Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
-
Livery motor Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk MotoGP 2026. (Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team).

Intinya sih...

  • VR46 memamerkan livery baru

  • Livery hitam-kuning elegan dan mencolok

  • Kolaborasi erat dengan Pertamina Lubricants

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pertamina Enduro VR46 Racing Team resmi merilis wajah baru untuk mengarungi MotoGP musim 2026. Dalam peluncuran megah di Villa Miani, Roma, Italia, pada Rabu (14/1/2026), tim milik legenda Valentino Rossi ini memutuskan untuk mengembalikan identitas awalnya.

Motor Ducati Desmosedici GP yang akan ditunggangi Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli itu tak lagi didominasi warna putih atau cerah. Mereka kembali ke warna hitam yang dipadukan dengan kuning fluorescent, yang membuat tampilannya lebih elegan.

1. Usung tema Black and Light

Livery motor Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk MotoGP 2026. (Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team).

Livery VR46 mengusung tema "Black and Light", yang dirancang olah Aldo Drudi. Warna hitam mendominasi bodi motor, dipadukan dengan kuning fluorescent. Kombinasi itu membuat kuda besi Diggia dan Morbidelli lebih mencolok.

Rossi puas dengan livery tersebut. Terlebih, warna itu tampak lebih khas dengan gaya The Doctor kala masih mengaspal di atas lintasan.

"Livery ini sungguh indah, dan kami sangat senang dengan hasilnya. Beberapa tahun lalu, kami memulai proyek dengan Aldo Drudi, dan seiring waktu kami memutuskan berubah ke warna putih. Tapi, tahun ini kami memutuskan untuk kembali ke hitam. Kami mempertahankan warna kuning yang merupakan ciri khas kami," kata Rossi dalam keterangan resminya.

2. Diggia juga suka dengan desainnya

Livery motor Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk MotoGP 2026. (Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team).

Diggia (sapaan Fabio Di Giannantonio), juga terkesima dengan livery musim ini. Dia berharap desain ciamik tersebut dapat menular ke performanya di atas aspal. Musim lalu, Diggia finis keenam dengan 288 poin, satu tingkat di atas Morbidelli.

"Ini selaras dengan warna baru. Motor kami selalu indah, tetapi tahun ini kuning yang dipadukan dengan kembalinya hitam benar-benar mewakili spirit VR46, sangat balap dan mencolok, saya suka!" kata Diggia dengan semringah.

"Tahun lalu kami menutup musim dengan tren meningkat, jadi target 2026 adalah melanjutkan dari sana dan membangun musim yang solid. Meluncurkan motor di Roma, kota kelahiran saya, sangat spesial dan membanggakan," lanjutnya.

3. Kolaborasi erat dengan raksasa pelat merah Indonesia

Livery motor Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk MotoGP 2026. (Dok. Pertamina Enduro VR46 Racing Team).

Musim 2026 menjadi tahun ketiga kemitraan strategis antara VR46 dengan raksasa pelumas asal Indonesia, PT Pertamina Lubricants. Logo Pertamina Enduro terpampang jelas di bodi samping motor, membawa nama Indonesia makin mendunia.

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menegaskan komitmennya untuk mendukung tim ini menghadapi regulasi dan teknologi baru MotoGP.

"Melalui kemitraan ini, kami bertujuan tidak hanya menjadi bagian dari evolusi MotoGP, tetapi juga membantu membentuk masa depannya, sembari membawa kebanggaan teknologi Indonesia ke panggung global," ujar Sigit.

Editorial Team