Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perjalanan Tim Badminton Putra Indonesia Raih Emas di Asian Games 2026

3 min read
Perjalanan Tim Badminton Putra Indonesia Raih Emas di Asian Games 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/eric anada)
  • Tim badminton putra Indonesia meraih emas Asian Games 2026 di Jepang usai menundukkan China, juara bertahan dan unggulan kedua, dengan skor dramatis 3-2 pada final.
  • Indonesia memulai dari perempat final sebagai unggulan pertama, menang 3-2 atas Malaysia lewat penentu Moh. Zaki Ubaidillah, lalu mengalahkan Thailand 3-1 di semifinal.
  • Pada final, Indonesia bangkit dari ketertinggalan 0-2 melalui Alwi Farhan, Leo/Daniel, dan Zaki; emas ini mengakhiri penantian 28 tahun sejak Asian Games 1998.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tim badminton putra Indonesia mencatatkan pencapaian penting di Asian Games 2026. Skuad Merah Putih sukses membawa pulang emas setelah memenangkan laga final pada Kamis (24/9/2026) di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang.

Perjalanan menuju podium tertinggi tersebut diwarnai sejumlah laga penting sejak fase awal hingga partai final. Jonatan Christie dan tim menyingkirkan sejumlah lawan kuat dalam pertandingan ketat pada tiap babaknya. Berikut rekap perjalanan tim badminton putra Indonesia meraih emas di Asian Games 2026.

  1. 1. Menang tipis atas Malaysia pada perempat final

    Tim badminton putra Indonesia langsung memulai perjuangan di Asian Games 2026 dari perempat final. Jonatan Christie dan tim tidak bermain pada babak pertama karena mendapatkan bye berkat status unggulan pertama. Pada perempat final, Indonesia dihadapkan dengan Malaysia yang telah membantai Mongolia. Dalam laga ini, Indonesia menang tipis dengan skor 3-2.

    Jonatan memulai langkah Indonesia di laga ini dengan hasil mengecewakan. Ia yang turun sebagai tunggal putra pertama harus menelan kekalahan yang menyebabkan tim tertinggal dengan skor 0-1. Beruntung kekalahannya itu dibalas Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Alwi Farhan yang turun pada laga berikutnya. Kemenangan mereka membuat Indonesia berbalik unggul dengan 2-1.

    Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang tampil pada laga keempat harus menderita kekalahan. Skor berubah menjadi sama kuat 2-2. Pada laga penentuan, Moh Zaki Ubaidillah yang berstatus debutan sekaligus pemain termuda diturunkan dan berhasil mengunci kemenangan.

    Hasil lengkap pertandingan Indonesia vs Malaysia

    Sumber: BWF/Asian Games 2026

    Indonesia

    Malaysia

    Skor Pertandingan

    Skor Tim

    Jonatan Christie

    Leong Jun Hao

    22-20, 12-21, 17-21

    0-1

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

    Goh Sze Fei/Nur Izzuddin

    21-15, 19-21, 21-10

    1-1

    Alwi Farhan

    Justin Hoh

    21-19, 21-19

    2-1

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

    Aaron Chia/Tee Kai Wun

    21-17, 16-21, 13-21

    2-2

    Moh Zaki Ubaidillah

    Eogene Ewe

    21-11, 21-11

    3-2

  2. 2. Menaklukkan Thailand pada semifinal

    Thailand menjadi lawan tim badminton putra Indonesia pada semifinal Asian Games 2026. Thailand lolos setelah menyingkirkan Taiwan yang berstatus unggulan. Indonesia tetap mengunci kemenangan meskipun dihadapkan dengan tim kuda hitam. Pada laga ini, Indonesia menang meyakinkan dengan skor 3-1.

    Kemenangan Indonesia diwarnai dengan kehilangan poin terlebih dahulu pada laga pertama. Jonatan Christie yang dipercaya turun dalam laga pembuka kembali menelan kekalahan. Tren buruk itu untungnya tidak berlanjut ke laga setelahnya. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Alwi Farhan, dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama membukukan kemenangan yang membuat skor berbalik menjadi 3-1. Sementara itu, laga terakhir tidak dimainkan.

    Hasil lengkap pertandingan Indonesia vs Thailand

    Sumber: BWF/Asian Games 2026

    Indonesia

    Thailand

    Skor Pertandingan

    Skor Tim

    Jonatan Christie

    Kunlavut Vitidsarn

    17-21, 14-21

    0-1

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

    Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul

    21-13, 21-19

    1-1

    Alwi Farhan

    Puritat Arree

    21-15, 21-13

    2-1

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

    Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsanga

    21-15, 21-13

    3-1

    Moh Zaki Ubaidillah

    Tanawat Yimjit

    tidak dimainkan

    tidak dimainkan

  3. 3. Menang dramatis atas China pada final

    Tim badminton putra Indonesia dihadapkan dengan China yang merupakan juara bertahan sekaligus unggulan kedua pada partai final. Dalam laga ini, Jonatan Christie dkk harus bersusah payah meraih kemenangan. Pertandingan berlangsung sengit hingga skor berakhir dengan 3-2 untuk kemenangan Indonesia.

    Indonesia sejatinya mengawali laga ini dengan buruk. Jonatan Christie dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menjadi ujung tombak pada dua laga pertama sama-sama menelan kekalahan. Hal itu membuat posisi Indonesia berada di ujung tanduk dengan skor 0-2.

    Kedalaman skuad Indonesia teruji dalam laga ini. Meskipun tertinggal 0-2, Indonesia mampu membalikkan keadaan. Alwi Farhan yang tampil pada laga ketiga memperpanjang napas Indonesia lewat kemenangan dramatisnya. Memasuki laga keempat, Indonesia mampu menyamakan kedudukan setelah Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin merebut kemenangan. Pada laga penentu, Moh Zaki Ubaidillah lagi-lagi meraih kemenangan untuk Indonesia. Performanya yang penuh ketenangan membawa Indonesia berbalik unggul dengan kedudukan 3-2 dan memastikan medali emas.

    Hasil lengkap pertandingan Indonesia vs China

    Sumber: BWF/Asian Games 2026

    Indonesia

    China

    Skor Pertandingan

    Skor Tim

    Jonatan Christie

    Shi Yu Qi

    13-21, 18-21

    0-1

    Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri

    Liang Wei Keng/Wang Chang

    20-22, 21-19, 14-21

    0-2

    Alwi Farhan

    Li Shi Feng

    23-21, 15-21, 21-16

    1-2

    Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

    He Ji Ting/Liu Yi

    23-21, 21-10

    2-2

    Moh. Zaki Ubaidillah

    Weng Hong Yang

    23-21, 21-13

    3-2

    Capaian tim badminton putra Indonesia ini terasa makin istimewa karena ini menjadi medali emas pertama di Asian Games 2026. Selain itu, emas ini juga mengakhiri penantian panjang tim badminton putra Indonesia yang terakhir kali meraih emas 28 tahun lalu di Asian Games 1998.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More