Performa Liam Lawson dan Arvid Lindblad di Formula 1 2026 sebetulnya sesuai dengan kriteria pembalap yang Racing Bulls harapkan untuk musim depan. Alan Permane mengungkapkan, tim mempertimbangkan pembalap yang memiliki kecepatan dan laju yang oke saat mengaspal di lintasan. Pembuktian kriteria tersebut tecermin dari torehan Lawson dan Lindblad sepanjang musim ini hingga GP Singapura.
Lindblad sebagai pembalap debutan telah finis di zona poin sebanyak sebelas kali pada balapan utama dengan hasil terbaik adalah finis keenam di GP Monako. Lawson juga mengantongi torehan mentereng di balik kemudi VCARB 03 dengan meraup poin dalam sepuluh balapan utama. Adapun hasil terbaik Lawson adalah finis kelima di GP Monako.
Jika menilik dari pencapaian tersebut, Lawson dan Lindblad berpeluang kembali memperkuat Racing Bulls di Formula 1 2027. Akan tetapi, posisi kedua pembalap belum sepenuhnya aman. Sebab, ada kandidat lain yang masuk pertimbangan tim, yaitu Nikola Tsolov.
Tsolov merupakan salah satu pembalap dalam program Red Bull Junior Team. Ia bergabung dengan program tersebut sejak awal 2025. Tsolov yang kini berkompetisi di Formula 2 bersama Campos Racing menunjukkan penampilan mentereng.
Pembalap asal Bulgaria itu telah mengemas enam kemenangan pada 2026. Hasil tersebut mengantarkan Tsolov bertengger di peringkat kedua dalam klasemen pembalap Formula 2 2026 berkat koleksi 200 poin. Ia tengah bersaing dengan Rafael Camara yang memimpin klasemen dengan keunggulan 7 poin.