Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Raih Rekor Dunia, Lifter Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten TNI

-
Menpora Erick Thohir di kantor Kemenpora, Jumat (2/1/2026). (IDN Times/Tino).
Intinya sih...
  • Rizki Juniansyah naik pangkat menjadi Kapten TNI setelah meraih medali emas di SEA Games 2025 Thailand.
  • Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus kepada atlet yang meraih prestasi, dengan pesan agar dimanfaatkan dengan baik dan ditabung.
  • Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, mengumumkan bahwa peraih medali emas mendapat bonus Rp1 miliar untuk cabor perorangan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Raihan medali emas di SEA Games 2025 Thailand membuat karier militer Rizki Juniansyah di TNI moncer. Saat pembagian bonus di Istana Negara Jakarta, Kamis (8/1/2026), Presiden Prabowo Subianto mendapat laporan dari Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Rizki mendapat kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi menjadi Kapten.

Rizki menjadi anggota TNI berpangkat Letnan Dua (Letda) setelah meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.

“Di SEA Games, medali emas lagi dan pecahkan rekor dunia, jadi saya dapat laporan Panglima TNI dengan gagah menaikkan pangkat atlet ini dua tingkat jadi dari letnan dua langsung kapten,” ujar Prabowo.

Prabowo memanggil Rizki dengan nama "Kapten Rizki". Prabowo berpesan kepada para atlet yang meraih bonus agar dimanfaatkan dengan baik dan ditabung.

"Kalau kita memberi penghargaan berupa uang. Maksudnya itu adalah justru untuk menjadi tabunganmu dalam masa-masa yang akan mendatang bukan hanya kita hanya seolah membayar upah. Tidak!" kata Prabowo.

Prabowo menyampaikan, bonus itu merupakan penghargaan dari negara atas kerja keras para atlet.

"Ini adalah penghargaan, karena untuk mencapai tingkat seperti saudara, saudara korbankan waktumu, saudara korbankan tenagamu, saudara korbankan mungkin hal-hal yang saudara bisa hidup dengan enak dan santai," ucap dia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengatakan peraih medali emas mendapat bonus Rp1 miliar untuk cabor perorangan. Total, anggaran yang disiapkan untuk diberikan kepada atlet hingga pelatih sebesar Rp465.250.000.000 (Rp465,3 miliar).

"Tentu ini terdiri dari medali emas tunggal sebesar Rp1 miliar, ini terbesar sepanjang sejarah juga. Ini karena Bapak. Terima kasih. Lalu untuk tunggal, medali perak Rp315 juta dan medali perunggung tunggal Rp157 juta. Nanti juga ada perhitungan tersendiri untuk beregunya," ujar Erick Thohir.

Share
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Latest in Sport

See More

5 Manajer Premier League yang Belum Dikalahkan Mikel Arteta

10 Jan 2026, 04:34 WIBSport