegolf profesional, Jazz Janewattananond (Thailand), yang berpasangan dengan amatir Indonesia, Matthew Wanandi, sukses membukukan 13 di bawah par.

Skor identik tersebut juga ditorehkan oleh duet Waris Manthorn (Thailand) dan pegolf amatir Steven Dirga Setya. Keduanya berhasil mengungguli empat tim lain yang membuntuti ketat di posisi T3 dengan skor, 11 di bawah par.

Keempat tim pesaing tersebut di antaranya Ayoub Lguirati/Alvin Wahyudi, Nguyen Nhat Long/Agus Budiman, Kelvin Si/Gani Arieldi, dan Liu Yung Hua/John Baey. Hasil ini membuktikan sinergi antara pegolf profesional dan amatir berjalan kompetitif sejak tee-off pertama.

2. Pegolf Maroko cetak rekor di East Course

Kevin Akbar. (Dok. The Indonesia Pro-Am).

Kejutan terbesar pada hari pertama datang dari kategori individual profesional. Pegolf asal Maroko, Ayoub Lguirati, sukses mengayunkan stik miliknya dengan begitu gemilang, bahkan mencetak rekor skor satu putaran Asian Development Tour (ADT) di East Course.

Pegolf berusia 32 tahun itu tampil tanpa cela dengan mencetak skor 62, sembilan di bawah par, sekaligus memimpin klasemen sementara. Sebelumnya, skor terbaik di lapangan ini adalah 62, delapan di bawah par, yang diukir oleh Naoki Sekito pada tahun 2019 silam.

"Saya sangat senang dengan cara saya bermain, dan terutama dengan cara kami menangani course ini. Saya membukukan sembilan birdie, tanpa bogey. Ini adalah skor terbaik saya di pertandingan. Ini pun merupakan event pertama saya dengan kedi Mohsen. Ia melakukan pekerjaan yang luar biasa hari ini. Jadi, saya sangat senang," kata Lguirati dalam keterangan resmi turnamen.

3. Kevin Caesario Akbar buka harapan tuan rumah

Potret pegolf Indonesia, Kevin C Akbar. (Dok. The Indonesia Pro-Am).

Dari jajaran pegolf profesional Indonesia, Kevin Caesario Akbar sukses membuka asa usai menembus lima besar pada hari pertama. Juara The Indonesia Pro-Am 2023 itu berada di posisi tied empat (T4) bersama enam pegolf lainnya dengan torehan skor 65, enam di bawah par.

Titik balik performa Kevin terjadi pada sembilan lubang kedua, dengan mencetak tiga birdie dan satu eagle. Sementara itu, kompetisi masih akan berlanjut pada Kamis (20/8/2026).

"Permainan hari ini alhamdulillah solid. Banyak sabar saja sih di West Course. Karena apa? Kalau salah sedikit, kan bisa agak bahaya. Bisa meledak skornya. Jadi tadi sih lebih main sabar aja. Yang penting bisa on track terus, bolanya on the fairway, dan di green. Tadi ada beberapa kali putting jauh masuk, terutama yang eagle di hole 16 itu putting-nya agak jauh. Untuk titik baliknya sih, mungkin itu ya tadi eagle di hole 16 karena agak jauh," ujar Kevin.

Curated For You

Editorial Team

Related Article