Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pusingnya Racing Bulls Meramu Susunan Pembalap untuk F1 2027
Arvid Lindblad saat menjalani pekan balap Formula 1 GP China 2026. (commons.wikimedia.org/Liauzh)
  • Racing Bulls menempati posisi kelima klasemen konstruktor F1 2026 dengan 100 poin, ditopang Liam Lawson dan rookie Arvid Lindblad, sementara penentuan line-up 2027 segera diumumkan.
  • Lawson dan Lindblad memenuhi kriteria kecepatan Racing Bulls lewat konsistensi poin, tetapi Nikola Tsolov turut menjadi kandidat setelah meraih enam kemenangan dan posisi kedua klasemen F2 2026.
  • Tim menghadapi pilihan kompleks antara mempertahankan performa Lawson-Lindblad atau memberi peluang Tsolov, sejalan dengan peran Racing Bulls mengembangkan talenta muda untuk masa depan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Susunan pembalap Formula 1 2027 hampir lengkap. Berdasarkan data PlanetF1 per 15 Oktober 2026, sebanyak sembilan tim telah memastikan pembalap mereka untuk musim depan. Di sisi lain, terdapat dua tim yang belum menentukan pembalap, yaitu Racing Bulls dan Haas.

Alan Permane selaku kepala tim Racing Bulls menyebut timnya bakal mengumumkan susunan pembalap dalam waktu dekat. Racing Bulls tidak mau terburu-buru mengambil keputusan mengingat mereka kini memiliki tiga kandidat kuat yang berpotensi menjadi tumpuan tim. Situasi ini tentu membuat Racing Bulls perlu lebih cermat memilih pembalap.

1. Racing Bulls menjadi tim terdepan dalam pertarungan di papan tengah dalam klasemen konstruktor Formula 1 2026

Racing Bulls kini sedang menikmati tren positif di Formula 1 2026. Tim yang bermarkas di Faenza, Italia, itu kini menduduki peringkat kelima di klasemen konstruktor lewat perolehan 100 poin pascabalapan GP Singapura. Capaian poin tersebut menempatkan Racing Bulls sebagai tim terdepan pada persaingan di papan tengah. Torehan oke Racing Bulls tak lepas dari performa Arvid Lindblad dan Liam Lawson saat mengemudikan mobil VCARB 03.

Lawson bercokol di peringkat kesembilan dalam klasemen pembalap lewat perolehan 75 poin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 61 poin ia sumbangkan untuk Racing Bulls. Lawson sempat menggantikan Isack Hadjar di Red Bull dalam tiga pekan balap di GP Belanda, Italia, dan Spanyol. Pembalap berkebangsaan Selandia Baru itu mampu meraup 14 poin selama periode tersebut.

Sementara itu, musim debut Lindblad di Formula 1 berjalan cukup baik. Juara Formula Regional Oceania Championship 2025 itu berada di peringkat kesebelas usai mengumpulkan 38 poin. Lindbald memiliki kans menembus peringkat sepuluh besar mengingat selisih poinnya dari Pierre Gasly hanya 3 poin dalam enam pekan balap tersisa.

2. Racing Bulls menginginkan pembalap yang memiliki kecepatan dan laju yang mumpuni

Performa Liam Lawson dan Arvid Lindblad di Formula 1 2026 sebetulnya sesuai dengan kriteria pembalap yang Racing Bulls harapkan untuk musim depan. Alan Permane mengungkapkan, tim mempertimbangkan pembalap yang memiliki kecepatan dan laju yang oke saat mengaspal di lintasan. Pembuktian kriteria tersebut tecermin dari torehan Lawson dan Lindblad sepanjang musim ini hingga GP Singapura.

Lindblad sebagai pembalap debutan telah finis di zona poin sebanyak sebelas kali pada balapan utama dengan hasil terbaik adalah finis keenam di GP Monako. Lawson juga mengantongi torehan mentereng di balik kemudi VCARB 03 dengan meraup poin dalam sepuluh balapan utama. Adapun hasil terbaik Lawson adalah finis kelima di GP Monako.

Jika menilik dari pencapaian tersebut, Lawson dan Lindblad berpeluang kembali memperkuat Racing Bulls di Formula 1 2027. Akan tetapi, posisi kedua pembalap belum sepenuhnya aman. Sebab, ada kandidat lain yang masuk pertimbangan tim, yaitu Nikola Tsolov.

Tsolov merupakan salah satu pembalap dalam program Red Bull Junior Team. Ia bergabung dengan program tersebut sejak awal 2025. Tsolov yang kini berkompetisi di Formula 2 bersama Campos Racing menunjukkan penampilan mentereng.

Pembalap asal Bulgaria itu telah mengemas enam kemenangan pada 2026. Hasil tersebut mengantarkan Tsolov bertengger di peringkat kedua dalam klasemen pembalap Formula 2 2026 berkat koleksi 200 poin. Ia tengah bersaing dengan Rafael Camara yang memimpin klasemen dengan keunggulan 7 poin.

3. Racing Bulls sedang berada pada situasi kompleks dalam penentuan susunan pembalap untuk Formula 1 2027

Masuknya Nikola Tsolov sebagai kandidat pembalap Racing Bulls membuat tim berada pada situasi rumit. Di satu sisi, kinerja Liam Lawson dan Arvid Lindblad membuka jalan Racing Bulls menorehkan peringkat terbaik di klasemen konstruktor sepanjang sejarah tim. Mengacu data StatsF1 per 15 Oktober 2026, prestasi terbaik tim tersebut adalah peringkat keenam pada 2008 dan 2019 ketika masih bernama Toro Rosso serta pada 2021 saat memakai nama AlphaTauri.

Di sisi lain, talenta Tsolov yang masih berusia 19 tahun tentu tak ingin dilewatkan Racing Bulls. Apalagi, mereka telah dikenal sebagai tempat pengembangan pembalap yang sebagian besar memperoleh promosi ke Red Bull. Permane tidak menampik tanggung jawab inilah yang menyebabkan keputusan susunan pembalap menjadi lebih kompleks. Racing Bulls memiliki kecenderungan memberi kesempatan kepada pembalap muda, tetapi performa Lawson dan Lindblad tidak bisa dikesampingkan begitu saja.

"Ada banyak hal yang sedang kami bahas. Aku rasa itu karena situasi kami agak unik. Kami ingin mengembangkan pembalap muda bertalenta. Namun, kami tentunya juga berharap mereka bisa berkembang lebih jauh pada masa mendatang. Ini bukan hanya soal yang terjadi sekarang, tetapi juga mengenai hal yang bisa mereka lakukan ke depannya," jelas Alan Permane dilansir Formula 1.

Racing Bulls berpacu dengan waktu menentukan susunan pembalap di Formula 1 2027. Pada saat bersamaan, mereka masih berfokus menambah perolehan poin pada enam seri balap tersisa musim ini. Akankah Racing Bulls mempertahankan Lawson dan Lindblad?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article